Redknapp: Mourinho Pun Takkan Selamatkan QPR
Editor Bolanet | 12 Oktober 2013 14:45
- Harry Redknapp gagal menyelamatkan dari degradasi Premier League musim lalu. Namun ia membela diri dengan menyebut manajer sekaliber Jose Mourinho pun takkan bisa melakukan misi tersebut.
Meski menggelontorkan dana besar untuk menggaji para pemain bintang, QPR tetap tergusur dari kasta tertinggi setelah finis di dasar klasemen dengan hanya mengemas empat kemenangan musim lalu. Namun Redknapp menyebut jika skuat yang ia warisi dari Mark Hughes tersebut memang sudah sedemikian parah.
Jose Mourinho saja takkan bisa menjaga QPR bertahan (di Premier League) musim lalu. Skuat yang saya warisi pada November tahun lalu begitu tak seimbang, tak disiplin dan tak punya kepercayaan diri, ungkapnya dalam otobiografi berjudul 'Always Managing: My Autobiography'.
Redknapp menambahkan jika jajaran direktur dan sang pemilik klub asal Malaysia, Tony Fernandes adalah sosok baik namun naif dalam aspek sepakbola. Oleh karena itu, maka para petinggi QPR pun diakali oleh sosok yang mereka percayai macam agen pemain dan penasehat klub.
Mereka mungkin tak pernah bertemu pemain, atau bersinggungan sepakbola sebelumnya, tak tahu pasar dan dengan sembrono membeli mahal pemain impor yang sangat biasa-biasa saja. Mereka menggaji pemain dengan nilai selangit, namun hanya ditonton oleh 18.000 orang di Loftus Road. Itu tak bisa diterima, sambungnya. [initial]
Kick and Premier League Rush!
Meski menggelontorkan dana besar untuk menggaji para pemain bintang, QPR tetap tergusur dari kasta tertinggi setelah finis di dasar klasemen dengan hanya mengemas empat kemenangan musim lalu. Namun Redknapp menyebut jika skuat yang ia warisi dari Mark Hughes tersebut memang sudah sedemikian parah.
Jose Mourinho saja takkan bisa menjaga QPR bertahan (di Premier League) musim lalu. Skuat yang saya warisi pada November tahun lalu begitu tak seimbang, tak disiplin dan tak punya kepercayaan diri, ungkapnya dalam otobiografi berjudul 'Always Managing: My Autobiography'.
Redknapp menambahkan jika jajaran direktur dan sang pemilik klub asal Malaysia, Tony Fernandes adalah sosok baik namun naif dalam aspek sepakbola. Oleh karena itu, maka para petinggi QPR pun diakali oleh sosok yang mereka percayai macam agen pemain dan penasehat klub.
Mereka mungkin tak pernah bertemu pemain, atau bersinggungan sepakbola sebelumnya, tak tahu pasar dan dengan sembrono membeli mahal pemain impor yang sangat biasa-biasa saja. Mereka menggaji pemain dengan nilai selangit, namun hanya ditonton oleh 18.000 orang di Loftus Road. Itu tak bisa diterima, sambungnya. [initial]
Kick and Premier League Rush!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
-
Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 11:30
-
Manchester United Mundur dari Perburuan Cysencio Summerville?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 10:30
-
Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
Liga Inggris 21 Juli 2026, 10:00
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








