Paul Scholes Meledak: Sistem Ruben Amorim Dinilai Menghilangkan Jiwa Manchester United
Dimas Ardi Prasetya | 13 Desember 2025 11:28
Bola.net - Ruben Amorim datang ke Old Trafford dengan membawa identitas yang kuat dari klub lamanya. Ia langsung mengubah wajah permainan Manchester United dengan meninggalkan sistem empat bek tradisional.
Pelatih asal Portugal itu memilih menerapkan skema tiga bek tengah dengan bek sayap yang agresif. Perubahan ini menjadi pergeseran besar dari pola permainan yang selama puluhan tahun melekat pada United.
Keputusan Amorim tersebut memang sempat menghadirkan hasil positif di atas kertas. Namun, cara bermain yang ditampilkan justru memicu perdebatan panjang di kalangan pengamat dan legenda klub.
Salah satu suara paling keras datang dari Paul Scholes. Legenda Manchester United itu menilai perubahan sistem ini tidak sejalan dengan filosofi dan identitas klub.
Scholes Kecam Gaya Main Amorim di Lapangan

Paul Scholes secara terbuka menyuarakan ketidakpuasannya terhadap pendekatan taktis Ruben Amorim. Ia menilai sistem tiga bek membuat permainan Manchester United kehilangan esensi utamanya.
Menurut Scholes, United selalu identik dengan keberanian mengambil risiko dan hiburan bagi penonton. Gaya bermain saat ini dianggap terlalu kaku dan minim kreativitas.
Ia juga menyoroti absennya elemen-elemen klasik yang dulu menjadi kekuatan Setan Merah. Scholes menyebut tidak ada pemain sayap yang benar-benar menantang lawan atau keberanian untuk melepaskan tembakan.
"Saya rasa manajer tidak memahami klub ini, titik. Saya rasa ia bukan orang yang tepat. Manchester United lebih tentang risiko dan hiburan, lebih dari apa pun. Membuat penggemar tegang dan siap bersorak," serunya pada siniar The Good, The Bad, The Football, dikutip dari Goal.
"Pemain sayap yang mampu melewati lawan. Tembakan ke gawang. Sedikit keterampilan. Tidak ada apa pun di sana. Itu berasal dari klub," ketus Scholes.
Sindiran Tajam untuk Petinggi Manchester United
Tak hanya Amorim, kecaman Scholes juga diarahkan kepada jajaran petinggi klub, termasuk CEO Omar Berrada. Ia mempertanyakan pemahaman mereka terhadap identitas Manchester United.
Scholes menilai keputusan menunjuk Amorim menunjukkan adanya kesenjangan visi di level manajemen. Menurutnya, sistem yang sukses di Sporting tidak otomatis cocok diterapkan di Old Trafford.
Ia juga menyinggung sejarah panjang United yang selalu setia dengan empat bek. Bagi Scholes, perubahan ke tiga bek bukan sekadar soal taktik, tetapi menyentuh akar filosofi klub.
"Kita bicara tentang klub yang berbeda – mereka punya Omar Berrada, Jason Wilcox yang mungkin brilian dalam pekerjaan mereka, brilian dalam apa yang mereka lakukan. Mereka bukan Manchester United. Mereka tidak tahu bagaimana rasanya membeli pemain Manchester United, mendatangkan manajer Manchester United."
"Jika Anda pergi ke Sporting Lisbon dan menonton, mereka bermain dengan tiga bek. Jelas, itu tidak mungkin. Manchester United tidak pernah melakukan itu. Mereka tidak bisa melakukan itu. Mereka memang tidak bisa, itu sudah terbukti selama bertahun-tahun. Dan saya berbicara bahkan sebelum Sir Alex Ferguson, selalu menggunakan formasi 4-4-1-1 atau 4-4-2. Menghibur orang. Ia tidak memiliki kemampuan itu," serunya.
Klasemen Liga Inggris
(Goal)
Baca Juga:
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 13-16 Desember 2025
Dikabarkan Sudah Fit, Comeback Benjamin Sesko di MU Bakal Tertunda?
Ketidakjelasan Jadwal Piala Afrika Ganggu Persiapan Manchester United Lawan Bournemouth
Manchester United Hidupkan Minat Pada Bintang La Liga Ini?
Soal Rumor Sergio Ramos Gabung Manchester United, Begini Kata Fabrizio Romano
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jelang Lawan Kroasia, Skuad Inggris Sempat Dihantui Ancaman Tornado
Piala Dunia 14 Juni 2026, 23:32
-
Kejutan Bursa Transfer: Marc Cucurella Dikabarkan Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 14 Juni 2026, 23:15
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 21:49
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 21:49
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Catalunya
Otomotif 14 Juni 2026, 21:48
-
Piala Dunia 2026: Usai Sikat Haiti, Skotlandia Masih Harus Tetap Berbenah
Piala Dunia 14 Juni 2026, 21:45
-
Skotlandia Patahkan Kutukan 36 Tahun di Piala Dunia
Piala Dunia 14 Juni 2026, 21:31
-
Link Live Streaming Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 21:30
-
Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 20:56
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28












