Para Pemain yang Pernah Dikritik Pedas Jose Mourinho dan Responsnya
Aga Deta | 24 Januari 2020 10:51
Bola.net - Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, dikenal sebagai pelatih yang sangat menuntut dari para pemainnya. Dia bahkan tidak segan mengkritik anak buahnya di depan publik apabila ada yang tidak beres dengan mereka.
Tentu saja, ada pemain yang terima dengan perlakukan itu, namun ada pula yang merespons dengan negatif. Tak semua orang bisa menerima kritikan yang dilontarkan secara terbuka.
Jose Mourinho sejak lama dikenal sejak dulu kerap menggunakan sisi psikologis untuk melecut pemainnya, juga saat memberikan tekanan terhadap lawan. Satu di antaranya dengan melontarkan kritikan terang-terangan.
Taktik itu dipakainya saat menangani Porto, Chelsea, Real Madrid, Inter Milan, Manchester United, dan juga Tottenham Hotspur. Bahkan, dia pernah mengakui strateginya itu secara terbuka pada 2014.
"Semua yang saya katakan dan lakukan adalah permainan pikiran (perang urat syaraf). Satu-satunya yang bukan mind games adalah hasil di lapangan," kata Mourinho.
Berikut ini tujuh contoh tujuh pemain yang pernah dikritik secara terbuka oleh Jose Mourinho, serta yang terjadi setelah itu, seperti dilansir dari Planet Football.
1. Joe Cole (Oktober 2004)
"Ketika dia mencetak gol, pertandingan sudah berakhir bagi dirinya. Setelah itu, saya butuh 11 pemain untuk mengatur pertahanan dan saya hanya punya 10," kata Mourinho mengkritik Joe Cole yang tak mahir ikut membantu pertahanan.
Reaksi Cole: Joe Cole merespons komentar keras dari Jose Mourinho dengan membuat dirinya menjadi lebih baik dan berhasil menjadi pilihan reguler di Chelsea maupun Timnas Inggris.
2. Ricardo Carvalho (Agustus 2005)
"Ricardo Carvalho sepertinya punya masalah memahami sesuatu. Mungkin dia harus menjalani tes IQ, atau pergi ke rumah sakit mental atau sesuatu yang lain," ujar Mourinho.
Yang terjadi berikutnya: Carvalho tak senang dipinggirkan pada laga pertama musim 2005-2006, tapi bekerja keras kembali ke skuat utama Jose Mourinho. Calvalho malah terus mengikuti Mourinho saat ke Real Madrid. Tercatat dia bekerja sama dengan sang pelatih di tiga klub berbeda, yaitu Chelsea, Real Madrid, dan Porto.
3. Pepe (Mei 2013)
"Pepe punya masalah. Dan namanya adalah Raphael Varane. Itulah keseluruhan ceritanya. Tak mudah bagi pria berusia 31 tahun yang punya banyak pengalaman dipecundangi oleh bocah berusia 19 tahun. Itu sangat sederhana. Masalahnya sangat simpel. Kehidupan Pepe telah berubah," kata Mourinho.
Yang terjadi berikutnya: Petualangan Jose Mourinho di Real Madrid tak berakhir bahagia, dengan para pemain senior tak suka terhadap cara klub memperlakukan Iker Casillas serta mengkritik para pemain-pemainnya. Setelah melabeli musim 2012-2013 sebagai yang terburuk, Mourinho meninggalkan Santiago Bernabeu, kemudian kembali ke Chelsea.
4. Eden Hazard (Mei 2014)
"Ketika komentar datang dari pemain seperti Eden Hazard itu normal. Dia tipe pemain yang tak mengorbankan diri untuk tim. Normalnya Anda dapat komentar seperti ini dari pemain seperti dirinya, dari pemain yang tak bisa menyelesaikan masalah seperti yang kami alami pada gol pertama," kata Mourinho.
"Eden adalah jenis pemain yang tidak terlalu siap secara mental untuk melihat bek kirinya dan meninggalkan kehidupannya untuk sang pemain tersebut."
Yang terjadi berikutnya: Musim pertama Mourinho saat kembali ke Chelsea mengecewakan, tapi diikuti dengan keberhasilan The Blues meraih titel, Hazard memenangi Pemain Terbaik Tahun itu.
5. Luke Shaw (April 2017)
"Saya tak dapat membandingkan cara dia berlatih (dengan pemain lain di posisi yang ditempatinya), cara dia berkomitmen, fokus, dan ambisinya. Dia jauh di belakang," sergah Mourinho.
Yang terjadi berikutnya: Itu bukan kali pertama atau yang terakhir Mourinho mengkritik Shaw saat di Manchester United, tapi mungkin itu yang terpedas. Memang ada peningkatan dari sang pemain, tapi tak pernah benar-benar berhasil.
6. Paul Pogba (Sangat Sering)
Ya, mulai dari mana? Mourinho sangat sering mengkritik Paul Pogba selama di Manchester United dan hubungan mereka hampir selalu tak akur. Mourinho bahkan pernah mengklaim tak bahagia dengan keberadaan Pogba. Sebulan berikutnya, Mourinho mencopot ban kapten dari lengan Pogba.
Yang terjadi selanjutnya: Mourinho gagal memunculkan performa terbaik Pogba dan kemudian kehilangan jabatannya di Manchester United pada Desember 2018.
7. Tanguy Ndombele (Desember 2019)
"Saya tak bisa bilang dia cedera karena dalam lima menit kami mulai sesi latihan dan mungkin Anda pergi ke tribune dan Anda bisa melihatnya. Dia berlatih normal. Jadi, saya tak bisa bilang dia cedera. Saya hanya bisa bilang, kemarin dia bilang kepada saya kondisinya tak bagus untuk bermain," kata Mourinho.
Yang terjadi setelahnya: Tiga hari berselang Mourinho memuji Ndomele tampil fenomenal ketika Tottenham Hotspur ditahan 2-2 Norwich City. Namun, setelah tiga hari kembali berlalu, Mourinho lagi-lagi melontarkan kritikan pedas. "Dia selalu cedera. Dia cedera, tidak cedera, dia bermain satu pertandingan. Selalu begini sejak awal musim," ujar Mourinho. Sejak itu Ndombele tak pernah dimainkan.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Yus Mei Sawitri
Published: 24 Januari 2020
Baca Juga:
Masih Ingat Ballboy Swansea City yang Ditendang Eden Hazard? Begini Kabarnya Sekarang
Selain Bruno Matos, Ini Para Pemain yang Masuk Radar Persib Bandung
Ini Kunci Sukses Liverpool Tampil Perkasa di Premier League Musim Ini
Lampard Kesulitan Dongkrak Performa Chelsea, Ini Alasannya
Termasuk Allegri, Ini 4 Sosok yang Tepat untuk Gantikan Solskjaer di Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






