Pengakuan Jujur Guardiola Usai Man City Ditahan Everton: Gelar Juara Kini di Tangan Arsenal
Afdholud Dzikry | 5 Mei 2026 04:44
Bola.net - Manajer Manchester City, Josep Guardiola, mengakui peluang juara timnya tidak lagi sepenuhnya berada di tangan sendiri. Pernyataan itu muncul setelah City ditahan imbang 3-3 oleh Everton dalam laga penuh drama. Hasil tersebut membuat mereka tertinggal lima poin dari Arsenal saat musim memasuki fase penentuan.
Guardiola menilai timnya sebenarnya memulai laga dengan sangat baik di Hill Dickinson Stadium. City mendominasi permainan dan terus menekan sepanjang babak pertama. Namun setelah jeda, intensitas menurun dan Everton mampu memberi tekanan fisik yang menyulitkan.
Kesalahan individu di lini belakang menjadi titik balik pertandingan. City sempat unggul, lalu tertinggal 3-1 sebelum gol Jeremy Doku di menit ke-97 menyelamatkan mereka dari kekalahan. Meski terhindar dari hasil buruk, Guardiola tetap menunjukkan kekecewaannya.
Selisih lima poin dari Arsenal membuat posisi City semakin tertekan. Guardiola menegaskan timnya kini harus fokus menyapu bersih sisa laga sambil berharap pesaing terpeleset. Situasi ini menjadi ujian serius bagi status mereka sebagai juara bertahan.
Dominasi Sempurna di Paruh Pertama

Pep Guardiola memuji performa timnya pada babak pertama. Ia menilai Manchester City mampu mengontrol permainan dan menciptakan banyak peluang. Namun, pertahanan rapat Everton yang menumpuk pemain di belakang bola membuat penyelesaian akhir tidak maksimal.
Strategi serangan balik cepat Everton sebenarnya sudah diantisipasi. City dinilai lebih unggul dalam membangun serangan, tetapi efektivitas tersebut tidak bertahan hingga akhir pertandingan.
"Penampilan yang sangat bagus. Kami bermain luar biasa di babak pertama, benar-benar sangat bagus. Di babak kedua, mereka melakukan peningkatan dan mungkin kami tidak seagresif sebelumnya, lalu tentu saja kami memberikan gol itu secara cuma-cuma," ujar Josep Guardiola.
Tantangan Fisik Gaya Main Inggris

Memasuki babak kedua, Guardiola melihat perubahan besar dalam ritme permainan. Everton bermain lebih agresif dan mengandalkan duel fisik yang intens. Situasi ini membuat City kesulitan mengontrol tempo seperti sebelumnya.
Jeremy Doku mendapat pujian atas kontribusinya di sisi sayap. Meski peluang tambahan gagal dimaksimalkan, Guardiola tetap mengapresiasi respons timnya saat bangkit dari ketertinggalan.
"Setelah mereka bangkit, mereka memainkan permainan khas Inggris yang sesungguhnya, sangat agresif dalam duel-duel tersebut. Namun secara umum, kami memberikan performa yang sangat bagus," ucap manajer asal Spanyol tersebut.
Realitas Baru Perburuan Gelar
Guardiola kini memilih pendekatan yang lebih realistis menghadapi sisa musim. Ia mengakui bahwa City tidak lagi mengendalikan penuh peluang untuk menjadi juara. Kehilangan poin di laga seperti ini berdampak besar pada peta persaingan.
Meski begitu, ia memastikan timnya tidak akan menyerah. City akan tetap berjuang hingga laga terakhir sambil menunggu peluang terbuka.
"Ini bukan lagi di tangan kami. Sebelumnya iya, sekarang tidak lagi. Kami masih memiliki beberapa pertandingan tersisa. Kita akan lihat apa yang terjadi nanti," pungkas Guardiola.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal ke Fiorentina dan Juventus, Ini 2 Opsi Masa Depan Joshua Zirkzee
Liga Inggris 1 September 2026, 19:22
-
Chelsea Impor Gelandang dari Prancis untuk Gantikan Enzo Fernandez?
Liga Inggris 1 September 2026, 19:12
-
Bukannya Beli, MU Malah Jual Bek Kiri di Deadline Day?
Liga Inggris 1 September 2026, 19:02
-
Tiba di Turin, Nick Woltemade Segera Jadi Pemain Baru Juventus
Liga Italia 1 September 2026, 18:52
-
Resmi! Chelsea Jual Sang Striker ke RB Leipzig
Liga Inggris 1 September 2026, 18:42
LATEST UPDATE
-
Resmi! Barcelona Tuntaskan Transfer Gabriel Jesus dari Arsenal
Liga Spanyol 1 September 2026, 20:11
-
Kabar Terbaru Jorge Salinas: Jadi Gabung Manchester United?
Liga Inggris 1 September 2026, 20:02
-
No Arsenal, No Barcelona! Julian Alvarez Terima Nasib Bertahan di Atletico!
Liga Spanyol 1 September 2026, 19:52
-
Aston Villa Tutup Pintu Bagi Manchester United untuk Daratkan Ian Maatsen
Liga Inggris 1 September 2026, 19:42
-
Chelsea Ingin Manu Kone Jadi Penerus Enzo Fernandez, AS Roma: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 1 September 2026, 19:33
-
Gagal ke Fiorentina dan Juventus, Ini 2 Opsi Masa Depan Joshua Zirkzee
Liga Inggris 1 September 2026, 19:22
-
Chelsea Impor Gelandang dari Prancis untuk Gantikan Enzo Fernandez?
Liga Inggris 1 September 2026, 19:12
-
Bukannya Beli, MU Malah Jual Bek Kiri di Deadline Day?
Liga Inggris 1 September 2026, 19:02
-
Tiba di Turin, Nick Woltemade Segera Jadi Pemain Baru Juventus
Liga Italia 1 September 2026, 18:52
-
Resmi! Chelsea Jual Sang Striker ke RB Leipzig
Liga Inggris 1 September 2026, 18:42
-
Xavi Espart Makin Bersinar Bersama Barcelona
Liga Spanyol 1 September 2026, 18:35
-
Emtek Siap Sambut BRI Super League 2026/2027, Optimistis Raih Audience Lebih Besar
Bola Indonesia 1 September 2026, 18:11
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



