Petr Cech Ungkap Momen Paling Berkesan, Fans Chelsea Pasti Suka
Gia Yuda Pradana | 12 Mei 2019 06:30
Bola.net - - Petr Cech akan pensiun pada akhir musim nanti. Kiper Arsenal mantan pilar Chelsea itu memiliki karier yang cemerlang di Inggris.
Cech memperkuat Chelsea periode 2004-2015 sebelum gabung Arsenal.
Selama membela Chelsea, Cech meraih empat gelar Premier League, empat titel Piala FA, juga menjadi kampiun Liga Champions 2011/12 dan Liga Europa 2012/13. Sederet kesuksesan bersama Chelsea itu adalah yang paling berkesan, bukan cuma untuk para fans Chelsea, tapi juga buat pemain yang bersangkutan.
Selama 15 tahun berkarier di Inggris, Cech memilih musim terfavoritnya. Para fans Chelsea pasti suka mendengarnya.
"Musim 2004/05, atau dua gelar di musim 2009/10," kata Cech dalam acara Football Focus di BBC, seperti dikutip Football London.
Scroll terus ke bawah.
Trofi Paling Bergengsi
"Saya melakukan penyelamatan penalti saat 0-0 di final FA Cup [melawan Portsmouth] dan kami memenanginya. Kami meraih dua gelar. Kami harus memenangidelapan laga terakhir musim itu untuk meraih double, dan kami melakukannya," lanjut Cech.
"Kemudian 2012, saya bermain begitu bagus sepanjang musim, tapi kami tak bisa memenangi hanya satu pertandingan. Itu membuat Anda bertanya-tanya, apa yang terjadi."
"Lalu pada akhirnya kami menjuarai Liga Champions, trofi paling bergengsi, yang kami dapatkan ketika semuanya justru terlihat seperti bencana."
Kepindahan ke Arsenal
Cech juga bicara tentang kepindahannya ke Arsenal, setelah posisinya direbut Thibaut Courtois pada musim 2014/15, ketika dia hanya bermain 16 kali untuk The Blues di semua kompetisi.
"Ada rasa frustrasi, dan saya sudah memperkirakannya. Namun saya juga tahu kalau saya masih terlalu bagus untuk duduk di bangku cadangan," ungkap Cech.
"Lalu datanglah opsi Arsenal, dan saya pikir saya akan mengambilnya."
Sejak itu, Cech telah memainkan 138 pertandingan untuk Arsenal. Cech pun bakal memainkan laga terakhir sebagai pemain profesional melawan mantan klubnya, yakni ketika Arsenal bertemu dengan Chelsea dalam final Liga Europa di Baku pada 29 Mei mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
LATEST UPDATE
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
-
Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Sudah Saatnya Juara Lagi
Piala Dunia 22 April 2026, 12:11
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Inter Milan Sudah di Final Coppa Italia, tapi Siapa Lawannya?
Liga Italia 22 April 2026, 11:10
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59








