Raheem Sterling yang Selalu 'Mati Kutu' Lawan Manchester United
Asad Arifin | 8 Desember 2019 03:56
Bola.net - Raheem Sterling telah menjelma sebagai salah satu pemain terbaik Inggris dalam beberapa tahun terakhir. Akan tetapi, ketika berjumpa Manchester United, pemain Manchester City tersebut selalu mati kutu.
Man City baru saja usai menjamu United di pekan ke-16 Premier League, Minggu (8/12/2019) dini hari WIB. Pada duel di Stadion Etihad, Man City kalah dengan skor 1-2 atas sang tamu.
Dua gol United pada laga Derbi Manchester dicetak Marcus Rashford dari eksekusi penalti [23] dan Anthony Martial [29]. Sementara, Man City baru memperkecil kedudukan pada menit ke-85 lewat Nicolas Otamendi.
Man City sebenarnya bermain lebih dominan dibanding United. Pasukan Pep Guardiola tampil menekan sejak menit awal. Hanya saja, serangan balik yang dibangun United selalu membuat repot John Stones dan kolega di lini belakang.
Raheem Sterling Mati Kutu
Raheem Sterling menjadi andalan bagi Man City saat menjamu United. Sebab, Mman City tidak bisa memainkan Sergio Aguero karena cedera. Raheem Sterling jadi andalan untuk mencetak gol, bersama Gabriel Jesus dan Bernardo Silva.
Namun, Raheem Sterling tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Pemain berusia 24 tahun memang mampu melakukan empat dribble sukses dan akurasi umpan mencapai 86 persen di laga derbi, tetapi tidak gol yang dicetaknya.
Jangankan mencetak gol, melepas tendangan ke gawang saja Raheem Sterling tidak mampu. Dia melepas dua upaya tendangan, tetapi semuanya mampu diblok pemain-pemain United. Raheem Sterling pun mati kutu pada duel kali ini.
Sebenarnya, bukan kali ini saja Raheem Sterling tidak berkutik ketika berjumpa United. Tercatat, dalam 17 laga terakhir, Raheem Sterling tidak pernah mampu mencetak gol ke gawang United. Padahal, dia telah menjelma sebagai pencetak gol ulung.
Performa Apik Aaron Wan-Bissaka
Mati kutunya Raheem Sterling pada duel Minggu (8/12/2019) dini hari tentu saja tidak lepas dari aksi gemilang Aaron Wan-Bissaka. Bek 21 tahun tersebut membuat Sterling tidak mampu melakukan banyak hal sepanjang laga.
Wan-Bissaka menjadi pemain yang sangat sibuk di lini pertahanan United. Dia harus menjaga setiap gerak Sterling. Bahkan, Wan-Bissaka tercatat sebagai pemain dengan jumlah tekel paling banyak dibanding pemain lain [5 kali].
Wan-Bissaka juga tujuh kali melakukan sapuan bola dari pertahanan United. Untuk catatan ini, dia hanya kalah dari duet bek tengah Harry Maguire [10 kali] dan Victor Lindelof [8 kali]. Tidak heran jika fans United memilih Wan-Bissaka sebagai Man of the Match pada duel melawan Man City.
Sumber: Squawka, Whoscored
Baca Ini Juga:
Fred Jadi Korban Rasisme di Derby Manchester
Jantan, Kyle Walker Akui MU Layak Menangkan Derby Manchester
Menangi Derby Manchester, Marcus Rashford: Harusnya Bisa Lebih Banyak Gol!
Man of the Match Manchester City vs Manchester United: Marcus Rashford
Hasil Pertandingan Manchester City vs Manchester United: 1-2
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ederson Ternyata Sudah di Manchester, Sedikit Lagi Jadi Pemain MU?
Liga Inggris 10 Juli 2026, 10:59
-
Tes Medis Lancar, MU Resmikan Transfer Andrey Santos Hari Ini
Liga Inggris 10 Juli 2026, 08:37
LATEST UPDATE
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
-
Jose Mourinho Blokir Kepindahan Federico Valverde ke Manchester United
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 17:00
-
Mau Kalahkan Norwegia, Inggris Harus Bisa 'Matikan' Erling Haaland
Piala Dunia 11 Juli 2026, 14:00
-
Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
Liga Inggris 11 Juli 2026, 13:00
-
Baru Cetak Satu Gol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Bodo Amat!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 11:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











