Rapor Pemain Chelsea Saat Dikalahkan Arsenal: Robert Sanchez Blunder, tapi Alejandro Garnacho Gacor
Ari Prayoga | 15 Januari 2026 06:44
Bola.net - Chelsea harus menelan pil pahit pada leg pertama semifinal Carabao Cup usai takluk 2-3 dari Arsenal di Stamford Bridge, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB. Hasil ini tak lepas dari penampilan buruk kiper Robert Sanchez yang melakukan dua kesalahan fatal, meski kebangkitan singkat The Blues lewat aksi gemilang Alejandro Garnacho membuat asa ke final masih terbuka.
Bermain di kandang sendiri, Chelsea sejatinya datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah pesta gol 5-1 atas Charlton Athletic pada laga perdana di era pelatih baru, Liam Rosenior. Namun, semua momentum positif itu seolah sirna hanya dalam hitungan menit ketika Sanchez gagal mengantisipasi sepak pojok Declan Rice. Ben White dengan mudah menanduk bola ke gawang kosong pada menit ketujuh.
Arsenal tampil agresif sepanjang babak pertama dan terus menekan lini belakang Chelsea. Meski begitu, tuan rumah masih beruntung hanya tertinggal satu gol hingga turun minum. Petaka kembali datang di awal babak kedua. Kesalahan Sanchez dalam mengamankan umpan rendah membuat Viktor Gyokeres tanpa kesulitan menceploskan bola dari jarak dekat, memperlebar keunggulan Arsenal.
Saat situasi kian sulit, Rosenior memasukkan Alejandro Garnacho dari bangku cadangan. Keputusan itu langsung berbuah manis. Winger asal Argentina tersebut menunjukkan ketenangan dengan menyarangkan bola di sela kaki Kepa Arrizabalaga, menghidupkan kembali harapan publik Stamford Bridge. Namun, Arsenal merespons cepat lewat tembakan keras Martin Zubimendi yang kembali menjauhkan keunggulan tim tamu.
Garnacho belum selesai. Ia kembali mencatatkan namanya di papan skor dan membawa Chelsea menutup laga dengan kekalahan tipis 2-3. Dua gol tersebut setidaknya memberi modal penting jelang leg kedua di Emirates Stadium, meski Chelsea kini wajib membalikkan keadaan untuk bisa melangkah ke final di Wembley.
Di balik skor akhir, performa individu pemain Chelsea menuai sorotan. Robert Sanchez menjadi figur paling disorot dengan penampilan yang jauh dari kata memuaskan, meski sempat melakukan satu penyelamatan krusial di babak kedua. Lini belakang The Blues juga tampak rapuh menghadapi tekanan Arsenal, dengan minimnya kepemimpinan dan kesalahan-kesalahan mendasar.
Berikut rapor pemain Chelsea di laga ini selengkapnya.
Kiper dan Bek

Robert Sanchez (2/10)
Penampilan yang sulit dilupakan dengan cara yang buruk. Dua kesalahan elementer berujung gol Arsenal. Gagal membaca sepak pojok Declan Rice dan ceroboh mengamankan bola rendah yang berakhir pada gol Gyokeres. Satu penyelamatan gemilang di babak kedua tak cukup menutupi malam kelamnya.
Josh Acheampong (4/10)
Kurang nyaman bermain di sisi lapangan. Beberapa kali kewalahan menghadapi pergerakan Leandro Trossard yang cukup leluasa mengeksploitasi areanya.
Wesley Fofana (4/10)
Tak mampu menjadi pemimpin di jantung pertahanan. Koordinasi dengan rekan-rekannya kurang solid, membuat lini belakang Chelsea mudah ditekan.
Trevoh Chalobah (3/10)
Kesulitan besar menghadapi duel fisik Viktor Gyokeres. Distribusi bolanya juga tidak efektif dan beberapa kali memutus ritme permainan tim sendiri.
Marc Cucurella (3/10)
Terlibat duel panas dengan Bukayo Saka yang berujung kartu kuning. Sepanjang laga, Cucurella kalah dalam adu kecepatan dan positioning di sisi kiri.
Lini Tengah

Andrey Santos (5/10)
Mengisi peran Moises Caicedo yang absen, namun belum mampu memberi keseimbangan yang sama. Kalah dominan dari duet Declan Rice dan Martin Zubimendi.
Enzo Fernandez (6/10)
Masih menjadi motor kreativitas Chelsea dengan beberapa peluang yang ia ciptakan. Sayangnya, pengaruhnya di lini tengah kerap teredam oleh solidnya gelandang Arsenal.
Joao Pedro (5/10)
Sulit menemukan ruang di area berbahaya. Minim sentuhan krusial dan jarang melepaskan tembakan sebelum akhirnya ditarik keluar.
Lini Depan

Estevao (7/10)
Cukup merepotkan pertahanan Arsenal saat mendapat ruang untuk berlari. Terlibat adu emosi dengan Trossard yang membuatnya diganjar kartu kuning, namun tetap menjadi salah satu ancaman utama.
Marc Guiu (4/10)
Nyaris tak memberi dampak berarti di lini serang. Pergerakannya mudah dipatahkan dan akhirnya digantikan demi mengubah dinamika permainan.
Pedro Neto (7/10)
Tampil lebih hidup di babak kedua. Assist untuk gol pertama Garnacho menjadi bukti kontribusinya, dan ia terlihat berbahaya setiap kali Chelsea melancarkan serangan balik.
Pemain Pengganti

Alejandro Garnacho (8/10)
Super-sub sejati. Masuk dan langsung memberi perubahan signifikan. Dua golnya menjaga Chelsea tetap “hidup” dalam perebutan tiket final. Pemain terbaik Chelsea di laga ini.
Benoit Badiashile (5/10)
Masuk menggantikan Acheampong dan cukup disiplin, meski sempat menerima kartu kuning akibat pelanggaran terhadap Saka.
Jorrel Hato (4/10)
Dimasukkan untuk menambah kekuatan bertahan, namun belum mampu memberi rasa aman di lini belakang.
Tosin Adarabioyo (4/10)
Menambah tenaga segar di pertahanan, tetapi Chelsea tetap terlihat rentan hingga peluit akhir.
Shumaira Mheuka (N/A)
Masuk di menit-menit akhir saat Chelsea mengejar gol penyama. Waktu bermain terlalu singkat untuk dinilai.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
