Review: Balotelli - Lovren Bawa Liverpool Melaju
Editor Bolanet | 29 Oktober 2014 05:06
- Liverpool berhasil keluar dari dua hasil buruk setelah dikalahkan Real Madrid dan imbang tanpa gol melawan Hull. Dalam putaran keempat Capital One Cup, The Reds menyingkirkan Swansea City dengan skor 2-1 di Anfield, Rabu (29/10) dini hari.
Brendan Rodgers memasang starting eleven tanpa Mario Balotelli dan mengandalkan duet Rickie Lambert - Fabio Borini. Kedua tim mengawali pertandingan dengan positif. Mereka berusaha untuk sesegera mungkin menemukan ritme permainan.
Peluang pertama tuan rumah dibukukan oleh Lucas Leiva yang menerima sodoran Coutinho, namun tendangannya masih mudah untuk diamankan Tremmel. Dengan sabar Liverpool terus mencoba membongkar pertahanan Swansea.
Aksi Coutinho membuatnya lepas dan membuka ruang tembak dari jarak 23 meter, tendangannya melebar dan skor pun masih sama kuat. Memasuki menit ke-27 kombinasi Coutinho - Markovic juga belum mampu memecah deadlock.
Striker Italia, Fabio Borini dua kali mengancam gawang Tremmel sepuluh menit jelang jeda pertandingan. Di tepi lapangan Garry Monk tampak tak puas dengan minimnya serangan Swansea. Kedua tim memasuki ruang ganti pemain setelah babak pertama usai dengan skor kacamata.
Di babak kedua Coutinho benar-benar menjadi inspirasi serangan demi serangan Liverpool. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti berhasil diamankan Tremmel. Sementara peluang terbaik Swansea datang di menit 61 saat sundulan Bafetimbi Gomis mengarah tepat ke Brad Jones. Dan akhirnya Marvin Emnes mengubah kedudukan lima menit kemudian.
Tertinggal satu gol, Liverpool trus menyerang. Sayangnya Lambert dan Coutinho masih belum mampu menyamakan skor. Rodgers tahu ia harus melakukan perubahan, masuklah Balotelli menggantikan Lambert di menit 79. Ternyata pergantian tersebut memberi nafas bagi The Reds, Mario Balotelli berhasil meneruskan crossing dari sayap kanan saat pertandingan menunjukkan menit 86.
Pertandingan pun berubah menjadi drama saat memasuki injury time. Pertama, Federico Fernandez diusir oleh wasit Keith Stroud karena melanggar Coutinho. Dan akhirnya gol kemenangan dihadirkan oleh Dejan Lovren lima menit tambahan waktu.
Centre-back itu menyundul bola dengan memanfaatkan miskomunikasi antara pemain Swansea dan Tremmel dalam menghalau set piece yang dilepas . Peluit panjang dibunyikan, Liverpool sukses melaju ke putaran kelima sekaligus menjaga asa untuk meraih trofi musim ini.
Susunan pemain
Brendan Rodgers memasang starting eleven tanpa Mario Balotelli dan mengandalkan duet Rickie Lambert - Fabio Borini. Kedua tim mengawali pertandingan dengan positif. Mereka berusaha untuk sesegera mungkin menemukan ritme permainan.
Peluang pertama tuan rumah dibukukan oleh Lucas Leiva yang menerima sodoran Coutinho, namun tendangannya masih mudah untuk diamankan Tremmel. Dengan sabar Liverpool terus mencoba membongkar pertahanan Swansea.
Aksi Coutinho membuatnya lepas dan membuka ruang tembak dari jarak 23 meter, tendangannya melebar dan skor pun masih sama kuat. Memasuki menit ke-27 kombinasi Coutinho - Markovic juga belum mampu memecah deadlock.
Striker Italia, Fabio Borini dua kali mengancam gawang Tremmel sepuluh menit jelang jeda pertandingan. Di tepi lapangan Garry Monk tampak tak puas dengan minimnya serangan Swansea. Kedua tim memasuki ruang ganti pemain setelah babak pertama usai dengan skor kacamata.
Di babak kedua Coutinho benar-benar menjadi inspirasi serangan demi serangan Liverpool. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti berhasil diamankan Tremmel. Sementara peluang terbaik Swansea datang di menit 61 saat sundulan Bafetimbi Gomis mengarah tepat ke Brad Jones. Dan akhirnya Marvin Emnes mengubah kedudukan lima menit kemudian.
Tertinggal satu gol, Liverpool trus menyerang. Sayangnya Lambert dan Coutinho masih belum mampu menyamakan skor. Rodgers tahu ia harus melakukan perubahan, masuklah Balotelli menggantikan Lambert di menit 79. Ternyata pergantian tersebut memberi nafas bagi The Reds, Mario Balotelli berhasil meneruskan crossing dari sayap kanan saat pertandingan menunjukkan menit 86.
Pertandingan pun berubah menjadi drama saat memasuki injury time. Pertama, Federico Fernandez diusir oleh wasit Keith Stroud karena melanggar Coutinho. Dan akhirnya gol kemenangan dihadirkan oleh Dejan Lovren lima menit tambahan waktu.
Centre-back itu menyundul bola dengan memanfaatkan miskomunikasi antara pemain Swansea dan Tremmel dalam menghalau set piece yang dilepas . Peluit panjang dibunyikan, Liverpool sukses melaju ke putaran kelima sekaligus menjaga asa untuk meraih trofi musim ini.
Susunan pemain
Liverpool : Jones; Manquillo, Lovren, Toure, Johnson; Lucas, Henderson, Coutinho; Markovic (Lallana 70), Lambert (Balotelli 79), Borini
Swansea City : Tremmel; Rangel, Fernandez, Williams, Taylor; Fulton (Carroll 88), Shelvey; Emnes, Dyer (Routledge 67), Montero; Gomis (Bony 81). (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










