Pogba Curhat Soal Kariernya di Manchester United: 5 Tahun yang Tidak Memuaskan!
Yaumil Azis | 23 Maret 2022 07:59
Bola.net - Sejak meninggalkan Juventus dan kembali ke Manchester United, Paul Pogba jarang menyentuh piala. Tak heran, sebab klub berjuluk the Red Devils tersebut mengalami puasa gelar dalam lima tahun terakhir.
Manchester United merekrut Pogba seharga 110 juta euro dari Juventus pada tahun 2016 lalu. Pada musim perdananya, Pogba berhasil membantu the Red Devils meraih dua gelar sekaligus, yang berasal dari Liga Europa dan Carabao Cup.
Setelah itu, Manchester United tidak pernah meraih trofi apapun lagi. Mereka hanya mendapatkan harapan, seperti waktu menjadi runner-up Premier League pada musim 2017/18 dan 2020/21.
Musim ini, tidak ada harapan lagi buat Manchester United. Mereka sudah tersingkir dari semua kejuaraan yang diikuti dan terancam tak bisa mengakhiri Premier League di luar empat besar klasemen.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tidak Memuaskan
Pogba mengaku sama sekali tidak senang dengan pencapaian the Red Devils, terlebih pada tahun ini. Menambah indikasi kalau dirinya takkan memperpanjang kontrak dan hengkang pada bulan Juni nanti.
Ya, Pogba belum menandatangani kontrak baru sampai saat ini. Beberapa klub papan atas dikabarkan sedang memantau situasinya, seperti Juventus, Real Madrid, serta PSG, dan siap 'menyelamatkannya' kalau ada kesempatan.
"Kita harus berkata jujur, lima musim terakhir tidak membuat saya puas sama sekali - sungguh tidak sama sekali," katanya kepada Le Figaro.
"Tahun ini sudah mati, kami tidak memenangkan apapun. Entah itu bersama Manchester United atau klub lain, saya ingin memenangkan trofi," lanjutnya.
Tidak Punya Peran Tetap
Pogba sendiri kerap diklaim gagal menunjukkan performa terbaiknya selama di Manchester United. Berbeda ketika masih bermain Juventus dulu, di mana penampilan apik membuat dirinya bisa mendapatkan No.10 kebanggaan Bianconeri.
Namun Pogba berdalih kalau inkonsistensi yang dialami saat ini bukan salahnya. Ia merasa penyebabnya adalah peran dan posisi berbeda yang selalu diberikan pelatih, terutama pada musim ini di bawah asuhan Ralf Rangnick.
"Wajar apabila merasakan perbedaan di Manchester United karena sulit untuk menjadi konsisten ketika anda harus sering berubah posisi, atau sistem tim, atau pasangan anda," kata Pogba lagi.
"Saya akrab dengan [bos Timnas Prancis, Didier Deschamps], dia memberikan peran yang saya tahu. Tapi di Manchester United, apakah saya memiliki peran? Saya menanyakan itu tapi tidak mendapatkan jawaban," pungkasnya.
(Le Figaro via Metro.co.uk)
Baca juga:
- Nostalgia, Nistelrooy Ingat Betapa Tangguhnya AC Milan 2005!
- Saran Ibrahimovic Buat Wonderkid Manchester United: Jangan Cepat Puas!
- Menimbang Peluang Man Utd untuk Empat Besar, Mending Lupakan Saja?!
- Terungkap, Inilah Alasan Utama Manchester United Batal Mengejar Thomas Tuchel
- Mungkinkah Jodoh Rashford Bukan Manchester United, Tapi Liverpool?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





