Ranieri: Saya Bukan Penyihir, Saya Pekerja Keras
Editor Bolanet | 16 April 2016 18:00
Selama ini Ranieri memang bukanlah 'idola' dari media selama waktunya menjadi pelatih, baik saat di Italia, Spanyol, Inggris atau pun saat menukangi Yunani. Namun musim ini menjadi masa terbaik pelatih asal Italia tersebut.
Dikatakan Ranieri, salah satu masa terberatnya adalah saat menukangi Yunani di mana ia dinilai gagal mengemban tugas dan akhirnya dipecat. Salah satu kekalahan paling diingat penduduk Yunani adalah kekalahan dari Kepulauan Faroe di kandang sendiri.
Karena itu, Ranieri mengatakan bahwa pemberitaan positif mengenai dirinya musim ini merupakan hal yang bagus bagi reputasinya.
Itu bagus. Tapi saya telah sering kali berada di halaman depan surat kabar Italia dan juga di halaman depan surat kabar Yunani. Tapi saya adalah tetap seorang pelatih yang sama, ujarnya.
Di Yunani, saya bekerja dengan pemain hanya 15 kali selama empat bulan, itu berarti tiga hari sebelum setiap laga digelar, tanpa laga uji coba, tanpa apapun. Apa yang bisa saja lakukan? Saya bukan penyihir. Saya seorang pekerja keras, tegasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Transfer Sukses Mbeumo dan Cunha Jadi Cetak Biru Strategi Man Utd
Liga Inggris 5 Juni 2026, 04:56
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















