Rasmus Hojlund Cetak 2 Gol Pakai Kaki Lemah, Ngaku Levelnya Sekarang Sudah Jauh di Atas Saat di MU
Editor Bolanet | 29 Desember 2025 10:16
Bola.net - Rasmus Hojlund menjadi bintang utama saat Napoli membungkam Cremonese di laga lanjutan Serie A, Minggu (28/12/2025) malam WIB. Striker pinjaman dari Manchester United itu memborong dua gol kemenangan Partenopei.
Uniknya, Hojlund mencetak brace tersebut menggunakan kaki kanan yang merupakan kaki lemahnya. Momen ini jarang terjadi sepanjang karier sang pemain.
Kemenangan 2-0 ini sekaligus menjadi pelipur lara usai kekalahan dari Udinese sebelumnya. Napoli sukses kembali ke jalur kemenangan dengan gaya meyakinkan.
Hojlund kini merasa dirinya telah berevolusi menjadi pemain yang jauh lebih berbahaya. Ia mengklaim performanya terus membaik setiap musimnya.
Keajaiban Kaki Kanan Hojlund

Hojlund sendiri terkejut bisa mencetak dua gol menggunakan kaki kanannya di laga tersebut. Biasanya, ia sangat bergantung pada kekuatan kaki kirinya.
Momen langka ini menjadi bukti insting golnya yang kian tajam di depan gawang. Ia mampu memaksimalkan peluang meski dalam posisi yang tidak ideal.
"Itu tidak sering terjadi!" aku Hojlund sambil tertawa kepada DAZN Italia.
"Saya hanya senang dengan hasilnya, menang 2-0 di sini tidak mudah, Cremonese menyulitkan banyak tim musim ini," tambahnya.
Evolusi Pasca Manchester United
Pemain berusia 22 tahun ini merasa level permainannya sudah jauh meningkat. Pengalaman bermain di Atalanta dan Manchester United memberinya pelajaran berharga.
Hojlund kini merasa lebih matang secara mental dan teknik dibandingkan sebelumnya. Ia siap mencapai puncak performanya bersama Napoli.
"Saya menjadi lebih baik setiap musim. Jelas, saya sedikit lebih muda di Atalanta," jelas Hojlund.
"Saya punya sedikit lebih banyak pengalaman sekarang, bermain di Premier League dan Liga Champions," lanjutnya dengan percaya diri.
Pujian untuk Politano
Tak lupa, Hojlund memberikan kredit khusus kepada rekannya, Matteo Politano. Winger Italia itu dinilai punya peran vital meski jarang mendapat sorotan.
Politano dianggap sebagai sosok yang bekerja keras demi keseimbangan tim. Hojlund merasa beruntung bisa bermain satu tim dengannya.
"Saya bermain bersama beberapa pemain hebat sekarang, seperti Politano, yang tidak mendapatkan pujian karena belum mencetak banyak gol," puji Hojlund.
"Tetapi dia sangat membantu tim dan merupakan pemain top. Dia sangat penting bagi kami," tegasnya.
Mengulang Sejarah Era Maradona
Napoli menutup tahun 2025 dengan raihan Scudetto dan Supercoppa Italiana di lemari trofi. Ini adalah pencapaian historis bagi publik Naples.
Untuk pertama kalinya sejak era Diego Maradona tahun 1990, Napoli meraih dua trofi dalam satu tahun kalender. Matteo Politano pun tak bisa menyembunyikan kebanggaannya.
"Ini adalah tahun 2025 yang spektakuler bagi semua penggemar Napoli, karena kami membawa pulang dua trofi," ujar Politano.
"Sekarang kami mengakhiri tahun dengan kemenangan besar dan harus melanjutkannya di tahun 2026 dengan rasa lapar ini," tutupnya optimis.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

