Rapor Pemain Arsenal di Balik Juara Premier League 2025/2026: Raya dan Rice Bersinar, Gyokeres Bisa Bangkit!
Richard Andreas | 20 Mei 2026 11:04
Bola.net - Arsenal akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali menjuarai Premier League. Gelar itu resmi menjadi milik pasukan Mikel Arteta setelah Manchester City hanya bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth pada pekan ke-37.
Keberhasilan tersebut terasa semakin spesial karena Arsenal sebelumnya tiga musim beruntun hanya finis sebagai runner-up. Musim ini, The Gunners tampil jauh lebih matang dan konsisten dalam menghadapi tekanan sepanjang persaingan dengan Manchester City.
Arteta sukses membangun skuad yang tidak hanya kuat secara taktik, tetapi juga punya kedalaman pemain yang jauh lebih baik dibanding musim-musim sebelumnya. Arsenal mampu bertahan meski sempat diterpa badai cedera, terutama di lini belakang dan sektor kreatif.
Pertahanan menjadi fondasi utama keberhasilan Arsenal musim ini. David Raya memenangkan Golden Glove ketiganya secara beruntun, sementara duet Gabriel Magalhaes dan William Saliba kembali tampil dominan di jantung pertahanan.
Di lini tengah, Declan Rice berkembang menjadi motor permainan Arsenal dalam berbagai peran. Kehadiran Martin Zubimendi juga memberi keseimbangan penting, sedangkan Eberechi Eze langsung mencuri perhatian setelah kepindahannya dari Crystal Palace.
Lini depan Arsenal memang sempat inkonsisten akibat cedera beberapa pemain utama. Namun Bukayo Saka tetap menjadi ancaman utama, sementara Viktor Gyokeres perlahan menemukan bentuk terbaiknya setelah start lambat di awal musim.
Berikut rapor lengkap pemain Arsenal dalam perjalanan menuju gelar Premier League 2025/2026.
Kiper dan Lini Belakang

David Raya (9/10)
Penjaga gawang terbaik Arsenal musim ini, bahkan layak disebut sebagai salah satu pemain terbaik Premier League secara keseluruhan. Raya berkali-kali menyelamatkan Arsenal lewat penyelamatan krusial dan kembali merebut Golden Glove.
Jurrien Timber (8/10)
Sulit dikalahkan dalam duel satu lawan satu. Sebelum cedera pangkal paha mengganggunya sejak Maret, Timber tampil sangat konsisten dengan kontribusi tiga gol dan lima assist.
Cristhian Mosquera (7/10)
Mampu beradaptasi dengan baik pada musim pertamanya di Inggris. Sempat tampil dalam situasi sulit saat William Saliba cedera, tetapi menunjukkan kualitas sebagai bek tengah yang tenang.
Ben White (6/10)
Kesulitan mendapat tempat reguler karena performa apik Timber. Sempat menunjukkan chemistry bagus lagi bersama Bukayo Saka sebelum cedera kembali menghambat musimnya.
Riccardo Calafiori (7/10)
Memulai musim dengan sangat baik dan sempat menjadi sosok penting di sisi kiri pertahanan. Cedera membuat ritmenya terganggu, tetapi tetap menjadi pilihan utama saat fit.
Piero Hincapie (7/10)
Datang pada menit akhir bursa transfer dan langsung memberi dampak positif. Bermain lugas dan disiplin, terutama ketika Arsenal membutuhkan kestabilan di sektor kiri.
Gabriel Magalhaes (9/10)
Sangat berpengaruh di kedua ujung lapangan. Absennya Gabriel karena cedera hamstring sempat membuat performa Arsenal menurun drastis sebelum Natal.
William Saliba (9/10)
Kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu bek terbaik dunia. Tenang, cepat, dan hampir selalu mampu membaca situasi dengan sempurna.
Lini Tengah

Martin Zubimendi (8/10)
Langsung nyetel sejak didatangkan pada musim panas. Kombinasinya bersama Declan Rice menjadi fondasi dominasi Arsenal di paruh pertama musim.
Declan Rice (9/10)
Jantung permainan Arsenal sepanjang musim. Rice tampil luar biasa dalam berbagai peran, mulai dari box-to-box hingga deep-lying playmaker.
Myles Lewis-Skelly (7/10)
Awalnya kesulitan mendapat menit bermain reguler. Namun kesempatan bermain di lini tengah dimanfaatkannya dengan sangat baik dalam beberapa laga terakhir.
Martin Odegaard (7/10)
Cedera kembali menghambat musim sang kapten. Meski begitu, Odegaard tetap mampu memberikan momen penting ketika Arsenal membutuhkannya.
Mikel Merino (7/10)
Memberi fleksibilitas penting untuk Arteta, termasuk saat dimainkan sebagai striker dadakan. Cedera patah kaki pada Januari menjadi kehilangan besar untuk Arsenal.
Eberechi Eze (8/10)
Langsung mencuri hati fans Arsenal, terutama berkat performa luar biasa melawan Tottenham. Sempat kehilangan tempat, tetapi bangkit dan tampil penting dalam fase akhir musim.
Ethan Nwaneri (5/10)
Kesulitan mendapatkan menit bermain sebelum dipinjamkan ke Marseille pada Januari. Masa depannya di Arsenal kini masih belum jelas.
Christian Norgaard (4/10)
Minim kontribusi setelah didatangkan dari Brentford. Jarangnya ia dimainkan membuat beban Zubimendi semakin berat di akhir musim.
Lini Depan

Bukayo Saka (8/10)
Masih menjadi ancaman utama Arsenal meski musimnya terganggu cedera. Kehadirannya kembali di fase akhir musim sangat membantu dorongan menuju gelar.
Noni Madueke (6/10)
Transfernya sempat dipertanyakan sejak awal. Memberi kedalaman skuad, tetapi kontribusi gol dan assist masih jauh dari harapan.
Gabriel Martinelli (7/10)
Lebih bersinar di Liga Champions dibanding Premier League. Tetap memberi kontribusi penting sebagai pemain rotasi dalam sistem Arteta.
Leandro Trossard (8/10)
Kerap muncul sebagai penentu kemenangan Arsenal. Gol-gol pentingnya membantu Arsenal melewati laga-laga ketat sepanjang musim.
Max Dowman (7/10)
Wonderkid 16 tahun yang mulai mencuri perhatian publik. Golnya ke gawang Everton membuat namanya semakin ramai dibicarakan.
Gabriel Jesus (5/10)
Belum benar-benar kembali ke performa terbaik setelah cedera panjang. Masa depannya di Emirates kini mulai dipertanyakan.
Viktor Gyokeres (8/10)
Awalnya kesulitan beradaptasi dan sempat mandek gol. Namun perlahan bangkit dan akhirnya mencetak 14 gol liga pada musim debutnya.
Kai Havertz (7/10)
Cedera lutut di awal musim sangat memengaruhi kontribusinya. Tetap menunjukkan insting gol meski menit bermainnya terbatas.
Klasemen Liga Inggris
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


