Review: Arsenal Curi Satu Poin Dari Villa Park
Editor Bolanet | 25 November 2012 02:30
- hanya mampu meraih hasil imbang tanpa gol, saat bertandang menghadapi Aston Villa, pada Premier League pekan 13 di Villa Park, (25/11).
Tambahan satu poin tersebut tidak mengubah posisi The Gunners di posisi enam klasemen sementara Premier League. Sementara Aston Villa masih berkutat di papan bawah.
Pada laga ini, Arsenal memberikan tekanan sejak peluit awal dibunyikan. Tanpa kehadiran Jack Wilshere di lini tengah, Aaron Ramsey mendapat kesempatan unjuk gigi, usai kerap dicadangkan.
Tuan rumah berusaha membalas melalui inisiatif serangan dari kedua sayapnya. Mereka kerap mengirim crossing ke jantung pertahanan Arsenal, di mana Christian Benteke siap menyambut umpan diagonal.
Pertengahan babak pertama, tepatnya pada menit ke-28 terjadi kemelut di depan gawang Villa, yang diakhiri dengan sepakan mendatar Santi Cazorla. Namun kegemilangan penjaga gawang Brad Guzan membuat gawang tuan rumah terjaga.
Suporter tuan rumah sempat bersorak ketika pada menit ke-37 Andreas Weimann mencetak gol, memanfaatkan skrimit di mulut gawang Arsenal. Sayang golnya dianulir karena ia dianggap berada dalam posisi offside.
Hingga berakhirnya babak pertama kedua tim masih belum mampu mencetak gol untuk membawa keunggulan masing-masing. Hasil 0-0 menghiasi papan skor Villa Park pada paruh babak.
Babak kedua dimulai dengan Arsenal memulai inisiatif serangan dan menciptakan peluang. Tendangan Cazorla dari luar kotak penalti, memanfaatkan kerja sama trisula lini depan Gunners masih melambung di atas mistar.
Namun hingga pertengahan babak kedua Villans ternyata lebih berani tampil menyerang. Berulang kali mereka menciptakan peluang, baik melalui permainan terbuka maupun set piece yang belum juga mampu dikonversi menjadi gol.
Sementara Arsenal bukan tanpa perlawanan. Masuknya dan Andrei Arshavin difungsikan untuk menambah daya dobrak sisi sayap penyerangan tim tamu melalui serangan balik yang cukup mengancam.
Pada 10 menit akhir menjelang akhir babak kedua pertandingan menjadi lebih seru. Kedua tim sama-sama melakukan serangan cepat, di mana Aston Villa mengandalkan umpan jauh, sementara Arsenal memaksimalkan kedua sayapnya.
Derasnya serangan di akhir pertandingan ternyata masih belum mampu menghasilkan satu gol pun bagi kedua tim. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap tidak berubah, tetap 0-0 bagi Arsenal dan Aston Villa. (bola/atg)
Tambahan satu poin tersebut tidak mengubah posisi The Gunners di posisi enam klasemen sementara Premier League. Sementara Aston Villa masih berkutat di papan bawah.
Pada laga ini, Arsenal memberikan tekanan sejak peluit awal dibunyikan. Tanpa kehadiran Jack Wilshere di lini tengah, Aaron Ramsey mendapat kesempatan unjuk gigi, usai kerap dicadangkan.
Tuan rumah berusaha membalas melalui inisiatif serangan dari kedua sayapnya. Mereka kerap mengirim crossing ke jantung pertahanan Arsenal, di mana Christian Benteke siap menyambut umpan diagonal.
Pertengahan babak pertama, tepatnya pada menit ke-28 terjadi kemelut di depan gawang Villa, yang diakhiri dengan sepakan mendatar Santi Cazorla. Namun kegemilangan penjaga gawang Brad Guzan membuat gawang tuan rumah terjaga.
Suporter tuan rumah sempat bersorak ketika pada menit ke-37 Andreas Weimann mencetak gol, memanfaatkan skrimit di mulut gawang Arsenal. Sayang golnya dianulir karena ia dianggap berada dalam posisi offside.
Hingga berakhirnya babak pertama kedua tim masih belum mampu mencetak gol untuk membawa keunggulan masing-masing. Hasil 0-0 menghiasi papan skor Villa Park pada paruh babak.
Babak kedua dimulai dengan Arsenal memulai inisiatif serangan dan menciptakan peluang. Tendangan Cazorla dari luar kotak penalti, memanfaatkan kerja sama trisula lini depan Gunners masih melambung di atas mistar.
Namun hingga pertengahan babak kedua Villans ternyata lebih berani tampil menyerang. Berulang kali mereka menciptakan peluang, baik melalui permainan terbuka maupun set piece yang belum juga mampu dikonversi menjadi gol.
Sementara Arsenal bukan tanpa perlawanan. Masuknya dan Andrei Arshavin difungsikan untuk menambah daya dobrak sisi sayap penyerangan tim tamu melalui serangan balik yang cukup mengancam.
Pada 10 menit akhir menjelang akhir babak kedua pertandingan menjadi lebih seru. Kedua tim sama-sama melakukan serangan cepat, di mana Aston Villa mengandalkan umpan jauh, sementara Arsenal memaksimalkan kedua sayapnya.
Derasnya serangan di akhir pertandingan ternyata masih belum mampu menghasilkan satu gol pun bagi kedua tim. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap tidak berubah, tetap 0-0 bagi Arsenal dan Aston Villa. (bola/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Login! Tottenham Coba Tikung MU untuk Transfer Mateus Fernandes
Liga Inggris 17 Juni 2026, 18:35
-
Inikah Pembelian Pertama Arsenal di Musim Panas 2026?
Liga Inggris 16 Juni 2026, 22:30
-
Ditinggal Cucurella, Mantan Bek MU Ini Jadi Kejaran Chelsea?
Piala Dunia 16 Juni 2026, 22:15
LATEST UPDATE
-
Skenario Kelolosan Kanada ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 23:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Selandia Baru vs Mesir 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:53
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Uruguay vs Cape Verde 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Iran 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:55
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Arab Saudi 21 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:15
-
Dengan Peran Lebih Tepat, Cristiano Ronaldo Masih Bisa Sangat Berbahaya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 20:56
-
Amerika Serikat vs Australia: 5 Kunci Penentu Laga Krusial
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:58
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
-
Cedera Horor Ismael Kone: Jesse Marsch Menangis Dengar Suara Tulang Patah
Piala Dunia 19 Juni 2026, 18:59
-
Lionel Messi Punya Jaya Atas Kemajuan Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 17:11
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28








