Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya

Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Pelatih Kanada Jesse Marsch (kiri) berjabat tangan dengan pelatih Qatar Julen Lopetegui setelah laga Grup B Piala Dunia 2026 antara Kanada vs Qatar di Vancouver, 18 Juni 2026 (c) Timothy Matwey/The Canadian Press via AP

Bola.net - Julen Lopetegui menjadi pusat perhatian setelah terlibat konfrontasi panas dengan pelatih Kanada, Jesse Marsch, seusai laga Grup B Piala Dunia 2026 di Stadion Toronto. Ketegangan terjadi sesaat setelah Qatar dihajar Kanada dengan skor telak 0-6.

Kekalahan ini menjadi pukulan besar bagi Qatar yang harus bermain dengan sembilan orang selama 30 menit terakhir pertandingan. Dua kartu merah untuk Homam Ahmed dan Assim Madibo membuat situasi makin sulit bagi tim asuhan Julen Lopetegui.

Meski skor akhir sudah sangat mencolok, drama belum berakhir setelah peluit panjang berbunyi. Julen Lopetegui terlihat melontarkan komentar kepada Marsch yang langsung memicu respons emosional dari pelatih Kanada tersebut.

Alasan Julen Lopetegui Marah kepada Jesse Marsch

Alasan Julen Lopetegui Marah kepada Jesse Marsch

Pemain Kanada Jonathan David, kanan, Tajon Buchanan (17), dan para penggemar merayakan gol kedua timnya dalam laga Grup B Piala Dunia 2026 antara Kanada vs Qatar di Vancouver, British Columbia, Kamis, 18 Juni 2026 (c) Ethan Cairns/The Canadian Press via AP

Menurut laporan DAZN Futbol, Julen Lopetegui kesal dengan keputusan Kanada yang tetap menyerang agresif pada menit ke-99. Bahkan kiper Kanada, Maxime Crepeau, ikut naik jauh ke area pertahanan Qatar demi mencari gol ketujuh.

Situasi itu dianggap Lopetegui tidak menghormati lawan yang sudah kehilangan dua pemain. Qatar dalam kondisi tertekan dan praktis tak mampu memberikan perlawanan pada fase akhir pertandingan.

Marsch memilih tidak membuka isi percakapan mereka kepada media. “Saya tidak akan membuang sedetik pun untuk membicarakan itu,” ujar Marsch.

Julen Lopetegui juga enggan memperpanjang polemik tersebut. “Itu urusan antara dia dan saya,” kata mantan pelatih Real Madrid itu.

Pertandingan Selanjutnya
World Cup World Cup | 25 Juni 2026
Swiss Swiss
02:00 WIB
Kanada Kanada
World Cup World Cup | 25 Juni 2026
Bosnia & Herzegovina Bosnia & Herzegovina
02:00 WIB
Qatar Qatar

Cedera Ismael Kone Memanaskan Suasana

Cedera Ismael Kone Memanaskan Suasana

Pelatih Kanada Jesse Marsch memeluk Ismael Kone saat ia ditandu keluar lapangan setelah mengalami cedera dalam laga Grup B Piala Dunia 2026 antara Kanada vs Qatar, 18 Juni 2026 (c) Timothy Matwey/The Canadian Press via AP

Ketegangan di lapangan sebenarnya sudah muncul sebelum insiden antarpelatih. Gelandang Kanada, Ismael Kone, mengalami cedera patah kaki yang parah setelah tekel dari Madibo.

Cedera tersebut diperkirakan membuat pemain milik Sassuolo itu absen hingga 12 bulan. Kehilangan Kone menjadi kabar buruk besar bagi Kanada meski mereka meraih kemenangan perdana di turnamen musim panas ini.

Madibo terlihat terpukul setelah insiden itu terjadi. Ia akhirnya menerima kartu merah usai pelanggaran keras yang berujung cedera serius.

Marsch mengakui tekel tersebut kemungkinan tidak disengaja. Namun, ia tidak memahami reaksi bangku cadangan Qatar yang sempat memprotes keputusan wasit.

“Saya tidak berpikir dia berniat melakukan tekel mengerikan seperti itu,” ujar Marsch. “Namun, saya tidak mengerti reaksi seluruh bangku cadangan mereka yang mencoba memulai keributan soal kartu merah, padahal pelanggaran jelas terjadi dan membuat kaki pemain patah.”

Keributan Berlanjut Setelah Laga

Setelah pertandingan berakhir, pemain Kanada dan Qatar sempat terlibat dorong-dorongan. Emosi kedua kubu memuncak akibat tensi tinggi sepanjang laga.

Meski begitu, ada gestur sportif dari Madibo setelah laga. Ia mendatangi ruang ganti Kanada untuk meminta maaf langsung kepada Kone.

Marsch mengonfirmasi permintaan maaf tersebut diterima dengan baik oleh timnya. Kone bahkan memberi tahu rekan-rekannya bahwa Madibo datang dengan niat tulus.

Pada akhirnya, duel panas ini bukan hanya soal skor 6-0. Julen Lopetegui merasa Qatar diperlakukan tanpa belas kasihan di momen ketika timnya sudah berada di titik terendah.

Sumber: GiveMeSport

Klasemen Piala Dunia 2026