Pernah Menentang Ide European Super League, Jurgen Klopp: Opini Saya Tak Berubah
Ari Prayoga | 20 April 2021 03:10
Bola.net - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp menegaskan bahwa opininya soal rencana digelarnya European Super League tak berubah. Pria asal Jerman itu tetap menentang ide tersebut.
Sejak Minggu (18/4 2021) kemarin, dunia sepak bola digempar dengan keputusan 12 klub top Eropa termasuk Liverpool untuk menggelar kompetisi baru bertajuk European Super League.
Klopp menjadi salah satu nama yang disorot karena pada 2019 lalu ia pernah menentang keras ide kompetisi baru tersebut, dengan mengatakan bahwa terlalu banyak bigmatch bakal membuat sepak bola sangat membosankan.
Sorotan ini wajar diarahkan ke Klopp karena ternyata kini Liverpool menjadi salah satu klub yang berandil membidani terbentuknya European Super League ini.
Penegasan Klopp
Gelombang protes terhadap European Super League muncul di mana-mana. Klopp pun menegaskan bahwa kini ia tetap menentang ide kompetisi tersebut, meski petinggi klubnya memutuskan sebaliknya.
"Pendapat saya tidak berubah. Jelas saya mendengar untuk pertama kalinya kemarin, dan mencoba mempersiapkan pertandingan, pertandingan yang sangat sulit melawan Leeds, dan saya tahu sejauh ini kami mendapat beberapa informasi, jujur tidak banyak," ujar Klopp kepada Sky Sports.
"Itu sulit. Orang-orang tidak senang tentang itu, dan saya bisa memahaminya, tapi saya tidak bisa mengatakan lebih banyak tentang itu karena kami tidak terlibat dalam proses apa pun, bukan para pemain, bukan saya, kami tidak mengetahuinya. Itu masalahnya atau faktanya, fakta ada di luar sana. Kita harus menunggu untuk melihat bagaimana perkembangannya." tambahnya.
Curhat Klopp
Klopp pun menyatakan bahwa tampil di kompetisi Liga Champions adalah impian semua pemain dan pelatih, termasuk dirinya. Artinya, menggelar kompetisi baru tidak akan bisa menggantikan perasaan tersebut.
"53 tahun dan sejak saya menjadi pemain profesional Liga Champions ada di sana. Tujuan saya selalu - sebagai pemain itu tidak mungkin - sebagai manajer selalu bertujuan untuk melatih tim di sana. Jadi saya jelas tidak punya masalah dengan UCL, saya suka fakta kompetitif sepak bola. Saya suka fakta West Ham mungkin bermain sepak bola UCL musim depan - Saya tidak ingin mereka jujur karena kami mungkin ingin melakukan itu, tapi saya suka mereka punya kesempatan," tutur Klopp.
"Apa yang bisa saya katakan. Ini benar-benar tidak mudah. Apa yang ingin saya katakan juga - saya telah mendengar beberapa hal, dan yang benar-benar tidak saya sukai adalah Liverpool Football Club lebih dari sekadar keputusan," lanjutnya.
Penilaian Klopp
Terlepas dari kerasnya dia dalam menentang gelaran European Super League, Klopp tetap tak sependapat dengan aksi protes fans Liverpool yang mencopot spanduk di tribun Anfield.
"Bagian terpenting dari sepak bola adalah para pendukung dan tim. Dan kami harus memastikan bahwa tidak ada yang menghalangi di antara itu. Saya mendengar mereka mencopot spanduk di Anfield, dan saya tidak mengerti itu karena para pemain tidak melakukan hal yang salah," kata Klopp.
"Kita harus tetap bersatu dan ketika orang lain dari klub lain menggunakan lagu kebangsaan kami untuk melawan kami, saya juga tidak menyukainya sehingga kami dapat menunjukkan bahwa tidak ada yang harus berjalan sendirian saat ini. Ada hal-hal yang harus kita sortir, tetapi tidak ada berkaitan dengan sepak bola, tidak ada hubungannya dengan hubungan antara suporter dan tim, itu bagi saya sangat penting. Karena di masa-masa sulit Anda harus menunjukkan bahwa Anda benar-benar bersatu. Itu tidak berarti Anda harus menyetujui apa pun, tetapi para pemain tidak melakukan kesalahan apa pun, selain tidak memenangkan lebih banyak pertandingan sepak bola," tandasnya.
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




