Paul Scholes Klarifikasi Sindiran ke Michael Carrick: Bukan Serangan, Ini Maksud Sebenarnya
Richard Andreas | 10 Maret 2026 09:46
Bola.net - Legenda Manchester United, Paul Scholes akhirnya memberikan klarifikasi setelah komentarnya di media sosial memicu kontroversi. Postingan singkat yang ia tulis usai kekalahan Setan Merah dari Newcastle langsung memancing reaksi keras dari fans dan sejumlah mantan pemain.
Komentar tersebut awalnya dianggap sebagai sindiran terhadap pelatih kepala Manchester United saat ini, Michael Carrick. Padahal Carrick justru mendapat banyak pujian sejak mengambil alih kursi pelatih dari Ruben Amorim pada awal tahun ini.
Situasi ini membuat Scholes merasa perlu menjelaskan maksud sebenarnya dari unggahan tersebut. Ia menegaskan bahwa komentarnya tidak dimaksudkan sebagai kritik pribadi terhadap mantan rekan setimnya itu.
Scholes Tegaskan Tidak Pernah Berniat Menyerang Carrick

Kontroversi bermula setelah Scholes mengunggah komentar di Instagram story yang menyinggung performa Manchester United dalam beberapa pertandingan terakhir.
Bahwa MU bermain biasa-biasa saja dalam empat laga terakhir, tapi tetap bisa menang. Kalimat tersebut kemudian ditafsirkan sebagai kritik langsung kepada Carrick.
Reaksi keras pun muncul, termasuk dari mantan pemain United lainnya seperti Patrice Evra. Banyak pihak menilai komentar itu tidak perlu dilontarkan di tengah periode positif yang sedang dijalani Carrick sebagai pelatih.
Terbaru, berbicara dalam podcast The Good, The Bad and The Football, Scholes menegaskan bahwa tidak ada niat buruk di balik komentarnya.
"Ini sama sekali tidak dimaksudkan untuk menyinggung Michael. Michael adalah salah satu orang paling baik dalam sepak bola, dia orang terakhir yang ingin saya sakiti," ujar Scholes.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya langsung menghubungi Carrick secara pribadi untuk menjelaskan situasi tersebut.
"Saya mengirim pesan kepada Michael. Saya langsung berkata kepadanya, 'Saya tidak punya niat untuk membuat Anda kesal'. Bahkan sebenarnya saya merasa tidak perlu mengatakan itu, dan dia sendiri bilang kepada saya bahwa dia tidak tersinggung."
Komentar Sebenarnya Soal Performa Tim

Menurut Scholes, reaksi publik terhadap unggahannya terlalu berlebihan karena banyak orang salah memahami maksud yang ingin ia sampaikan. Ia menilai komentarnya lebih berkaitan dengan performa tim secara keseluruhan.
"Saya rasa orang-orang hanya menafsirkannya berbeda dari yang saya maksud," imbuh Scholes. "Satu-satunya yang saya katakan adalah saya tidak merasa mereka bermain terlalu baik dalam empat pertandingan terakhir, tetapi dia masih mampu mendapatkan hasil."
Scholes menjelaskan bahwa sebenarnya ia justru ingin menyoroti kemampuan Carrick dalam tetap meraih hasil positif meski tim tidak selalu tampil maksimal.
"Kami pernah memiliki manajer terbaik di dunia dan dia selalu mengatakan bahwa terkadang Anda membutuhkan sedikit keberuntungan," lanjut Scholes.
"Dengan kartu merah dan berbagai hal yang terjadi dalam pertandingan, kadang Anda memang membutuhkan sedikit keberuntungan. Itu saja yang ingin saya katakan."
Carrick Akui United Tampil Tidak Maksimal
Di sisi lain, kekalahan 2-1 dari Newcastle di St. James' Park menjadi salah satu momen yang mengecewakan bagi Manchester United di bawah kepemimpinan Carrick. Hasil itu mengakhiri rangkaian positif yang sebelumnya diraih tim.
Meski Newcastle bermain dengan 10 pemain, Manchester United gagal memanfaatkan situasi tersebut. Carrick pun tidak mencari alasan atas performa timnya dalam laga tersebut.
"Kami tidak senang dengan cara kami memainkan pertandingan ini. Jika melihat bagaimana jalannya laga, sebenarnya situasinya banyak berada di tangan kami, tetapi kredit untuk Newcastle," ungkap Carrick.
Kekalahan ini tetap menjadi satu-satunya hasil negatif besar dalam masa kepelatihan Carrick sejak menggantikan Ruben Amorim pada pertengahan Januari. Kini fokus Manchester United kembali tertuju pada upaya memperbaiki posisi mereka di klasemen Premier League.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Alexis Mac Allister Ditanya Soal Kontrak Liverpool, Jawabannya Bikin Suporter Lega
Di Tengah Kabar Ketertarikan Madrid, Liverpool Justru Masih Belum Beri Kepastian Soal Masa Depan Mac Allister
Bersinar di Newcastle, Sandro Tonali Dapat Restu Pindah ke Manchester United
Patrice Evra Sebut Sosok Manajer Ideal untuk Manchester United
Era Casemiro Berakhir, Man United Tetapkan Gelandang Forest Ini Sebagai Penggantinya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







