Rencana Besar Manchester United: 5 Langkah Menuju Kebangkitan di Musim Panas 2026

Ari Prayoga | 7 April 2026 17:03
Rencana Besar Manchester United: 5 Langkah Menuju Kebangkitan di Musim Panas 2026
Selebrasi pemain Manchester United usai laga melawan Fulham di Old Trafford. (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Manchester United bersiap menghadapi bursa transfer musim panas 2026 dengan agenda besar. Perubahan signifikan diprediksi akan terjadi di Old Trafford, terutama setelah kepergian Ruben Amorim pada Januari lalu yang kembali memaksa klub mencari nahkoda baru.

Di tengah situasi tersebut, Michael Carrick berhasil meredam gejolak sebagai pelatih interim. Performa tim pun mulai stabil dan membuka peluang besar bagi Setan Merah untuk kembali ke Liga Champions dengan finis di empat besar.

Advertisement

Namun, jarak dengan dua rival utama, Arsenal dan Manchester City, masih cukup lebar. Artinya, pekerjaan rumah besar menanti jika United ingin kembali bersaing di papan atas dalam waktu singkat.

Di bawah kendali INEOS dan Jim Ratcliffe, klub dituntut menunjukkan arah yang jelas. Berikut lima langkah strategis yang dinilai krusial untuk mengembalikan kejayaan Manchester United.

1 dari 6 halaman

Tentukan Manajer Secepatnya

Tentukan Manajer Secepatnya

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, memantau jalannya pertandingan dari sisi lapangan saat menghadapi Crystal Palace, Minggu (1/3/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Keputusan soal pelatih utama menjadi prioritas utama. Carrick kini berada di posisi terdepan untuk mendapatkan kontrak permanen, apalagi jika ia mampu mengamankan tiket Liga Champions.

Meski demikian, manajemen tetap memiliki opsi lain. Yang terpenting, keputusan ini harus diambil lebih awal agar tidak menghambat pergerakan di bursa transfer.

Dukungan ruang ganti terhadap Carrick juga menjadi faktor penting yang sulit diabaikan.

2 dari 6 halaman

Amankan Masa Depan Bruno Fernandes

Amankan Masa Depan Bruno Fernandes

Bruno Fernandes merayakan golnya ke gawang Crystal Palace (c) AP Photo/Dave Thompson

Tak ada alasan untuk menunda perpanjangan kontrak Bruno Fernandes. Meski usianya telah memasuki 31 tahun, perannya sebagai motor permainan United tak tergantikan.

Kontraknya memang masih berlaku hingga 2027, namun memberikan kesepakatan jangka panjang baru akan menjadi sinyal kuat bahwa klub membangun tim di sekelilingnya.

Selain Fernandes, Harry Maguire dan Kobbie Mainoo juga layak mendapat kontrak baru berkat kontribusi konsisten mereka.

3 dari 6 halaman

Pangkas Beban Gaji dan Jual Pemain Tak Terpakai

Pangkas Beban Gaji dan Jual Pemain Tak Terpakai

Gelandang Manchester United, Manuel Ugarte (c) AP Photo/Dave Shopland

Langkah efisiensi finansial menjadi keharusan. Kembalinya United ke Liga Champions berpotensi menaikkan kembali gaji pemain hingga 25 persen, sehingga klub perlu menyeimbangkan neraca dengan melepas pemain yang tak lagi dibutuhkan.

Casemiro dipastikan hengkang saat kontraknya berakhir. Sementara itu, nama-nama seperti Jadon Sancho dan Tyrell Malacia juga berpotensi dilepas.

Situasi Marcus Rashford yang ingin pindah ke Barcelona turut menjadi perhatian, meski negosiasi diprediksi tidak mudah. Selain itu, Rasmus Hojlund dikabarkan diminati Napoli.

Nama lain seperti Andre Onana, Manuel Ugarte, dan Joshua Zirkzee juga masuk daftar evaluasi.

4 dari 6 halaman

Bangun Ulang Lini Tengah

Bangun Ulang Lini Tengah

Gelandang Nottingham Forest, Elliot Anderson (c) AP Photo/Dave Shopland

Jika tahun sebelumnya fokus pada lini depan, kini giliran sektor tengah yang harus dibenahi. Kepergian Casemiro membuat United wajib mendatangkan gelandang baru berkualitas.

Mainoo tetap menjadi fondasi masa depan, tetapi United membutuhkan tambahan dua gelandang inti yang siap memberikan dampak instan.

Beberapa nama yang masuk radar antara lain Elliot Anderson, Carlos Baleba, dan Joao Gomes. Namun, persaingan untuk mendapatkan mereka dipastikan ketat.

5 dari 6 halaman

Perkuat Kedalaman Skuad

Perkuat Kedalaman Skuad

Selebrasi skuad Manchester United usai menjebol gawang Aston Villa di Old Trafford, Minggu (15/03/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Kedalaman skuad menjadi faktor krusial jika United kembali tampil di kompetisi Eropa.

Musim ini, performa mereka terbantu jadwal yang lebih ringan setelah tersingkir lebih awal dari ajang domestik dan tidak bermain di Eropa.

Situasi akan berbeda jika mereka harus menjalani tiga pertandingan dalam sepekan. Oleh karena itu, penambahan pemain pelapis berkualitas tidak bisa diabaikan, meski berpotensi memakan biaya besar.

Sumber: Mirror

LATEST UPDATE