Potensi Bahaya Mengintai di Balik Pasifnya Chelsea di Bursa Transfer, Apa Itu?
Asad Arifin | 4 Februari 2020 08:29
Bola.net - Chelsea membuat kejutan besar di bursa transfer Januari 2020. Bukan dengan membeli pemain berharga mahal, The Blues secara dramatis justru tidak membeli satu pun pemain baru di bursa transfer.
Chelsea membuka musim 2019/2020 dengan sanksi larangan membeli pemain baru. Ditambah kehilangan Eden Hazard yang pindah ke Real Madrid. Beban berat pun ada di puncak Frank Lampard, manajer baru.
Tidak belanja di awal musim, Chelsea disebut punya dana besar untuk belanja pemain di bursa transfer Januari 2020. Mereka disebut bakal menggelontorkan dana hingga 150 juta pounds.
Namun, apa yang terjadi? Tidak ada nama Jadon Sancho di skuad Chelsea. Begitu juga Wilfried Zaha. Dua pemain bidikan utama klub. Chelsea pun gagal mendapatkan Edinson Cavani dan melepas Olivier Giroud.
Di Balik Kegagalan Chelsea di Bursa Transfer
Jurnalis Sky Sports, Kaveh Solhekol, cukup terkejut dengan sikap Chelsea yang pasif di bursa transfer Januari 2020. Di balik kegagalan klub membeli pemain bidikan, dia menyebut ada dua situasi yang mungkin kini dirasakan Frank Lampard.
"Ada dua versi berbeda tentang apa yang terjadi di balik layar di Chelsea," kata Kaveh Solhekol pada Sky Sports.
"Apakah itu Frank Lampard menjadi semakin frustrasi dengan apa yang dia anggap sebagai kurangnya dukungan atau dia menerima bahwa Chelsea sudah bekerja keras tetapi gagal untuk membawa beberapa targetnya pada bulan Januari," kata Kaveh Solhekol.
Namun, terlepas dari sikap Chelsea di bursa transfer Januari 2020, Kaveh Solhekol melihat ada potensi bahaya yang mengintai Chelsea. Mereka nampaknya harus bekerja lebih keras di bursa transfer awal musim 2020/2021.
"Siapa pun yang Anda percaya, tidak dapat dipungkiri bahwa Chelsea harus menghabiskan banyak uang di musim panas [Juli 2020]. Pemain seperti Jadon Sancho dan Ben Chilwell tidak akan murah atau mudah didapat," kata Kaveh Solhekol.
Potensi Bahaya Mengintai Chelsea
Dengan tidak membeli pemain baru, Kaveh Solhekol menilai ada resiko besar yang kini membayangi Chelsea. Mereka berpotensi kehilangan tempat di zona Liga Champions. Apalagi, tim pesaing melakukan pembenahan skuad dengan pemain baru.
"Tottenham, Manchester United, Sheffield United, Wolves, dan Arsenal membeli pemain untuk membantu manajer mereka meraih posisi empat besar, tetapi Lampard harus puas dengan apa yang ia miliki," kata Kaveh Solhekol.
"Jika Chelsea kehilangan tempat Liga Champions musim ini, Frank Lampard akan melihat kembali pada jendela transfer Januari sebagai peluang yang terlewatkan," tambah Kaveh Solhekol.
Chelsea saat ini masih berada di posisi ke-4 klasemen pekan ke-25 Premier League musim 2019/2020. The Blues mengumpulkan 41 poin, unggul empat poin dari Tottenham yang berada di posisi kedua.
Sumber: Sky Sports
Baca Ini Juga:
- Bruno Fernandes Bisa Jadi Kevin De Bruyne-nya Manchester United
- Liverpool Junior Berjuang di FA Cup, Senior Berlibur di Amerika Serikat
- Liverpool Dianggap Bisa Bangun Dinasti Galacticos Dimulai dari Kylian Mbappe
- Klopp Tidak Sepenuhnya Tinggalkan Liverpool Junior yang Tampil di FA Cup
- Joshua King Kecewa karena Di-PHP Manchester United, Ada Apa?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Akhirnya Punya SIM, Tertangkap Nyetir Mobil Mini di Paris
Bolatainment 7 Maret 2026, 00:17
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45
-
Manchester United Diam-diam Protes Jadwal Liga Inggris, Ada Masalah Apa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:46
-
Prediksi Athletic Club vs Barcelona 8 Maret 2026
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 21:36
-
Prediksi Newcastle vs Man City 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:21
-
Prediksi Juventus vs Pisa 8 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 21:10
-
Tempat Menonton Wolves vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:00













