Performa Turun, Van Dijk Dituding Pemalas dan Acuh Tak Acuh
Richard Andreas | 22 September 2020 03:00
Bola.net - Performa Virgil van Dijk terus disorot sejak awal musim baru. Bek tangguh Liverpool ini terlihat tidak setangguh musim lalu, bahkan cenderung ceroboh dan mudah membuat kesalahan.
Kontras performa ini terlihat jelas. Van Dijk bahkan disebut arogan, dan kini disebut pemalas oleh mantan pemain Timnas Belanda, Wim Kieft.
Tidak ada yang tahu apa yang terjadi pada Van Dijk. Begitu mendarat di Liverpool, performanya menanjak drastis, bahkan digadang-gadang sebagai bek tengah terbaik di dunia.
Namun, permainan Van Dijk terlihat menurun sejak akhir musim lalu, dan musim ini belum ada tanda-tanda positif.
Apa kata Kieft soal bek Belanda tersebut? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Seperti sudah habis
Kieft tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Van Dijk, tapi jika harus menebak, dia merasa penurunan Van Dijk ini disebabkan oleh rasa berpuas diri. Van Dijk merasa hebat, dan itu membuatnya berhenti berusaha berkembang.
"Dia [Van Dijk] tidak tajam, dia bersikap sama bersama Oranje [Timnas Belanda] dan bersama Liverpool, seperti pemain yang sudah habis, yang terlalu banyak menunjukkan rasa tidak sukanya pada rekan-rekan di lapangan," buka Kieft kepada Goal.
"Di saat yang sama, dia sendiri bermain malas dan acuk tak acuh. Dia membuat banyak kesalahan dan terkadang mengabaikan tugas defensif yang merepotkan dalam pertandingan."
Waktunya dicambuk
Untuk itu, Kieft merasa Van Dijk perlu diperlakukan lebih keras lagi. Potensinya masih ada, tapi tidak maksimal karena mungkin terlalu mudah berpuas diri. Di sinilah tugas Jurgen Klopp sebagai pelatih.
"Dengan statusnya, seharusnya dia berada di barisan terdepan pertarungan tim. Van Dijk butuh waktu lama untuk mencapai level top, dan dia bertahan di level itu dua musim sejauh ini," lanjut Kieft.
"Namun, penting bagi Van Dijk untuk terus mengkritik dirinya sendiri. Lingkungannya pun memegang peran penting," tandasnya.
Sumber: Goal
Baca ini juga ya!
- Sempat Ngamuk ke Staf Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp Buat Klarifikasi
- Cemen! Ogah Bersaing Dengan Trio Firmansah Jadi Alasan Werner Tidak Pilih Liverpool
- Eks Chelsea Ini Sarankan Kepa Pindah dari Stamford Bridge
- Bukan Shevchenko, Bukan Torres, Rekrutan Terburuk Chelsea Sepanjang Masa Itu Bernama Kepa
- Waduh, Barcelona Batal Rekrut Giorginio Wijnaldum dari Liverpool?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










