Review: Bolton Gagal Bendung Laju Liverpool
Editor Bolanet | 5 Februari 2015 04:53
- Bolton Wanderers dipaksa menyerah dengan skor 1-2 oleh Liverpool ketika berlaga di putaran keempat Piala FA di Macron Stadium, Kamis (05/01).
Bolton sempat berada di atas angin di laga ini saat Eidur Gudjohnson sukses menjebol gawang sang tamu via penalti. Namun, karena bermain dengan 10 orang saja, mereka akhirnya tak kuasa menahan laju Liverpool. The Reds sukses mencetak gol via Raheem Sterling dan Philippe Coutinho jelang berakhirnya babak kedua.
Tempo laga di babak pertama berjalan tak terlalu cepat, namun juga tak terlalu lambat. Kedua tim nampak tak berani gegabah keluar menyerang secara frontal.
Sang tuan rumah bermain dengan cermat dalam menjaga pergerakan setiap pemain Liverpool, terutama di lini tengah. Philippe Coutinho pun tak bisa leluasa berkreasi. Namun, mereka juga tak bisa memberikan ancaman pada gawang sang tamu.
Peluang pertama akhirnya hadir pada menit ke-31. Peluang ini dihasilkan oleh Liverpool. Mendapat umpan dari Lallana, Sterling bisa mengancam gawang Bolton. Namun, sepakannya masih belum tepat sasaran.
Laga kemudian berjalan cukup menjemukan hingga turun minum. Skor tetap tak berubah, 0-0.
Perubahan dilakukan oleh Liverpool di babak kedua. Alhasil, permainan mereka menjadi lebih mengancam bagi sang tuan rumah. Sterling bahkan bisa mendapat dua peluang sekaligus pada menit ke-53. Usahanya yang pertama bisa ditahan bek lawan, dan usaha yang kedua, tendangannya tak tepat sasaran lagi.
Walau sedikit unggul, namun Liverpool justru menjadi pihak yang kebobolan lebih dulu. Di menit ke-58, Martin Skrtel sedikit mengganggu pergerakan Clough di dalam kotak terlarang. Wasit pun menunjuk titik putih. Eksekusi penalti dilakukan dengan sempurna oleh Eidur Gudjohnsen pada menit ke-59. Skor kini menjadi 1-0.
Liverpool berjuang ekstra keras demi menyamakan kedudukan. Mereka bermain total menyerang kini. Bahkan, salah satu pemain Bolton, Neil Danns, terpaksa harus menerima kartu merah akibat berusaha menghentikan pergerakan pemain-pemain tamu.
Liverpool akhirnya bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-86. Dari luar kotak penalti, Emre Can memberikan umpan chip pada Sterling di dalam kotak penalti. Tanpa dikontrol, pemain 20 tahun itu langsung menendang bola dengan kaki kirinya. Gol! skor kini menjadi 1-1.
Setelah menyamakan kedudukan, Liverpool tak mengendurkan tekanannya. Mereka terus menggempur anak-anak asuh Neil Lennon tersebut. Hasilnya, di menit ke-91 skor kembali berubah.
Dari jarak sekitar 20 meter, Coutinho melepas sepakan melengkung ke sebelah kiri gawang Bolton setelah mendapat sodoran bola dari Jordan Henderson. Bola membentur tiang gawang dahulu sebelum akhirnya masuk menjadi gol. The Reds kini unggul 1-2.
Dengan sekitar empat menit tersisa, Bolton tak bisa melakukan apa-apa lagi. Terlebih mereka hanya bermain dengan 10 pemain saja. Alhasil, hingga wasit mengakhiri laga tersebut, Skor tetap bertahan 1-2 bagi keunggulan Liverpool.
Skuat asuhan Brendan Rodgers itu pun berhak maju ke putaran lima Piala FA. Di babak tersebut, mereka sudah ditunggu oleh Crystal Palace.
Bolton sempat berada di atas angin di laga ini saat Eidur Gudjohnson sukses menjebol gawang sang tamu via penalti. Namun, karena bermain dengan 10 orang saja, mereka akhirnya tak kuasa menahan laju Liverpool. The Reds sukses mencetak gol via Raheem Sterling dan Philippe Coutinho jelang berakhirnya babak kedua.
Tempo laga di babak pertama berjalan tak terlalu cepat, namun juga tak terlalu lambat. Kedua tim nampak tak berani gegabah keluar menyerang secara frontal.
Sang tuan rumah bermain dengan cermat dalam menjaga pergerakan setiap pemain Liverpool, terutama di lini tengah. Philippe Coutinho pun tak bisa leluasa berkreasi. Namun, mereka juga tak bisa memberikan ancaman pada gawang sang tamu.
Peluang pertama akhirnya hadir pada menit ke-31. Peluang ini dihasilkan oleh Liverpool. Mendapat umpan dari Lallana, Sterling bisa mengancam gawang Bolton. Namun, sepakannya masih belum tepat sasaran.
Laga kemudian berjalan cukup menjemukan hingga turun minum. Skor tetap tak berubah, 0-0.
Perubahan dilakukan oleh Liverpool di babak kedua. Alhasil, permainan mereka menjadi lebih mengancam bagi sang tuan rumah. Sterling bahkan bisa mendapat dua peluang sekaligus pada menit ke-53. Usahanya yang pertama bisa ditahan bek lawan, dan usaha yang kedua, tendangannya tak tepat sasaran lagi.
Walau sedikit unggul, namun Liverpool justru menjadi pihak yang kebobolan lebih dulu. Di menit ke-58, Martin Skrtel sedikit mengganggu pergerakan Clough di dalam kotak terlarang. Wasit pun menunjuk titik putih. Eksekusi penalti dilakukan dengan sempurna oleh Eidur Gudjohnsen pada menit ke-59. Skor kini menjadi 1-0.
Liverpool berjuang ekstra keras demi menyamakan kedudukan. Mereka bermain total menyerang kini. Bahkan, salah satu pemain Bolton, Neil Danns, terpaksa harus menerima kartu merah akibat berusaha menghentikan pergerakan pemain-pemain tamu.
Liverpool akhirnya bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-86. Dari luar kotak penalti, Emre Can memberikan umpan chip pada Sterling di dalam kotak penalti. Tanpa dikontrol, pemain 20 tahun itu langsung menendang bola dengan kaki kirinya. Gol! skor kini menjadi 1-1.
Setelah menyamakan kedudukan, Liverpool tak mengendurkan tekanannya. Mereka terus menggempur anak-anak asuh Neil Lennon tersebut. Hasilnya, di menit ke-91 skor kembali berubah.
Dari jarak sekitar 20 meter, Coutinho melepas sepakan melengkung ke sebelah kiri gawang Bolton setelah mendapat sodoran bola dari Jordan Henderson. Bola membentur tiang gawang dahulu sebelum akhirnya masuk menjadi gol. The Reds kini unggul 1-2.
Dengan sekitar empat menit tersisa, Bolton tak bisa melakukan apa-apa lagi. Terlebih mereka hanya bermain dengan 10 pemain saja. Alhasil, hingga wasit mengakhiri laga tersebut, Skor tetap bertahan 1-2 bagi keunggulan Liverpool.
Skuat asuhan Brendan Rodgers itu pun berhak maju ke putaran lima Piala FA. Di babak tersebut, mereka sudah ditunggu oleh Crystal Palace.
Susunan Pemain:
Bolton (4-4-2): Lonergan; Dervite, Mills, Wheater, Ream; Moxey, Danns, Vela, Feeney; Clough (Trotter 72'), Gudjohnsen.
Liverpool (3-4-3): Mignolet; Can, Skrtel, Sakho; Markovic (Borini 65'), Allen (Sturridge 70'), Gerrard, Moreno; Lallana (Henderson 54'), Sterling, Coutinho.
Statistik Pertandingan Bolton - Liverpool:
Penguasaan bola: 35% - 65%
Shots (on goal): 9 (4) - 21 (9)
Corner: 1 - 10
Pelanggaran: 12 - 10
Offside: 1 - 3
Kartu kuning: 3 - 1
Kartu merah: 1 - 0. (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








