Pep Guardiola: Manchester City Bunuh Diri Jika Main Terbuka Lawan Liverpool
Serafin Unus Pasi | 8 Oktober 2018 11:45
Bola.net - - Pelatih Manchester City, Josep Guardiola membeberkan alasan mengapa dirinya memainkan skema permainan yang cukup lambat saat menghadapi Liverpool. Guardiola mengakui timnya tidak punya kemampuan untuk meladeni permainan terbuka melawan Liverpool, sehingga taktik itu harus ia pilih.
Partai akbar antara Liverpool menghadapi Manchester City berakhir antiklimaks. Pertandingan yang digadang-gadang akan menjadi pertandingan super seru itu harus berakhir dengan skor 0-0.
Pada laga itu permainan Manchester City cukup disorot banyak pihak. Pasalnya The Citizens tidak menampilkan permainan menyerang mereka dan lebih memilih bermain berhati-hati saat membangun permainan.
Pep mengakui bahwa ia sengaja tidak meladeni permainan terbuka dengan Liverpool karena ia tahu timnya akan kalah jika melakukan hal itu. "Jika kami harus bermain dengan cepat, kami harus tahu mereka jauh lebih baik daripada kami dalam hal itu," buka Pep seperti yang dilansir Sportsmole.
Baca komentar sang pelatih selengkapnya di bawah ini.
Tidak Punya Kesempatan
Pep percaya jika City meladeni permainan terbuka Liverpool, maka mereka akan pulang dengan kekalahan.
"Kami ingin membuat banyak peluang, namun ketika anda melakukan kesalahan pada skema permainan terbuka di Anfield, maka anda tidak punya satu persen pun peluang untuk memenangkan pertandingan itu."
"Mereka adalah tim yang sangat bagus dalam transisi permainan. Kami memiliki beberapa peluang yang matang, jadi kami mengontrol permainan dengan baik. Kami tahu betapa sulitnya bermain di Anfield dan betapa berbahayanya mereka."
Sudah Tepat
Pep sendiri menilai keputusannya untuk memainkan tempo lambat itu terbukti efektif untuk mematikan permainan tuan rumah yang ganas.
"Mereka [Liverpool] benar-benar bermain dengan cepat dan kami berhasil mengontrol mereka. Kami tidak membuat banyak peluang namun itu normal karena mereka adalah lawan yang sangat kuat."
"Kami berhasil mendapatkan satu poin hari ini. Kami nyaris menang di pertandingan ini, namun kami sudah jauh lebih baik dari musim lalu. Kami punya beberapa peluang berbahaya hari ini." tandasnya.
Nyaris Menang
Manchester City sejatinya bisa memenangkan laga itu andai Riyad Mahrez sukses mengeksekusi penalti di akhir babak kedua.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diincar MU, Jarrod Bowen Indikasikan Tetap Setia di West Ham
Liga Inggris 28 Mei 2026, 05:30
-
Lah? Manuel Ugarte Batal Cabut dari MU?
Liga Inggris 28 Mei 2026, 01:30
-
Juventus Patah Hati? Liverpool Batal Lepas Alisson Becker?
Liga Italia 28 Mei 2026, 00:30
-
Barcelona Inginkan Joao Pedro, Chelsea: Sorry, Gak Dulu!
Liga Inggris 27 Mei 2026, 23:59
LATEST UPDATE
-
Juventus Gagal Tikung Tottenham dalam Perburuan Andy Robertson
Liga Inggris 28 Mei 2026, 08:29
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00















