Paul Scholes Sebut Momen yang Membentuk Cristiano Ronaldo Menjadi Bintang Dunia
Aga Deta | 8 Oktober 2025 15:52
Bola.net - Cristiano Ronaldo tidak langsung menjadi pemain bintang saat menembus tim utama Manchester United. Paul Scholes menyoroti laga tertentu yang menjadi titik balik penting bagi kariernya.
Momen itu terjadi pada musim 2004/2005 ketika United berhadapan dengan AC Milan di babak 16 besar Liga Champions. United kalah 0-1 di kedua leg dan tersingkir lebih awal dari yang diharapkan.
Hernan Crespo menjadi pencetak gol di kedua pertandingan, membuat United gagal melaju lebih jauh. Ronaldo yang masih muda tampil di kedua laga, tetapi belum mampu menunjukkan kualitas terbaiknya.
Scholes menilai pertandingan tersebut memberi pelajaran berharga bagi Ronaldo. Ia belajar bahwa untuk bersinar, tidak cukup mengandalkan kemampuan individu, tetapi harus memahami permainan tim.
Laga yang Menjadi Pelajaran

Scholes menekankan pentingnya laga menghadapi Milan sebagai pengalaman belajar bagi Ronaldo. Ia harus menghadapi pertahanan tangguh dengan pemain kelas dunia seperti Paolo Maldini dan Gennaro Gattuso.
Ronaldo saat itu masih muda dan belum terbiasa dengan tekanan di kompetisi tingkat tinggi. Scholes menilai pengalaman ini mengajarkannya untuk lebih fokus pada koordinasi dengan rekan setim.
“Momen yang menentukan bagi Cristiano terjadi di Liga Champions, saat dia bermain melawan Maldini. Terbaik sepanjang masa,” ujar Scholes.
“Dia masih sangat muda. Musim pertamanya, saya tidak ingat persis, tapi butuh waktu untuk menyesuaikan diri. Dia bermain melawan Maldini dan Gattuso,” tambahnya.
“ terus berlari ke sisi itu dan merebut bola darinya. Itu bukan penampilan yang menonjol, tapi saya rasa sejak hari itu, dia belajar bahwa suatu saat, dia harus mengoper bola,” tutur Scholes.
Belajar Bekerja Sama

Awalnya Ronaldo terlalu fokus membawa bola sendiri dan ingin menampilkan kehebatan individu. Scholes menekankan bahwa hal ini membuatnya kurang melibatkan rekan setim dalam serangan.
Dalam leg kedua di San Siro, United hanya memiliki satu tembakan tepat sasaran sepanjang 90 menit. Serangan yang melibatkan Van Nistelrooy, Giggs, Rooney, dan Ronaldo gagal menembus pertahanan Milan.
“ berpikir, ‘Saya akan bawa bola, lewati semua orang,’ tapi Maldini dan Gattuso terus menghadang,” ujar Scholes.
“Dia seharusnya mengoper bola, tapi dia ingin melakukan sesuatu yang berbeda. Dia perlu menunjukkan kepada semua orang seberapa hebat dirinya,” tambahnya.
Transformasi Ronaldo

Pelajaran dari laga ini membuat Ronaldo lebih bijak dalam mengambil keputusan di lapangan. Ia mulai paham kapan harus mengoper dan kapan boleh menyerang sendiri.
Ronaldo kemudian mencatat 72 assist selama dua periode bermain di United. Ia juga membantu klub menjuarai Premier League tiga kali dan Liga Champions sekali.
Pengalaman ini membentuk kemitraan hebatnya dengan Karim Benzema dan Gareth Bale di Real Madrid. Bersama mereka, Ronaldo menghasilkan 131 assist, memperkuat reputasinya sebagai salah satu pemain terbaik dunia.
Sumber: Fotmob
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Persib vs Persija di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 11 Januari 2026, 12:55
-
Daftar Lengkap Tim Lolos 32 Besar FA Cup 2025/2026
Liga Inggris 11 Januari 2026, 11:25
LATEST UPDATE
-
Hasil Portsmouth vs Arsenal: Gabriel Martinelli Hattrick, The Gunners Menang 4-1
Liga Inggris 11 Januari 2026, 22:53
-
Live Streaming Inter vs Napoli - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 11 Januari 2026, 19:45
-
Rekor Persib Bandung: 100 Persen Menang dan Hanya Kebobolan Sekali di Kandang
Bola Indonesia 11 Januari 2026, 18:01
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52













