Ralf Rangnick di MU: Baru 8 Laga, tapi Sudah Pakai 30 Pemain Berbeda!
Asad Arifin | 18 Januari 2022 13:38
Bola.net - Ralf Rangnick tampaknya masih mencari formula terbaik dalam peran sebagai manajer Manchester United. Sebagai bukti, dari delapan laga yang sudah dimainkan, Rangnick telah memakai 30 pemain berbeda.
Rangnick ditunjuk sebagai manajer baru United pada Desember 2021 lalu. Dia menggantikan peran Ole Gunnar Solskjaer yang didepak karena hasil buruk pada awal musim 2021/2022 ini.
Di United, Rangnick hanya akan bertugas sebagai manajer hingga akhir musim 2021/2022. Namun, setelah itu, dia tidak akan meninggalkan Old Trafford. Sebab, Rangnick bakal punya peran lain yakni sebagai penasehat.
Rangnick telah memakai 30 pemain berbeda di United. Benarkah? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters:
8 Laga, 30 Pemain!

Rangnick, seperti data yang diambil dari Transfermarkt, baru memainkan delapan laga sebagai manajer United. Hasil yang didapat tidak terlalu buruk, tetapi juga tidak terlalu istimewa.
Dari delapan laga di semua ajang, pria asal Jerman itu membawa United empat kali menang. Empat laga disananya berakhir dengan tiga kali imbang dan sekali kalah.
Yang menarik dari delapan laga yang sudah dimainkan Rangnick di United adalah jumlah pemain yang dipakai. Rangnick telah memakai 30 pemain berbeda. Hanya tersisa tiga pemain di tim utama yang belum pernah dimainkan yakni Paul Pogba, Matej Kovar, dan Bjorn Hardley.
Rangnick tampaknya masih mencari pemain yang cocok dengan skema yang ingin dimainkan. Selain itu, Rangnick juga sempat mencoba banyak pemain muda pada laga tidak menentukan di Liga Champions melawan Young Boys.
Orbitkan Pemain Muda

Rangnick sohor dengan kecermatan dalam mengorbitkan pemain muda. Reputasi itu sudah dibangun ketika dia bekerja di Schalke, Hoffenheim, RB Leipzig, dan klub-klub lain yang memakai jasanya.
Hal yang sama juga terjadi di United. Rangnick telah memberi menit bermain pada Zidane Iqbal dan Charlie Savage yang usianya baru 18 tahun. Mereka tampil pada laga Liga Champions kontra Young Boys.
Salah satu pemain muda -produk akademi- yang mendapat porsi bermain cukup banyak pada era Rangnick adalah Anthony Elanga. Pemain 19 tahun itu tercatat ambil bagian pada lima dari delapan laga Rangnick sebagai manajer United.
Hanya Greenwood yang Selalu Bermain

Dari delapan laga yang dijalani Ralf Rangnick sebagai manajer United, hanya ada satu pemain yang tidak pernah absen. Pemain itu adalah Mason Greenwood. Dia selalu tampil, baik inti maupun pengganti.
Pada delapan laga yang dimainkan, pemain didikan akademi United itu mencetak satu gol dan assist. Pada beberapa wawancara, Rangnick mengakui bahwa Greenwood punya potensi yang cukup besar.
Sementara, David de Gea menjadi pemain kedua yang paling sering bermain. De Gea memainkan tujuh laga dan semuanya sebagai pemain inti. Kiper asal Spanyol juga tidak pernah diganti.
Bagaiamana dengan Ronaldo?

Cristiano Ronaldo tetap menjadi tumpuan bagi Rangnick. Ronaldo adalah andalan di lini depan, jika kondisinya bugar. Ronaldo sendiri absen pada dua laga terakhir United karena mengalami cedera.
Ronaldo ambil bagian pada lima dari tujuh laga Rangnick sebagai manajer United. Pemain asal Portugal itu mampu mencetak dua gol dan satu assist. Semua penampilan Ronaldo terjadi pada laga Premier League.
Klasemen Premier League
Sumber: Transfermarkt
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Manchester United Putuskan Pelatih Baru Sebelum Musim 2021/22 Rampung
- Rafl Rangnick Terapkan Latihan 7v7 dan 5v5 di Manchester United, Buat Apa?
- Prediksi Brentford vs Manchester United 20 Januari 2022
- Jose Mourinho Dilirik Everton untuk Jadi Manajer Baru
- Dipulangkan ke Arsenal karena Perilaku Buruk? Jawaban Aubameyang: Bohong!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








