Review: Gol Tunggal Willian Tumbangkan Everton
Editor Bolanet | 12 Februari 2015 04:48
Laga ini berlangsung alot lantaran Everton bertahan cukup apik dan kiper mereka, Tim Howard tampil brilian. The Toffes juga beberapa kali memiliki peluang untuk bisa memenangkan pertandingan tersebut. Namun, Chelsea akhirnya bisa menang berkat gol Willian di penghujung laga.
Chelsea langsung menggebrak sejak laga dimulai. Tempo pertandingan berjalan cukup tinggi. Dan kontroversi pun langsung terjadi hanya berselang empat menit setelah laga berjalan.
Naismith nampak melakukan pelanggaran handsball di dalam kotak penaltinya. akan tetapi, wasit yang bertugas tak memberikan hukuman apapun pada kubu sang tamu.
Empat menit kemudian, Everton mengancam gawang Chelsea yang kali ini dikawal oleh Petr Cech. Serangan cepat mereka membuat Romelu Lukaku bisa menyerbu hingga ke dalam kotak penalti sang tuan rumah. Namun, sepakan keras penyerang Belgia itu masih bisa tertahan oleh kaki Cech.
Di sisi lain, The Blues juga memberikan ancaman melalui dua pemain sayapnya, Eden Hazard dan Juan Cuadrado. Keduanya bergantian meneror lini pertahanan Everton memanfaatkan lebar lapangan. Namun, karena kurang sedikit tenang, banyak tendangan mereka yang tak tepat sasaran.
Sesekali, serbuan para penggawa Chelsea juga tepat pada sasaran. Namun, mereka masih tak bisa menaklukkan kiper Everton, Tim Howard.
Hingga turun minum, tak ada satupun gol yang tercipta. Skor masih tetap 0-0.
Tak banyak perubahan yang terjadi di babak kedua ini. Tempo berjalan cukup cepat. Chelsea masih cukup dominan namun Everton juga tak mudah ditaklukkan dan berani menyerbu pertahanan pasukan Jose Mourinho tersebut.
Peluang emas tercipta pada menit ke-67 dan 69. Kerja keras Willian membuat pemain asal Brasil itu mendapat ruang tembak yang cukup untuk mengancam gawang Everton. Namun, Howard lagi-lagi bisa mementahkannya. Sementara itu, sang tamu juga langsung membalas melalui Lukaku. Berdiri hanya dua meter di depan gawang lawan, ia menyontek bola hasil umpan Oviedo. Namun, bola masih bisa dibendung oleh Cech.
Chelsea terus meningkatkan intensitas serangannya jelang laga berakhir. Laga pun kian berjalan memanas. Bahkan, gelandang Everton, Gareth Barry, terpaksa meninggalkan lapangan lebih awal di menit ke-88 setelah mendapatkan dua kartu kuning dari wasit.
Dan hanya berselang setelah keluarnya Barry, Chelsea akhirnya bisa membobol gawang Everton. Bola muntah hasil sapuan Howard jatuh di depan kotak penalti The Toffees dan mendarat di kaki Willian. Dari jarak sekitar 22 meter, pemain asal Brasil itu melepas sepakan keras. Bola yang menyusur tanah tak bisa diantisipasi sama sekali oleh Howard. Gol yang dicari-cari Chelsea pun tercipta.
Wasit memberikan waktu tambahan empat menit. Namun, anak-anak asuh Roberto Martinez itu tak bisa membalas gol tersebut. Alhasil, laga pun berakhir dengan kemenangan 1-0 The Blues.
Dengan tambahan tiga poin itu, Chelsea kini mengoleksi 59 poin dari 25 laga. Mereka tetap menjaga jarak dengan Manchester City yang mengumpulkan 52 poin setelah menang 4-1 lawan Stoke City. Sementara itu, Everton menduduki peringkat 12 klasemen dengan poin 27.
Susunan Pemain:
Chelsea (4-2-3-1): Cech; Ivanovic, Zouma, Terry, Azpilicueta; Ramires, Matic; Cuadrado (Fabregas 70'), Willian (Cahill 90'), Hazard; Remy (Drogba 70').
Everton (4-2-3-1): Howard; Coleman, Stones, Jagielka, Oviedo; Besic (McCarthy 46'), Barry; Lennon (Mirallas 74'), Naismith, Barkley (Gibson 74'); Lukaku.
Statistik Pertandingan Chelsea - Everton:
Penguasaan bola: 56% - 44%
Shots (on goal): 21 (7) - 7 (4)
Corner: 10 - 2
Pelanggaran: 8 - 13
Offside: 2 - 1
Kartu kuning: 3 - 5
Kartu merah: 0 - 1. (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




