Plus-Minus Jika Michael Carrick Jadi Manajer Permanen Man United: Keputusan Besar, Tidak Boleh Gegabah!

Richard Andreas | 25 Februari 2026 16:45
Plus-Minus Jika Michael Carrick Jadi Manajer Permanen Man United: Keputusan Besar, Tidak Boleh Gegabah!
Michael Carrick saat memimpin latihan Manchester United (c) MUFC Official

Bola.net - Manchester United kembali berada di situasi yang sudah terlalu sering mereka kenal. Setelah periode penuh gejolak masalah, klub menemukan stabilitas sementara lewat penunjukan Michael Carrick sebagai manajer interim.

Hasil di lapangan langsung berbicara. Dalam enam pertandingan, United mencatat lima kemenangan dan satu hasil imbang, termasuk menundukkan rival-rival besar dan mengembalikan rasa percaya diri yang sempat hilang.

Advertisement

Situasi ini memunculkan pertanyaan besar di Old Trafford: Apakah Carrick cukup meyakinkan untuk dijadikan manajer permanen?

Mau tak mau, harus diakui bahwa kinerja Carrick luar biasa. Dia bisa membalikkan performa tim jadi 180 derajat lebih baik. Kondisi ruang ganti pun tampak lebih sehat dan ceria.

Memang, pengalaman Carrick sebagai pelatih di level tertinggi masih minim, tapi namanya tetap harus dipertimbangkan. Atau mungkin Manchester United sebaiknya kembali mencari sosok berpengalaman demi meminimalkan risiko jangka panjang?

1 dari 2 halaman

Keunggulan Jika Carrick Jadi Manajer Permanen

Keunggulan Jika Carrick Jadi Manajer Permanen

Pelatih kepala Manchester United, Michael Carrick, merayakan kemenangan timnya seusai pertandingan Liga Inggris melawan Fulham, Minggu (1/2/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

1. Momentum Positif dan Performa Tim Stabil

Carrick telah menghasilkan rentetan hasil positif sejak ditunjuk sebagai interim, termasuk kemenangan atas Manchester City, Arsenal, Tottenham, Fulham, dan Everton serta hanya satu imbang dalam enam laga terakhir. Ini menunjukkan tim memiliki kepercayaan taktis terhadap pendekatannya.

2. Koneksi Erat dengan Pemain dan Klub

Carrick dikenal memiliki hubungan kuat dengan grup pemain dan budaya United, karena latar belakangnya sebagai legenda klub dan staf jangka panjang.

Pendekatan personalnya, seperti pengembangan Benjamin Sesko dan Kobbie Mainoo dinilai efektif untuk memaksimalkan potensi skuad.

3. Kesempatan Memaksimalkan Skuad yang Ada

Bukti awal dari Carrick adalah kemampuannya mengeluarkan performa terbaik dari kelompok pemain yang sama sejak awal musim tanpa perubahan besar di Januari. Ini menunjukkan manajemen skuad yang efisien dan adaptif.

4. Komitmen Jangka Panjang dan Kepuasan Penggemar

Carrick menyatakan dirinya siap berkontribusi lebih lama jika dipercaya; banyak fans dan eks pemain merasa promosi yang logis daripada mencari pelatih luar dengan risiko adaptasi baru.

2 dari 2 halaman

Kekurangan / Risiko Jika Carrick Jadi Manajer Permanen

Kekurangan / Risiko Jika Carrick Jadi Manajer Permanen

Pelatih Manchester United, Michael Carrick bersalaman dengan penyerang MU, Matheus Cunha usai laga melawan Manchester City, 17 Januari 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

1. Pengalaman Manajerial yang Terbatas

Kritik utama terhadap Carrick adalah minimnya pengalaman sebagai pelatih utama di level atas. Gary Neville dan analis lain menilai United perlu sosok dengan rekam jejak manajerial yang lebih kuat untuk proyek jangka panjang.

Mereka mengingat pengalaman Ole Gunnar Solskjaer yang awalnya sukses sebagai caretaker tapi kemudian gagal mempertahankan konsistensi setelah diangkat permanen.

2. Risiko Keputusan Besar pada Transfer dan Strategi Jangka Panjang

Jika permanen, Carrick akan menghadapi tuntutan untuk merekrut dan merombak skuad yang sesuai visinya sendiri.

Ini termasuk kebutuhan untuk memperkuat lini tengah, sayap, dan lini depan; tantangan nyata bagi manajer yang baru dalam negosiasi dan bangun strategi transfer jangka panjang.

3. Tekanan Ekspektasi di Klub Besar

Manchester United adalah klub dengan ekspektasi tinggi, terutama lolos ke Liga Champions.

Meski Carrick sedang berada dalam tren positif, keraguan tetap ada tentang konsistensi performa di musim penuh, terutama saat menghadapi tekanan kompetisi domestik dan Eropa bersama pelatih berpengalaman lainnya.

4. Pilihan Alternatif yang Mungkin Lebih Berpengalaman

Manajemen MU dilaporkan mengevaluasi kandidat lain yang lebih berpengalaman, termasuk pelatih dengan rekam jejak kuat di kompetisi Eropa dan liga top.

Jika klub menilai langkah jangka panjang adalah prioritas, mereka mungkin memilih pelatih dari pool kandidat berpengalaman tersebut.

LATEST UPDATE