Review: City Terpeleset di Kandang The Black Cats
Editor Bolanet | 10 November 2013 23:05
- Manchester City gagal menembus papan atas klasemen Premier League, setelah takluk 0-1 dari pada matchday 11 di Stadium of Light, (10/11).
Gol tunggal Phil Bardsley di menit ke-21 menjadi tiga poin kedua yang diraih The Black Cats, di bawah arahan manajer baru, Gustavo Poyet. Sementara hilangnya tiga poin bagi skuat Manuel Pellegrini menghanguskan peluang mereka meloncat ke peringkat empat klasemen.
Sejak pertandingan dimulai, kedua tim memainkan tempo sedang sembari menemukan pakem bermain. Di laga ini, City menurunkan beberapa pemain lapis kedua, setelah tengah pekan lalu pemain utama berlaga di Liga Champions.
City mengawali peluang di pertandingan melalui tendangan kaki kiri James Milner, yang masih berhasil diamankan Vito Mannone. Sunderland membalas melalui Steven Fletcher, yang gagal memaksimalkan crossing Sebastian Larsson.
Meski terus mendominasi, namun gawang City justru kebobolan lebih dulu oleh gol Sunderland yang dicetak oleh Bardsley pada menit ke-21.
Diawali umpan panjang Wes Brown dari lini belakang, Bardsley berhasil mengalahkan Milner dan Martin Demichelis dalam perebutan bola. Tanpa terkawal, Bardsley melepas tendangan placing yang tidak berhasil dihadang Costel Pantilimon.
Gol tuan rumah direspon seketika oleh City, yang berusaha membalas dengan berusaha menguasai bola di pertandingan lebih dulu. Sementara Sunderland yang sudah unggul tampak bermain lebih nyaman.
Stamina para pemain tim tamu bisa jadi mempengaruhi permainan mereka kali ini, di mana setidaknya empat peluang mencetak gol City melayang. Dua di antaranya berhasil diblok, dan dua sisanya tidak tepat sasaran.
Ki Sung-Yueng sempat berusaha membalas lewat sepakan kaki kiri, yang masih mampu ditahan barisan pertahanan City. Skor 1-0 bagi keunggulan Sunderland tidak berubah hingga 45 menit waktu berakhir.
Di babak kedua, manajer The Citizens, Pellegrini, memasukkan Jesus Navas menggantikan Javi Garcia untuk menambah daya gedor di sektor sayap. Sejak paruh kedua laga dimulai, City tak menunggu lama untuk menggempur pertahanan tuan rumah.
Masuknya winger asal Spanyol terbukti membuat serangan City lebih menggigit, seperti pada menit ke-50 ketika penetrasi Sergio Aguero diselesaikan tendangan keras Navas. Namun upaya mereka masih diblok Bardsley.
Sung-Yueng kembali membalas serangan City melalui tendangan dari luar kotak penalti, setelah mengelabuhi dua pemain City. Sayang tendangannya masih melebar, dan Sunderland pun bermain lebih bertahan untuk mengamankan kemenangan.
Pada babak kedua, tekanan City ke arah gawang Mannone lebih intensif dan nyaris tidak memberi kesempatan tuan rumah untuk memegang bola lebih lama. Sunderland sendiri sesekali membalas lewat serangan balik.
Belum berhasilnya upaya menyamakan kedudukan membuat Pellegrini memasukkan Dzeko untuk menggantikan Negredo di pertengahan babak kedua. Meski serangan kian tajam, namun City masih juga tertinggal hingga menjelang pertandingan usai.
Tambahan waktu tiga menit yang diberikan wasit tidak mampu dimaksimalkan City untuk menyamakan kedudukan dan membawa pulang satu poin. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 bagi tuan rumah tidak berubah.
Dengan hasil ini, posisi City di klasemen Premier League kembali turun ke peringkat tujuh dengan 19 poin dari 11 pertandingan, sedangkan Sunderland memperbesar asa untuk keluar dari zona degradasi dengan tambahan tiga poin.
Starting line up kedua tim:
Gol tunggal Phil Bardsley di menit ke-21 menjadi tiga poin kedua yang diraih The Black Cats, di bawah arahan manajer baru, Gustavo Poyet. Sementara hilangnya tiga poin bagi skuat Manuel Pellegrini menghanguskan peluang mereka meloncat ke peringkat empat klasemen.
Sejak pertandingan dimulai, kedua tim memainkan tempo sedang sembari menemukan pakem bermain. Di laga ini, City menurunkan beberapa pemain lapis kedua, setelah tengah pekan lalu pemain utama berlaga di Liga Champions.
City mengawali peluang di pertandingan melalui tendangan kaki kiri James Milner, yang masih berhasil diamankan Vito Mannone. Sunderland membalas melalui Steven Fletcher, yang gagal memaksimalkan crossing Sebastian Larsson.
Meski terus mendominasi, namun gawang City justru kebobolan lebih dulu oleh gol Sunderland yang dicetak oleh Bardsley pada menit ke-21.
Diawali umpan panjang Wes Brown dari lini belakang, Bardsley berhasil mengalahkan Milner dan Martin Demichelis dalam perebutan bola. Tanpa terkawal, Bardsley melepas tendangan placing yang tidak berhasil dihadang Costel Pantilimon.
Gol tuan rumah direspon seketika oleh City, yang berusaha membalas dengan berusaha menguasai bola di pertandingan lebih dulu. Sementara Sunderland yang sudah unggul tampak bermain lebih nyaman.
Stamina para pemain tim tamu bisa jadi mempengaruhi permainan mereka kali ini, di mana setidaknya empat peluang mencetak gol City melayang. Dua di antaranya berhasil diblok, dan dua sisanya tidak tepat sasaran.
Ki Sung-Yueng sempat berusaha membalas lewat sepakan kaki kiri, yang masih mampu ditahan barisan pertahanan City. Skor 1-0 bagi keunggulan Sunderland tidak berubah hingga 45 menit waktu berakhir.
Di babak kedua, manajer The Citizens, Pellegrini, memasukkan Jesus Navas menggantikan Javi Garcia untuk menambah daya gedor di sektor sayap. Sejak paruh kedua laga dimulai, City tak menunggu lama untuk menggempur pertahanan tuan rumah.
Masuknya winger asal Spanyol terbukti membuat serangan City lebih menggigit, seperti pada menit ke-50 ketika penetrasi Sergio Aguero diselesaikan tendangan keras Navas. Namun upaya mereka masih diblok Bardsley.
Sung-Yueng kembali membalas serangan City melalui tendangan dari luar kotak penalti, setelah mengelabuhi dua pemain City. Sayang tendangannya masih melebar, dan Sunderland pun bermain lebih bertahan untuk mengamankan kemenangan.
Pada babak kedua, tekanan City ke arah gawang Mannone lebih intensif dan nyaris tidak memberi kesempatan tuan rumah untuk memegang bola lebih lama. Sunderland sendiri sesekali membalas lewat serangan balik.
Belum berhasilnya upaya menyamakan kedudukan membuat Pellegrini memasukkan Dzeko untuk menggantikan Negredo di pertengahan babak kedua. Meski serangan kian tajam, namun City masih juga tertinggal hingga menjelang pertandingan usai.
Tambahan waktu tiga menit yang diberikan wasit tidak mampu dimaksimalkan City untuk menyamakan kedudukan dan membawa pulang satu poin. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 bagi tuan rumah tidak berubah.
Dengan hasil ini, posisi City di klasemen Premier League kembali turun ke peringkat tujuh dengan 19 poin dari 11 pertandingan, sedangkan Sunderland memperbesar asa untuk keluar dari zona degradasi dengan tambahan tiga poin.
Starting line up kedua tim:
Sunderland: Mannone; Celustka, Bardsley, Brown, O'Shea; Ki, Larsson, Colback, Johnson (Borini 87'), Giaccherini (Gardner 72'); Fletcher (Altidore 77').
Manchester City: Pantilimon; Richards (Zabaleta 71'), Demichelis, Lescott, Kolarov; Milner, Toure, Garcia (Navas 46'), Nasri; Aguero, Negredo (Dzeko 71').
Statistik Sunderland - Manchester City:
Shots: 5-24
Shots on goal: 2-4
Penguasaan bola: 37%-63%
Pelanggaran: 6-13
Corner: 0-14
Offside: 0-2
Kartu kuning: 0-1
Kartu merah: 0-0 (bola/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Legenda Chelsea Heran MU Masih Pertahankan Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:07
-
MU Coret Julian Nagelsmann dari Kandidat Pengganti Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:02
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







