Review: Arsenal Kudeta Chelsea
Editor Bolanet | 21 Januari 2010 05:30
The Gunners kembali menghadapi Bolton setelah akhir pekan lalu kedua tim bersua di Reebok Stadium dengan pertandingan berakhir 2-0 untuk keunggulan Arsenal, dan skuad asuhan Arsene Wenger itu kembali berusaha mengulangi dominasinya dengan tampil menekan sejak awal pertandingan.
Namun justru Bolton yang tampil mengejutkan ketika mereka mencuri gol di menit ke 7. Bola hasil tendangan bebas yang dihalau oleh Gael Clichy, kemudian dikirim kembali oleh Kevin Davies ke kotak penalti Arsenal di mana Tim Cahill sudah menunggu dan tanpa kesulitan melepaskan tendangan yang tak bisa dihalau kiper Manuel Almunia.
Arsenal yang berusaha menyamakan kedudukan dengan terus tampil menekan, namun mereka justru harus kembali kebobolan di menit 28. Pelanggaran terhadap Lee Chung-yong di kotak penalti memaksa wasit menunjuk titik putih. Eksekusi Matthew Taylor ke sudut kanan gawang terlambat dijangkau .
Arsenal yang bermain dengan sabar dan terus menekan, akhirnya memetik hasil dua menit jelang turun minum. Cesc Fabregas yang memenangkan perebutan bola di lini tengah mengirim umpan kepada Tomas Rosicky di sisi kiri pertahanan Bolton, sebelum gelandang Republik Ceska itu menaklukkan kiper Jussi Jaaskelainen dengan tendangan kaki kanan ke sudut dekat gawang Bolton.
Di babak kedua Arsenal tak mengendurkan serangan dan mereka berhasil menyamakan kedudukan tujuh menit laga berjalan. Pelanggaran William Gallas pada Mark Davies tak dihiraukan oleh wasit, dan Arsenal memanfaatkannya dengan serangan balik cepat. Lewat kerja sama Andrei Arshavin dan , gelandang asal Spanyol itu kemudian menusuk ke kotak penalti sebelum meluncurkan tendangan rendah melewati .
Gol tersebut sempat memicu protes pemain Bolton karena satu pemain mereka tergeletak di lapangan saat Arsenal menguasai bola, namun wasit Alan Wiley bertahan dengan keputusannya dan pertandingan pun dilanjutkan.
Arsenal berbalik unggul di menit 65, ketika tendangan Thomas Vermaelen meneruskan umpan tendangan sudut yang disundul Abou Diaby tak berhasil dihadang pertahanan Bolton.
melengkapi kemenangan Arsenal di menit 85 setelah tendangan kaki kanannya usai menerima umpan tak bisa diantisipasi , membawa The Gunners menikmati puncak klasemen untuk sementara. (bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Skenario Kelolosan Kanada ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 23:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Selandia Baru vs Mesir 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:53
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Uruguay vs Cape Verde 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Iran 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:55
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Arab Saudi 21 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:15
-
Dengan Peran Lebih Tepat, Cristiano Ronaldo Masih Bisa Sangat Berbahaya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 20:56
-
Amerika Serikat vs Australia: 5 Kunci Penentu Laga Krusial
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:58
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
-
Cedera Horor Ismael Kone: Jesse Marsch Menangis Dengar Suara Tulang Patah
Piala Dunia 19 Juni 2026, 18:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28







