Peringatan Mohamed Salah: Tanpa Standar Tinggi, Liverpool Bisa Terpuruk
Richard Andreas | 6 Mei 2026 16:16
Bola.net - Kepergian Mohamed Salah dari Liverpool bukan sekadar kehilangan sosok bintang di lapangan. Lebih dari itu, ada kekhawatiran yang mulai mengemuka soal arah dan identitas tim setelah era sang penyerang berakhir.
Dalam wawancara menjelang laga Premier League melawan Manchester United yang lalu, Salah secara terbuka menyinggung satu hal krusial,yaitu soal siapa yang akan menjaga standar tinggi di ruang ganti Liverpool.
Pernyataan itu datang di tengah performa inkonsisten Liverpool musim ini, termasuk kekalahan menyakitkan di Old Trafford. Situasi tersebut seakan memperkuat kekhawatiran bahwa masalah tim bukan hanya soal teknis, tetapi juga mentalitas dan kepemimpinan.
Kekhawatiran Salah Soal Standar Tim

Salah tidak menahan diri ketika membicarakan masa depan Liverpool. Ia mengaku sudah menyampaikan langsung kepada pihak klub tentang satu kekhawatiran utama, yaitu absennya figur teladan setelah dirinya pergi.
Ia mengenang masa awal kedatangannya di Anfield, saat budaya kerja ekstra belum sepenuhnya terbentuk. Salah kemudian menjadi contoh dengan datang lebih awal dan menjalani sesi tambahan sebelum dan sesudah latihan.
“Ketika saya datang, saya merasa tidak ada yang bekerja sebelum latihan dimulai. Saya ingin melakukannya, lalu yang lain ikut. Itu berubah secara otomatis,” ujar Salah.
Ia menegaskan bahwa standar seperti itu harus tetap dijaga. Tanpa sosok yang memimpin lewat contoh, menurutnya, situasi bisa menjadi sulit bagi klub.
Budaya Elite yang Mulai Memudar

Dalam percakapan lain bersama legenda klub Steven Gerrard, Salah menyoroti pentingnya budaya elite di ruang ganti.
Ia menggambarkan bagaimana dalam satu dekade terakhir, setiap pemain memiliki tujuan yang sama dan saling menuntut satu sama lain. Jika ada yang tampil di bawah standar, rekan setim tidak ragu untuk menegur.
“Kami semua punya tujuan yang sama. Kalau Anda tidak melakukannya dengan benar yang lain akan menekan Anda,” kata Salah.
Kini, dengan banyaknya perubahan skuad, ia khawatir ikatan tersebut mulai melemah. Ia berharap pemain yang tersisa mampu menjaga semangat kolektif yang selama ini menjadi fondasi kesuksesan Liverpool.
Performa Buruk dan Sorotan Mentalitas

Kekhawatiran Salah terasa relevan setelah kekalahan 3-2 dari Manchester United di Old Trafford. Pada babak pertama, tim asuhan Arne Slot tampil rapuh dan penuh kesalahan.
Liverpool bahkan beruntung hanya tertinggal dua gol di awal laga. Penampilan tersebut jauh dari gambaran tim yang solid dan saling mendukung.
Sepanjang musim, masalah serupa terus berulang. Liverpool kerap kehilangan arah saat berada di bawah tekanan. Bahasa tubuh para pemain pun menjadi sorotan, dengan kesan kurang bertanggung jawab dan mudah menyerah.
Mentalitas kini menjadi isu utama dalam fase transisi tim, dan Arne Slot tampak belum menemukan solusinya.
Era Berakhir dan Minimnya Sosok Pemimpin
Situasi semakin kompleks dengan kemungkinan berakhirnya sebuah era di Anfield. Selain Salah, wakil kapten Andy Robertson juga disebut akan hengkang.
Masa depan Alisson Becker masih belum pasti di tengah ketertarikan Juventus. Sementara itu, kapten Virgil van Dijk hanya memiliki satu tahun tersisa dalam kontraknya dan akan berusia 35 tahun pada Juli.
Pertanyaan besar pun muncul, siapa yang akan mengambil alih peran kepemimpinan di ruang ganti?
Kekhawatiran ini juga diperkuat oleh jarak yang mulai terasa antara tim dan basis suporter, terutama di tengah musim yang penuh kekecewaan.
Di tengah situasi ini, Dominik Szoboszlai mulai menunjukkan keinginan untuk mengambil peran lebih besar.
Ia mengaku berusaha menjadi contoh bagi rekan setimnya, meski mengakui proses tersebut masih berjalan. Penampilannya di Old Trafford menjadi salah satu titik terang di tengah performa tim yang mengecewakan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







