Review: Arsenal Selangkah Dekati Trofi FA Cup
Editor Bolanet | 13 April 2014 01:56
- Semifinal FA Cup di Wembley antara Wigan Athletic kontra harus diakhiri dramatis. The Gunners melangkah ke babak puncak lewat kemenangan adu penalti, Sabtu (12/4).
Melawan sang juara bertahan, The Gunners memasang kewaspadaan penuh dan terkesan berhati-hati demi meredam kejutan yang tak diinginkan. Hasilnya para pemain Arsenal lebih banyak memainkan bola di area sendiri dan tak berani keluar menyerang secara frontal.
Tempo permainan yang cenderung lamban pun membuat peluang anak asuh Arsene Wenger pun terbilang minim sepanjang paruh pertama, pun demikian dengan Wigan yang memilih menunggu dan mengandalkan serangan balik secara sporadis.
Peluang terbaik Arsenal di babak pertama justru hadir di penghujung laga di antaranya lewat tendangan bebas Lukas Podolski yang masih menyamping, dan upaya Yaya Sanogo menyambut umpan terobosan Podolski tetapi masih gagal menaklukkan Scott Carson. Babak pertama pun ditutup tanpa gol.
Di babak kedua, tempo permainan yang lamban tetap tak berubah dan Arsenal harus membayar mahal taktik mereka itu di menit 63. Pelanggaran Mertesacker pada Callum McManaman memaksa wasit menunjuk titik putih dan hadiah penalti dituntaskan sempurna oleh Jordi Gomez. 1-0 The Latics unggul.
Tersengat gol itu, spirit Arsenal bangkit dan mulai meningkatkan tempo permainan. Walhasil, sejumlah serangan dan peluang emas pun bisa dihasilkan - yang terbaik adalah saat sundulan Sanogo menerpa tiang gawang, dan heading Kieran Gibbs yang sudah mengecoh Carson namun bisa dihalau Stephen Crainey di depan gawang.
Upaya Arsenal membombardir pertahanan Wigan akhirnya membuahkan hasil di menit 82. Berawal dari situasi corner, bola sapuan lawan yang jatuh di kaki Alex Oxlade-Chamberlain diteruskan dengan tembakan ke arah gawang, dan bola yang memantul dituntaskan dengan sundulan Per Mertesacker dari jarak dekat. Skor pun berubah 1-1.
Arsenal berusaha mencari gol penentu kemenangan, namun di sisa waktu pertandingan mereka gagal mendapatkannya. Dan dengan skor imbang bertahan hingga waktu normal, laga pun dipaksa berlanjut pada babak ekstra.
Di paruh pertama babak perpanjangan waktu, Arsenal masih mendominasi permainan dan alur serangan. Namun sejumlah besar upaya mereka - terutama dari Sanogo, masih belum bisa menemui sasaran. Sementara Wigan lebih banyak bertahan dan menanti kesempatan memukul balik.
Setelah tak mampu menambah gol di paruh pertama, kedua tim kembali bertukar serangan di paruh kedua babak ekstra. Namun Arsenal punya peluang terbaik di tengah laga lewat tembakan Oxlade-Chamberlain dari luar kotak penalti, sayang bola tendangannya hanya menghantam sudut atang gawang Wigan.
Hingga wasit meniup peluit tanda akhir babak ekstra, tak ada gol tambahan yang tercipta sehingga nasib kedua tim pun harus ditentukan lewat adu tendangan 12 pas.
Dari kubu Wigan: Caldwell dan Collison gagal menaklukkan Lukasz Fabianski, sedangkan Beausejour, McArthur yang sukses dalam eksekusi. Sementara di pihak Arsenal: Arteta, Kallstrom, Giroud dan Cazorla sukses menjalankan tugasnya. Arsenal pun melaju ke final dengan skor total 5-3 sekaligus menanti pemenang Hull City dan Sheffield Wednesday esok (13/4).
Susunan Pemain Wigan:
Melawan sang juara bertahan, The Gunners memasang kewaspadaan penuh dan terkesan berhati-hati demi meredam kejutan yang tak diinginkan. Hasilnya para pemain Arsenal lebih banyak memainkan bola di area sendiri dan tak berani keluar menyerang secara frontal.
Tempo permainan yang cenderung lamban pun membuat peluang anak asuh Arsene Wenger pun terbilang minim sepanjang paruh pertama, pun demikian dengan Wigan yang memilih menunggu dan mengandalkan serangan balik secara sporadis.
Peluang terbaik Arsenal di babak pertama justru hadir di penghujung laga di antaranya lewat tendangan bebas Lukas Podolski yang masih menyamping, dan upaya Yaya Sanogo menyambut umpan terobosan Podolski tetapi masih gagal menaklukkan Scott Carson. Babak pertama pun ditutup tanpa gol.
Di babak kedua, tempo permainan yang lamban tetap tak berubah dan Arsenal harus membayar mahal taktik mereka itu di menit 63. Pelanggaran Mertesacker pada Callum McManaman memaksa wasit menunjuk titik putih dan hadiah penalti dituntaskan sempurna oleh Jordi Gomez. 1-0 The Latics unggul.
Tersengat gol itu, spirit Arsenal bangkit dan mulai meningkatkan tempo permainan. Walhasil, sejumlah serangan dan peluang emas pun bisa dihasilkan - yang terbaik adalah saat sundulan Sanogo menerpa tiang gawang, dan heading Kieran Gibbs yang sudah mengecoh Carson namun bisa dihalau Stephen Crainey di depan gawang.
Upaya Arsenal membombardir pertahanan Wigan akhirnya membuahkan hasil di menit 82. Berawal dari situasi corner, bola sapuan lawan yang jatuh di kaki Alex Oxlade-Chamberlain diteruskan dengan tembakan ke arah gawang, dan bola yang memantul dituntaskan dengan sundulan Per Mertesacker dari jarak dekat. Skor pun berubah 1-1.
Arsenal berusaha mencari gol penentu kemenangan, namun di sisa waktu pertandingan mereka gagal mendapatkannya. Dan dengan skor imbang bertahan hingga waktu normal, laga pun dipaksa berlanjut pada babak ekstra.
Di paruh pertama babak perpanjangan waktu, Arsenal masih mendominasi permainan dan alur serangan. Namun sejumlah besar upaya mereka - terutama dari Sanogo, masih belum bisa menemui sasaran. Sementara Wigan lebih banyak bertahan dan menanti kesempatan memukul balik.
Setelah tak mampu menambah gol di paruh pertama, kedua tim kembali bertukar serangan di paruh kedua babak ekstra. Namun Arsenal punya peluang terbaik di tengah laga lewat tembakan Oxlade-Chamberlain dari luar kotak penalti, sayang bola tendangannya hanya menghantam sudut atang gawang Wigan.
Hingga wasit meniup peluit tanda akhir babak ekstra, tak ada gol tambahan yang tercipta sehingga nasib kedua tim pun harus ditentukan lewat adu tendangan 12 pas.
Dari kubu Wigan: Caldwell dan Collison gagal menaklukkan Lukasz Fabianski, sedangkan Beausejour, McArthur yang sukses dalam eksekusi. Sementara di pihak Arsenal: Arteta, Kallstrom, Giroud dan Cazorla sukses menjalankan tugasnya. Arsenal pun melaju ke final dengan skor total 5-3 sekaligus menanti pemenang Hull City dan Sheffield Wednesday esok (13/4).
Susunan Pemain Wigan:
Carson; Crainey, Ramis (Caldwell 86'), Boyce; Beausejour, McArthur, McEachran (Collison 64'), Perch; Gomez, Fortune, McManaman (Powell 68')
Susunan Pemain Arsenal:
Fabianski; Monreal (Gibbs 63'), Vermaelen, Mertesacker, Sagna; Ramsey (Kallstrom 113'), Arteta; Podolski (Giroud 68'), Cazorla, Chamberlain; Sanogo (bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Perasaan Alexander Isak Usai Liverpool Menang Perdana di Premier League
Liga Inggris 5 September 2026, 16:00
-
Prediksi Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 5 September 2026, 13:13
LATEST UPDATE
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

