Pemain Chelsea Ini Curhat Soal Kesulitannya Bermain di Eropa
Yaumil Azis | 16 Oktober 2019 05:40
Bola.net - Christian Pulisic belum bisa mencapai level harapan yang ditetapkan oleh penggemar Chelsea pada musim ini. Ia sendiri tak bisa memungkiri bahwa dirinya sedang mengalami kesulitan karena mengalami tekanan.
Publik mengharapkan Pulisic bisa menggantikan sosok Eden Hazard yang memilih hengkang ke Real Madrid. Terutama jika melihat pemain berumur 20 tahun itu bermain gemilang bersama klub sebelumnya, Borussia Dortmund.
Sayangnya, performanya sejauh ini belum terlihat meyakinkan di mata sang pelatih, Frank Lampard. Hal itu juga yang membuat kesempatan tampilnya pada musim ini cukup terbatas.
Pulisic baru mengantongi tujuh penampilan di semua kompetisi, dengan catatan empat assist tanpa mencetak gol sama sekali. Ia juga belum pernah tampil sebagai starter di Premier League sejak tanggal 31 Agustus lalu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pulisic Merasa Tertekan
Latar belakangnya yang berasal dari Amerika Serikat bisa jadi memiliki andil dalam kesulitan Pulisic. Harapan besar disematkan kepadanya karena tidak banyak pemain sepak bola berdarah Amerika Serikat yang mampu bermain apik di pentas Eropa.
"Jujur pada awalnya anda akan merasa sangat baik, anda merasa hebat, anda melihat banyak hal, orang-orang membicarakan anda di media sosial," ujar Pulisic kepada the Players' Tribune.
"Wow, anak ini hebat, dia spesial, dia bermain, dia mencetak 17 atau 18 gol untuk timnas, dia bermain untuk Dortmund di Eropa. Anda merasa senang dan semakin tertekan. Anda merasa hal-hal seperti ini memukul anda, dan dan mulai diharapkan bisa melakukan semuanya," lanjutnya.
Beban Berat Pemain Muda
Pulisic merasa bahwa anak-anak muda bakalan merasa kesulitan dengan era media sosial yang semakin merajalela. Mereka dengan mudahnya mengetahui apa yang diekspektasikan orang-orang kepadanya, dan itu akan menjadi beban tersendiri.
"Generasi ini bisa terasa berat, terutama bagi pemain muda, karena orang-orang berbicara soal anda, tekanan yang konstan ini ada di punggung anda," tambahnya.
"Terutama sebagai orang Amerika, kami tidak memiliki banyak talenta papan atas internasional selama bertahun-tahun. Jika anda tak mampu mengatasinya, maka itu akan menjadi beban untuk anda," tandasnya.
Dulu, Amerika Serikat punya sosok bertalenta dalam diri Freddy Adu. Ia tampil apik bersama D.C. United dan berhasil mencuri perhatian banyak penikmat sepak bola. Sayangnya, ia menuai kegagalan saat bermain di Benfica dan kini tak lagi memiliki klub setelah dilepas Las Vegas Lights FC di tahun 2018.
(Metro News)
Baca Juga:
- Alexis Sanchez Cedera, Inter Milan Kejar Olivier Giroud?
- Berapa Dana yang Dihabiskan Milan dan Chelsea untuk Higuain?
- Jarang Bermain, Olivier Giroud Buka Kesempatan Tinggalkan Chelsea
- Posisi Olivier Giroud di Timnas Prancis Bergantung kepada Frank Lampard, Kok Bisa?
- Main di Bawah Asuhan Lampard di Chelsea Terasa Aneh Bagi Willian
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41













