Persaingan Gelar Liga Inggris Musim Depan Masih Milik Arsenal dan Man City, Liverpool dan MU Cuma Jadi Penonton?

Afdholud Dzikry | 4 Mei 2026 05:08
Persaingan Gelar Liga Inggris Musim Depan Masih Milik Arsenal dan Man City, Liverpool dan MU Cuma Jadi Penonton?
Pemain Manchester City, Rodri, berebut bola dengan pemain Arsenal, Declan Rice, dalam pertandingan Premier League, Minggu (19/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Jamie Carragher melontarkan prediksi soal peta persaingan Premier League musim depan tak lama setelah Liverpool kalah 2-3 dari Manchester United di Old Trafford, Minggu (3/5/2026) malam WIB. Hasil tersebut sekaligus menutup peluang The Reds untuk berbicara banyak dalam perebutan gelar musim ini. Pernyataan Carragher pun langsung menarik perhatian karena menyentuh rivalitas dua tim besar.

Manchester United sendiri memastikan tiket Liga Champions berkat kemenangan itu. Gol Kobbie Mainoo membuat mereka kini unggul enam poin dari Liverpool di klasemen. Meski begitu, performa United dinilai belum cukup meyakinkan untuk bersaing di jalur juara musim depan.

Advertisement

Bagi Liverpool, kekalahan ini menjadi pukulan di akhir musim. Mereka sempat bangkit setelah tertinggal dua gol, tetapi tetap gagal membawa pulang poin dari Old Trafford.

Kini, kedua tim mulai mengalihkan fokus ke persiapan musim 2026-2027. Carragher melihat masih ada jarak kualitas yang cukup lebar antara mereka dengan kandidat utama juara, sebuah pandangan yang memicu perdebatan di kalangan pengamat.

1 dari 3 halaman

MU Masih Jauh dari Jalur Juara

MU Masih Jauh dari Jalur Juara

Matheus Cunha merayakan gol pembuka bersama rekan-rekannya saat Manchester United melawan Liverpool dalam laga Premier League, Minggu (3/5/2026) (c) (AP Photo/Dave Thompson)

Gary Neville sebelumnya sempat menyatakan keyakinannya bahwa Manchester United bisa bersaing dalam perebutan gelar dalam satu atau dua musim ke depan. Ia menilai fondasi tim sudah mulai terbentuk dengan baik.

Namun, Carragher punya pandangan berbeda. Ia menilai posisi ketiga yang diraih United musim ini tidak sepenuhnya mencerminkan kekuatan sebenarnya.

Menurutnya, minimnya jadwal Eropa serta kegagalan di ajang piala domestik justru memberi keuntungan tersendiri. Kondisi itu membuat pemain United lebih segar dibandingkan tim lain yang harus bermain di banyak kompetisi.

"Ada ekonomi palsu dengan Manchester United ketika mereka tidak memainkan sepak bola Eropa dan tersingkir di putaran pertama kedua kompetisi piala. Sekarang hal itu bisa menipu Anda," ujar Jamie Carragher dalam The Gary Neville Podcast.

"Man United akan finis ketiga musim ini tetapi saya sama sekali tidak percaya mereka adalah tim terbaik ketiga di Premier League," tegas mantan bek timnas Inggris tersebut.

2 dari 3 halaman

Liverpool Masih di Atas Man United

Liverpool Masih di Atas Man United

Manajer Liverpool, Arne Slot, memberi isyarat dalam pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions kontra PSG, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Aurelien Morissard

Meski sama-sama diragukan sebagai kandidat juara, Carragher tetap menilai Liverpool berada sedikit di atas Manchester United. Ia menyoroti pengalaman pemain The Reds yang sudah terbiasa memenangkan trofi besar.

Selain itu, faktor cedera disebut menjadi penyebab utama performa Liverpool kurang stabil musim ini. Carragher yakin kondisi tim akan jauh berbeda ketika pemain inti kembali tersedia.

Ia menilai pengalaman mental dan kedalaman skuad menjadi keunggulan Liverpool. Hal tersebut dinilai belum sepenuhnya dimiliki oleh United saat ini.

"Saya masih berpikir Liverpool berada di posisi yang lebih baik dan alasan saya mengatakan itu adalah karena kita telah melihat tim terbaik Man United di lapangan hari ini," tutur Carragher.

"Liverpool memiliki pemain-pemain yang pernah menang sebelumnya dalam hal trofi terbesar. Saya masih berpikir Liverpool berada di posisi yang lebih baik dalam hal skuat saat pemain yang cedera kembali," lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Dominasi Arsenal dan Manchester City

Dominasi Arsenal dan Manchester City

Manchester City vs Arsenal. (c) Bola.net

Carragher memprediksi persaingan gelar musim depan masih akan didominasi dua tim. Arsenal dan Manchester City dinilai berada di level yang berbeda dibandingkan tim lain.

Konsistensi permainan kedua tim membuat mereka sulit disaingi. Arsenal terus menunjukkan perkembangan di bawah Mikel Arteta, sementara City tetap menjadi ancaman serius dengan kedalaman skuad yang dimiliki.

Carragher melihat duel keduanya berpotensi kembali terulang musim depan. Ia tidak memasukkan Manchester United maupun Liverpool sebagai kandidat utama dalam perebutan gelar.

"Saya rasa keduanya tidak akan berada di sana dalam hal gelar juara musim depan. Saya tetap berpikir itu akan menjadi milik Arsenal atau Manchester City," pungkas Carragher.

Manchester United akan melanjutkan jadwal mereka dengan menghadapi Sunderland pekan depan. Sementara itu, Liverpool akan menjamu Chelsea di Anfield dalam upaya mengakhiri musim dengan hasil positif, sembari mulai menatap tantangan baru di musim berikutnya.

LATEST UPDATE