Pelajaran dari Kemenangan Man City: Tekanan pada Arsenal, Doku sang Pembeda, Ketajaman Haaland
Gia Yuda Pradana | 10 Mei 2026 05:40
Bola.net - Laga ini menjadi respons penting setelah hasil imbang dramatis kontra Everton beberapa hari lalu. Pasukan Josep Guardiola tampil agresif sejak menit awal dengan tempo tinggi.
Meski mendominasi penguasaan bola, Manchester City sempat kesulitan membongkar pertahanan Brentford pada babak pertama. Tim tamu juga beberapa kali menciptakan peluang berbahaya lewat serangan balik cepat.
Kebuntuan akhirnya pecah setelah jeda melalui aksi Jeremy Doku. Erling Haaland dan Omar Marmoush kemudian menambah gol untuk memastikan tiga poin penting bagi Man City.
Tekanan Kini Beralih ke Arsenal

Man City menunjukkan karakter kuat setelah kehilangan poin saat menghadapi Everton. Brentford yang sedang dalam performa bagus mampu memberi perlawanan ketat sepanjang pertandingan.
Kemenangan ini membuat persaingan gelar kembali terbuka lebar. Arsenal kini berada dalam tekanan karena wajib meraih hasil maksimal pada laga berikutnya.
Guardiola tidak bisa meminta lebih selain timnya terus menang hingga akhir musim. Man City kini tinggal berharap pesaing mereka terpeleset dalam beberapa pertandingan terakhir.
Jeremy Doku Jadi Pembeda

Jeremy Doku tampil sebagai pemain paling berbahaya di lini serang Man City. Winger asal Belgia itu konsisten merepotkan pertahanan Brentford sejak awal laga.
Gol pembuka yang ia cetak lahir lewat penyelesaian melengkung khasnya. Doku juga terlihat percaya diri saat membawa bola dan berani mengambil risiko dalam situasi satu lawan satu.
Performa apik ini menjadi jawaban atas kritik yang sempat datang pada awal kedatangannya di Inggris. Kini, kontribusi Doku terasa sangat penting dalam perburuan gelar Man City.
Masalah Bola Mati Masih Menghantui

Di balik kemenangan telak ini, Man City masih memiliki pekerjaan rumah pada situasi sepak pojok. Tim asuhan Guardiola kembali gagal memaksimalkan banyak peluang dari bola mati.
Perlu diketahui, jumlah tendangan sudut yang didapat cukup besar sepanjang laga. Namun, hampir semuanya gagal berubah menjadi peluang bersih ataupun gol.
Masalah ini sebenarnya sudah terlihat dalam beberapa musim terakhir. Pada musim ini, efektivitas bola mati Man City terasa semakin menurun dibanding rival-rival mereka.
Reijnders Belum Menemukan Ritme

Tijjani Reijnders kembali mengalami laga yang sulit bersama Man City. Gelandang asal Belanda itu tampak kesulitan mengikuti tempo permainan timnya.
Beberapa keputusan saat melepaskan tembakan juga kurang efektif karena mudah diblok lawan. Guardiola akhirnya menarik Reijnders lebih awal pada babak kedua.
Eks pemain AC Milan tersebut sempat tampil menjanjikan pada awal musim. Konsistensi masih menjadi tantangan terbesar bagi Reijnders saat ini.
Haaland Menangi Duel Top Skor

Erling Haaland kembali menunjukkan ketajamannya di depan gawang. Striker Norwegia itu mencetak gol kedua Man City lewat penyelesaian cerdik di kotak penalti.
Gol tersebut membuat Haaland semakin kukuh dalam persaingan Golden Boot Premier League. Ia kini unggul atas penyerang Brentford, Igor Thiago, yang gagal memanfaatkan peluangnya.
Selain mencetak gol, Haaland juga memberi assist untuk Omar Marmoush pada masa injury time. Kontribusinya menjadi sinyal positif bagi Man City menjelang fase akhir perebutan gelar.
Sumber: City Xtra
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

