Pep Guardiola Kecam Suporter yang Cemooh Jeda Buka Puasa Ramadan di Laga Leeds vs Man City
Ari Prayoga | 1 Maret 2026 14:28
Bola.net - Pelatih Pep Guardiola melontarkan kritik keras terhadap sejumlah suporter yang mencemooh penghentian sementara pertandingan saat Manchester City menghadapi Leeds United di Elland Road.
Insiden itu terjadi pada menit ke-13 dalam kemenangan 1-0 City di markas Leeds, ketika laga dihentikan sejenak untuk memberi kesempatan kepada pemain Muslim membatalkan puasa Ramadan seiring terbenamnya matahari.
Saat para pemain berjalan ke tepi lapangan untuk minum dan mengonsumsi asupan ringan, terdengar sorakan dari sebagian kecil pendukung tuan rumah.
Di layar besar stadion sebenarnya sudah ditampilkan penjelasan bahwa pertandingan dihentikan sementara karena berlangsung di bulan suci Ramadan, sehingga pemain yang berpuasa diberi waktu singkat untuk berbuka.
Jeda tersebut bukan keputusan mendadak. Kedua kapten tim telah menyepakati waktu penghentian sebelum laga dimulai, sesuai dengan protokol resmi Premier League.
Kekecewaan Guardiola

Guardiola pun tak menutupi kekecewaannya.
“Ini dunia modern, bukan? Lihat apa yang terjadi di dunia hari ini. Kita harus menghormati agama dan keberagaman, itu intinya,” ujar Guardiola seusai pertandingan.
Ia menegaskan bahwa liga telah memberikan ruang satu hingga dua menit agar pemain yang berpuasa bisa membatalkan puasa mereka. Menurutnya, tidak ada alasan untuk mempermasalahkan hal tersebut.
Guardiola juga menyebut dua pemainnya, Rayan Cherki dan Rayan Ait-Nouri, belum makan sepanjang hari sebelum pertandingan. “Kami hanya mengambil sedikit vitamin. Tidak lebih dari itu. Pertanyaannya, apakah mereka boleh melakukannya atau tidak? Apa masalahnya?” tegasnya.
Protokol Resmi Sejak 2021
Organisasi anti-diskriminasi sepak bola Inggris, Kick It Out, turut angkat suara. Mereka menyayangkan reaksi sebagian suporter yang mencemooh momen berbuka puasa tersebut.
Dalam pernyataannya, Kick It Out menegaskan bahwa penghentian sementara pertandingan untuk pemain Muslim telah menjadi protokol resmi sejak 2021.
Langkah ini dianggap sebagai bagian penting dalam menciptakan lingkungan sepak bola yang inklusif dan ramah bagi komunitas Muslim.
“Reaksi malam ini menunjukkan bahwa sepak bola masih memiliki jalan panjang dalam hal edukasi dan penerimaan,” bunyi pernyataan tersebut.
Sumber: Mirror
Klasemen Premier League 2025/2026
Jangan Lewatkan!
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 28 Februari - 1 Maret 2026
5 Pelajaran dari Kemenangan Man City atas Leeds: Persaingan Menuju Juara Semakin Panas
5 Pelajaran dari Kemenangan Liverpool atas West Ham: The Reds Jaga Asa Finis 4 Besar
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Fakta Menarik tentang Rekrutan Baru Barcelona, Anthony Gordon
Liga Spanyol 1 Juni 2026, 17:23
-
No Arsenal, No PSG! Marcus Rashford Hanya Mau Barcelona!
Liga Spanyol 1 Juni 2026, 17:18
-
Antonio Rudiger Sudah Teken Perpanjangan Kontrak di Real Madrid
Liga Spanyol 1 Juni 2026, 16:53
-
Ditinggal Vlahovic, Juventus Pilih Balikan dengan Striker Ini?
Liga Italia 1 Juni 2026, 16:27
LATEST UPDATE
-
Daftar Lengkap 26 Pemain Timnas Ekuador di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 Juni 2026, 20:41
-
RESMI: Persija Berpisah dengan Allano Lima
Bola Indonesia 1 Juni 2026, 20:40
-
Daftar Lengkap Skuad 48 Negara di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 Juni 2026, 20:20
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini
Piala Dunia 1 Juni 2026, 20:11
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04











