Pemenang dan Pecundang Chelsea 2-2 Tottenham: Son Buntu, Koulibaly Tangguh, dan Wasitnya?
Asad Arifin | 15 Agustus 2022 08:32
Bola.net - Laga Chelsea vs Tottenham pada pekan ke-2 Premier League 2022/2023 berjalan sangat menarik. Duel di Stamford Bridge, Sabtu (14/8/2022) malam WIB itu berakhir dengan skor imbang 2022.
Chelsea sempat dua kali memimpin lewat gol Kalidou Koulibaly dan Reece James. Namun, dua kali pula Tottenham mampu menyamakan kedudukan. Gol-gol The Lily White dicetak Pierre-Emile Hojbjerg dan Harry Kane.
Laga Chelsea vs Tottenham berjalan sangat seru. Tensi tinggi tersaji sejak menit awal laga hingga usai. Bahkan, ketika laga berakhir, Thomas Tuchel dan Antonio Conte mendapat kartu merah lantaran bertikai.
Chelsea bermain solid walau pemain depan mereka tak cukup tajam. Tottenham memberi perlawanan gigih dan bermain dengan agresifitas yang luar biasa. Lantas, siapa pemain terbaik dan terburuk pada duel Chelsea vs Tottenham?
Yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Pemenang - Harry Kane

Tottenham beruntung punya Harry Kane. Bukan hanya bagus secara teknis, Kane juga hadir pada momen-momen penting. Baik itu lewat gol maupun kepemimpinan sebagai kapten.
Kane menjadi pemain Tottenham dengan umpan kunci terbanyak (3 kali). Tentu saja, kontribusi paling penting Kane adalah gol. Kane mencetak gol pada menit 90+5 dan memastikan Tottenham membawa pulang satu poin.
Pecundang - Dejan Kulusevski
Kulusevski bermain sangat bagus pada laga melawan Soton pekan lalu. Dia kembali mendapat kepercayaan Conte di laga melawan Chelsea. Hanya saja, kali ini pemain asal Swedia tidak berada pada level terbaiknya.
Tuchel seperti memberi instruksi khusus pada Jorginho dan Cucurella untuk menjaga Kulusevski. Eks pemain Juventus tersebut tidak melepas shots sama sekali. Bahkan, dia juga tidak membuat umpan kunci.
Pemenang - Reece James

James memainkan tugasnya dengan sangat baik. Di atas kertas, Tuchel memainkan James sebagai bek tengah kanan. Akan tetapi, James bergerak cukup bebas dan sering naik ke kotak penalti lawan.
James melepas dua shots dan mencetak satu gol. James juga melepas satu umpan kunci. Namun, James tidak melupakan tugas bertahan. James membuat Son Heung-min dan Ryan Sessengon tidak punya banyak peluang.
Pecundang - Son Heung-min

Heung-min belum mendapatkan sentuhan terbaiknya. Heung-min punya tiga peluang melepas shots, tetapi tidak ada yang menjadi gol. Heung-min sempat punya peluang bagus pada menit ke-48, tetapi bisa diblok Mendy.
Heung-min kesulitan menembus lini belakang Chelsea. Padahal, ada banyak celah di sisi kanan ketika Reece James dan Loftus-Cheek sering naik untuk membantu serangan.
Pemenang - Kalidou Koulibaly

Koulibaly lagi-lagi memberi impresi yang bagus untuk fans Chelsea. Usai tampil menentukan di laga kontra Everton, kini Koulibaly menjadi pemain dengan kontribusi besar pada duel lawan Tottenham.
Koulibaly mencetak gol indah untuk The Blues. Lalu, dia merebut bola yang kemudian menjadi gol kedua. Untuk aspek bertahan, Koulibaly melakukan lima tekel sukses, satu sapuan, dan satu intersep.
Pecundang - Rodrigo Bentancur
Bentancur diharapkan menjadi pemain yang solid di lini tengah Chelsea. Dia punya kemampuan yang lengkap. Hanya saja, pada duel melawan Chelsea, dia kesulitan meladeni aksi dan daya ledak Kante.
Bentancur jelas terlihat kesulitan. Conte kemudian mengambil keputusan dengan menarik keluar Bentancur. Pada menit ke-79, ketika Tottenham tertinggal 2-1, Bentancur digantikan Yves Bissouma.
Pemenang - N'Golo Kante

Kante menunjukkan permainan yang apik. Dia seperti mengulang aksi pada laga melawan Everton. Kante bermain simpel tetapi melakukan segalanya dengan sangat baik.
Pada proses gol Reece James, ada peran krusial dari Kante. Setelah Koulibaly memenangkan duel, Kante mengambil bola, dan dengan jeli melihat posisi Sterling. Dari situlah Sterling membuat assist untuk gol James dimulai.
Pecundang - Hugo Lloris
Lini depan Chelsea sejatinya tidak cukup mengancam pertahanan Tottenham. Sebab, The Blues hanya melepas tiga shots on target sepanjang laga. Celakanya, dua dua di antaranya menjadi gol.
Gol Koulibaly adalah bola yang sangat sulit untuk dibendung Lloris. Akan tetapi, pada gol kedua, Lloris harusnya bisa melakukannya dengan lebih baik. Sepakan James mengarah ke bagian tengah gawang.
Pemenang - Cristian Romero

Romero tampil sangat solid di lini belakang Tottenham. Romero menjadi pemain yang sangat kontributif. Romero adalah pemain dengan tekel (7), menang duel (10), dan menang perebutan bola (8) paling banyak bagi Tottenham.
Namun, bagi fans Chelsea, Romero mungkin menjadi pemain yang paling menyebalkan. Aksinya menarik rambut Cucurella bisa berujung kartu kuning atau bahkan kartu merah. Namun, jika itu pelanggaran, maka skor akhir laga mungkin akan berubah.
Pecundang - Jorginho
Jorginho kesulitan meladeni permainan fisik pemain Tottenham. Jorginho memberi banyak celah untuk serangan Tottenham. Pada beberapa momen, Jorginho kehilangan bola dan itu berdampak sangat fatal. Salah satunya pada proses gol Hojbjerg.
Jorginho tidak langsung membuat bola. Dia kemudian diapit Kulusevski dan Son. Setelah itu, bola jatuh ke kaki Ben Davies dan diarahkan ke Hojbjerg untuk menjadi gol.
Yang Gelut?

Tuchel dan Conte terlibat aksi dengan tensi panas sepanjang laga. Puncak dari perseteruan mereka tentu saja ketika momen jabat tangan berujung pada gelut. Kartu merah untuk mereka.
"Tidak ada yang merasa terhina, kami tidak sampai adu tonjok," kata Tuchel. "Yang terpenting adalah pertandingan berjalan dengan baik antara dua tim dengan rivalitas tinggi," ucap Conte.
Laga berjalan sangat menarik. Tuchel memainkan starting XI yang sangat kuat dengan Ruben Loftus-Cheek. Sementara, Conte mampu mengubah permainan dengan pergantian pemain dan strategi set-piece yang dilakukan.
Bagaimana Wasitnya?

Kinerja wasit Anthony Taylor mendapat sorotan tajam. Dia dianggap cenderung merugikan Chelsea dengan keputusan yang dibuat. Sebuah petisi daring dibuat agar Taylor tak memimpin laga The Blues lagi.
Taylor memang membuat keputusan yang bisa diperdebatkan. Taylor tidak menganggap aksi Romero pada Havertz sebagai pelanggaran sebelum gol pertama Tottenham. Lalu, ada tarikan Romero pada Cucurella yang diabaikan Taylor pada gol kedua Tottenham.
Namun, tidak sepenuhnya kinerja Taylor buruk. Pada akhir laga, Taylor membuat satu keputusan tepat. Taylor memberi kartu merah pada Conte dan Tuchel yang gelut. Ini adalah keputusan yang jitu.
Sumber: Squawka, Whoscored, Mirror
Klasemen Premier League
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- 6 Pemain yang Pernah Tolak Tawaran Menggiurkan Chelsea, Salah Satunya Lionel Messi
- Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Inggris
- Deretan WAGs Baru nan Cantik di Premier League Musim 2022/2023
- Romero Jambak Cucurella di laga Chelsea vs Tottenham, Netizen: Bukan yang Pertama, Wig Beneran? Penj
- Jadwal Lengkap Premier League 2022/2023 di SCTV dan Vidio
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:45
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
LATEST UPDATE
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



