Perubahan Taktik Conte Buat Chelsea Kian Padu
Haris Suhud | 9 Mei 2017 03:59
Bola.net - - Antonio Conte sukses membangkitkan Chelsea musim ini. Menjadi juara di Premier League sudah di depan mata setelah menang atas Selasa (9/4).
Menurut mantan pemain Middlesbrough, Gaizka Mendieta, kebangkitan Chelsea ini tak lepas dari perubahan taktik yang dilakukan Conte di awal musim. Dengan perubahan ini, tim yang musim lalu hanya bisa finis di peringkat 10 tinggal membutuhkan satu kemenangan lagi untuk angkat trofi juara.
Menjamu The Boro di Stamford Bridge, Chelsea menang dengan skor 3-0. Tiga gol tersebut masing-masing diciptakan oleh Diego Costa, Marcos Alonso, dan Nemanja Matic. Tambahan tiga poin ini membuat Chelsea kian kokoh di puncak klasemen dengan jarak tujuh poin dari peringkat dua, Tottenham, yang pekan ini mengalami kekalahan dari West Ham.
Selain juara Premier League, Chelsea juga punya harapan menjadi pemenang FA Cup. Mereka telah melaju ke final dan akan bertemu dengan Arsenal.
Perjalanan Chelsea menuju penampilan terbaiknya musim ini bukan tanpa halangan. Di awal-awal, Conte sempat mengalami masa sulit yang membuatnya sempat dikabarkan akan diputus kontrak lebih dini. Namun setelah menggunakan formasi 3-4-3, Chelsea bermain solid sehingga mendominasi hingga menjelang akhir musim.
Saya kira penting bagi Conte untuk memadukan dan menemukan tim 11, tim yang bermain sepanjang musim ini dan sangat sukses--gol dari [Diego] Costa, [Eden] Hazard kembali dalam performa terbaiknya, Pedro, kata Mendieta pada Omnisport sebelum Chelsea menjalani laga lawan Middlesbrough.
Saya rasa pemain seperti Cesc [Fabregas], meskipun tak bermain reguler, dia paham peran pentingnya dalam tim dan menurut saya itulah yang diraih Conte musim ini. sambungnya.
Musim ini Costa telah mengumpulkan 20 gol dari 33 penampilan di liga. Hazard yang musim lalu meredup juga telah mengumpulkan 15 gol musim ini di Premier League. Adapun Fabregas merupakan satu-satunya pemain yang selalu memberikan 10 assist dalam enam musim di Premier League.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Faktor yang Membuat Man United-nya Carrick Belum Terkalahkan
Liga Inggris 25 Februari 2026, 16:15
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
LATEST UPDATE
-
No Mbappe No Worry! Ada Vinicius yang Siap Selamatkan Real Madrid!
Liga Champions 26 Februari 2026, 11:15
-
Demi Kesejahteraan Pembalap, MotoGP Ingin Tetapkan Upah Minimum Mulai 2027
Otomotif 26 Februari 2026, 10:55
-
Real Madrid Memang Kureng Saat Lawan Benfica, Tapi yang Penting Menang!
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:41
-
Tundukkan Benfica, Real Madrid Tinggalkan Santiago Bernabeu dengan Perasaan Positif
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:33
-
Kalah Dramatis, Juventus Merana: Andai Tidak Teledor di Leg Pertama!
Liga Italia 26 Februari 2026, 09:55
-
Jadwal Lengkap Pertandingan All England 2026, 3-8 Maret 2026
Otomotif 26 Februari 2026, 09:33
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing All England 2026
Bulu Tangkis 26 Februari 2026, 09:26
-
Mantap! Indosiar, SCTV dan Vidio Siarkan FIFA Series 2026 Indonesia, Catat Tanggalnya!
Tim Nasional 26 Februari 2026, 09:19
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58





