Review: City dan Chelsea Milik Lampard
Editor Bolanet | 22 September 2014 00:10
- Laga besar tersaji pada Minggu (21/09) di Etihad Stadium. Dua favorit juara Premier League; Manchester City dan bertarung dalam matchday kelima.
Chelsea yang tampil defensif bisa unggul lebih dulu. Serangan balik cepat Chelsea sukses diselesaikan oleh Andre Schurrle pada menit ke-71. Drama terjadi ketika Frank Lampard sukses menyamakan kedudukan dengan mencetak gol ke gawang Chelsea, bekas klubnya.
Seperti musim lalu, Chelsea memilih tampil bertahan untuk menghadapi agresivitas Manchester City. Pengalaman Jose Mourinho dalam meracik pertahanan yang bagus kembali ditunjukkan dalam laga ini.
City sudah mengambil inisiatif menyerang sejak awal pertandingan. Tim racikan Manuel Pellegrini itu sudah unggul penguasaan bola sejak menit awal dan nampak sabar membangun serangan dari kaki ke kaki.
Sementara itu, Chelsea lebih banyak menunggu diserang dengan sesekali melepas serangan balik cepat. Meski intensitasnya kecil, namun serangan balik Chelsea dibangun dengan skema yang terencana dan kecepatan tinggi.
Pertandingan pun berjalan cenderung searah. City lebih sering menguasai bola namun tidak bisa menemukan celah dalam pertahanan Chelsea yang sangat disiplin. Sebaliknya, pertahanan City juga sigap mengantisipasi setiap upaya serangan balik Chelsea.
Laga ini pun berjalan panas dengan lima kartu kuning dikeluarkan wasit Mike Dean pada babak pertama saja. Namun sayangnya tidak ada gol yang tercipta hingga 45 menit pertama selesai.
Situasi tak banyak berubah memasuki babak kedua. Pertarungan lebih banyak terjadi di lini tengah dengan City unggul dalam penguasaan bola.
Tempo pertandingan justru naik drastis setelah Pablo Zabaleta diusir wasit lantaran mendapat kartu kuning kedua. Chelsea jadi lebih aktif menyerang sementara City juga tak mau bertahan saja.
Chelsea akhirnya memecah kebuntuan lewat Andre Schurrle pada menit ke-71 lewat Andre Schurrle melalui serangan balik yang sangat cepat. Hanya dalam beberapa sentuhan, Eden Hazard mengirim umpan silang rendah dari sayap kanan yang berhasil diselesaikan dengan mudah oleh Schurrle.
Tertinggal, City mau tak mau harus lebih aktif menyerang. Frank Lampard yang mendapat aplaus dari seluruh fans di stadion menciptakan drama pada menit ke-85. Lampard, pemain yang kerap dianggap sebagai salah satu legenda di Chelsea kini memang berbaju Manchester City.
Lampard menunjukkan profesionalisme tinggi yang dimilikinya dengan menyamakan kedudukan pada menit ke-85. Menerima umpan tarik dari James Milner di sayap kiri, Lampard melepas tendangan yang tek terlalu keras namun juga tak mampu dijangkau oleh Thibaut Courtois.
Hingga laga berakhir, skor imbang 1-1 tetap bertahan, Lampard pun terlihat mendekati suporter Chelsea untuk memberikan aplaus. Dengan hasil ini, Chelsea tetap sendirian berada di puncak klasemen sementara dengan 13 poin. Sementara itu, City berada di posisi enam dengan koleksi delapan angka dari lima laga.
Statistik Manchester City - Chelsea
Chelsea yang tampil defensif bisa unggul lebih dulu. Serangan balik cepat Chelsea sukses diselesaikan oleh Andre Schurrle pada menit ke-71. Drama terjadi ketika Frank Lampard sukses menyamakan kedudukan dengan mencetak gol ke gawang Chelsea, bekas klubnya.
Seperti musim lalu, Chelsea memilih tampil bertahan untuk menghadapi agresivitas Manchester City. Pengalaman Jose Mourinho dalam meracik pertahanan yang bagus kembali ditunjukkan dalam laga ini.
City sudah mengambil inisiatif menyerang sejak awal pertandingan. Tim racikan Manuel Pellegrini itu sudah unggul penguasaan bola sejak menit awal dan nampak sabar membangun serangan dari kaki ke kaki.
Sementara itu, Chelsea lebih banyak menunggu diserang dengan sesekali melepas serangan balik cepat. Meski intensitasnya kecil, namun serangan balik Chelsea dibangun dengan skema yang terencana dan kecepatan tinggi.
Pertandingan pun berjalan cenderung searah. City lebih sering menguasai bola namun tidak bisa menemukan celah dalam pertahanan Chelsea yang sangat disiplin. Sebaliknya, pertahanan City juga sigap mengantisipasi setiap upaya serangan balik Chelsea.
Laga ini pun berjalan panas dengan lima kartu kuning dikeluarkan wasit Mike Dean pada babak pertama saja. Namun sayangnya tidak ada gol yang tercipta hingga 45 menit pertama selesai.
Situasi tak banyak berubah memasuki babak kedua. Pertarungan lebih banyak terjadi di lini tengah dengan City unggul dalam penguasaan bola.
Tempo pertandingan justru naik drastis setelah Pablo Zabaleta diusir wasit lantaran mendapat kartu kuning kedua. Chelsea jadi lebih aktif menyerang sementara City juga tak mau bertahan saja.
Chelsea akhirnya memecah kebuntuan lewat Andre Schurrle pada menit ke-71 lewat Andre Schurrle melalui serangan balik yang sangat cepat. Hanya dalam beberapa sentuhan, Eden Hazard mengirim umpan silang rendah dari sayap kanan yang berhasil diselesaikan dengan mudah oleh Schurrle.
Tertinggal, City mau tak mau harus lebih aktif menyerang. Frank Lampard yang mendapat aplaus dari seluruh fans di stadion menciptakan drama pada menit ke-85. Lampard, pemain yang kerap dianggap sebagai salah satu legenda di Chelsea kini memang berbaju Manchester City.
Lampard menunjukkan profesionalisme tinggi yang dimilikinya dengan menyamakan kedudukan pada menit ke-85. Menerima umpan tarik dari James Milner di sayap kiri, Lampard melepas tendangan yang tek terlalu keras namun juga tak mampu dijangkau oleh Thibaut Courtois.
Hingga laga berakhir, skor imbang 1-1 tetap bertahan, Lampard pun terlihat mendekati suporter Chelsea untuk memberikan aplaus. Dengan hasil ini, Chelsea tetap sendirian berada di puncak klasemen sementara dengan 13 poin. Sementara itu, City berada di posisi enam dengan koleksi delapan angka dari lima laga.
Statistik Manchester City - Chelsea
Penguasaan bola: 58% - 42%
Shot (on goal): 16 (4) - 6 (2)
Corner: 14 - 2
Pelanggaran: 16 - 12
Offside: 1 - 1
Kartu kuning: 6 - 4
Kartu merah: 1 - 0
Susunan pemain Manchester City: Hart; Zabaleta, Kompany, Mangala, Kolarov (Lampard, 78'); Milner, Fernandinho (Navas, 73'), Toure, Silva; Aguero, Dzeko (Sagna, 70').
Susunan pemain Chelsea: Courtois; Ivanovic, Cahill, Terry, Azpilicueta; Ramires (Schurrle, 63'), Matic; Willian (Mikel, 63'), Fabregas, Hazard; Costa (Drogba, 86'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Everton vs Man Utd 6 September 2026
Liga Inggris 5 September 2026, 11:40
-
Jose Mourinho Kecewa: Betis Mencari Imbang, Malah Dapat Jackpot
Liga Spanyol 5 September 2026, 11:00
-
Real Madrid Kalah dari Betis, Mourinho Bingung
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:52
-
5 Hal Menarik dari Kemenangan Pertama Liverpool di Premier League Musim Ini
Liga Inggris 5 September 2026, 08:46
-
Rating Pemain Liverpool saat Tundukkan Ipswich: Kolaborasi Maut Isak dan Gakpo
Liga Inggris 5 September 2026, 08:21
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
-
Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 17:00
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




