Pelatih Leicester City Dukung Keputusan Mikel Arteta 'Mendepak' Mesut Ozil
Yaumil Azis | 25 Oktober 2020 10:07
Bola.net - Banyak orang menyoroti pelatih Arsenal, Mikel Arteta, atas keputusannya mendepak Mesut Ozil dari skuad. Meskipun demikian, Brendan Rodgers selaku pelatih Leicester City mendukung pilihan tersebut.
Seperti yang diketahui, Arteta tidak memasukkan nama Ozil dalam skuad untuk mengarungi kompetisi Premier League musim 2020/21 ini. Langkah yang sama juga dilakukan saat menentukan skuad untuk pentas Liga Europa.
Dengan begitu, dapat dipastikan kalau kesempatan bermain bagi Ozil musim ini bakalan sangat minim. Kecuali kalau sang pelatih tiba-tiba berubah pikiran dan memasukkan namanya saat pendaftaran skuad Liga Europa kembali dibuka.
Pasca keputusan itu diambil, Arteta banyak mendapatkan sorotan dari berbagai kalangan. Banyak yang menilai kalau klub berjuluk the Gunners sedang kekurangan kreativitas, yang bisa disajikan oleh Ozil.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pembelaan Brendan Rodgers
Di tengah berbagai suara sumbang, Rodgers muncul dan memberikan pembelaan terhadap keputusan Arteta. Toh pada akhirnya, pelatih tidak bisa membawa semua pemain untuk berpartisipasi di kedua kompetisi tersebut.
"Saya akan melakukan hal yang mirip dengan Mikel. Ozil adalah pemain berbakat, tapi itu bergabung pada struktur anda," ujar Rodgers dikutip dari Goal International.
"Kami membutuhkan setiap pemain untuk berkontribusi dalam aspek bertahan dan begitu juga bagi aspek serangan. Tim harus beroperasi dengan satu kepala. Mereka harus berfungsi dan bekerja bersama," lanjutnya.
Semuanya Tentang Tim
Pada akhirnya, permainan sebuah tim tidak akan bergantung kepada satu pemain saja. Pelatih harus mengorbankan satu nama jika dirasanya berpotensi membuat ketidakseimbangan dalam permainan.
"Ozil punya talenta yang luar biasa dan sangat kreatif, sudah pasti. Dia bisa membuat umpan terobosan terakhir itu, tapi semuanya tentang tim," tambah pria yang pernah melatih Liverpool tersebut.
"Ini soal mengawinkan kualitas individu pemain ke dalam tim dan bila anda merasa sang pemain tidak bisa menekan atau tidak ingin, itu akan mempengaruhi struktur penyerangan dan pertahanan anda."
"Jika ada satu orang yang tidak melakukan tugasnya, maka anda bisa menderita. Dia punya talenta, namun, bersamaan dengan talenta, anda juga harus menjadi pemain bertalenta yang bekerja keras," pungkasnya.
(Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
















