Review: Hampir Kalah, Liverpool Imbangi Sunderland
Editor Bolanet | 16 September 2012 01:40
Sempat tertinggal di babak pertama melalui gol Steven Fletcher, The Reds akhirnya harus puas hanya membawa poin satu dan kembali gagal meraih kemenangan perdana di Premier League 2012/13.
Jonjo Shelvey memulai percobaan lebih awal, melalui tendangan spekulasi yang belum mengubah keadaan saat pertandingan baru berjalan tiga menit.
The Reds yang berusaha memetik tiga poin perdana musim ini terus berupaya menjaga bola dan menguasai pertandingan, yang berhasil menciptakan sejumlah peluang.
Melalui trio Suarez-Borini-Sterling, Liverpool mengoptimalkan serangan dari kedua sayap mereka. Namun Sunderland juga membalas melalui beberapa serangan balik yang membahayakan pertahanan Liverpool.
Di menit ke-24 Liverpool mendapat peluang, melalui kombinasi kerja sama Shelvey dan Suarez, yang diselesaikan oleh tembakan Borini. Tetapi antisipasi yang dilakukan kiper Mignollet menggagalkan kesempatan tersebut.
Lima menit kemudian suporter tuan rumah bersorak, ketika Fletcher menciptakan gol bagi Sunderland, setelah menerima umpan yang dilakukan oleh Craig Gardner.
Penetrasi Gardner dari sisi kanan pertahanan Liverpool gagal dibendung, yang kemudian mengirim umpan ke dalam kotak penalti. Fletcher yang berhasil melepaskan diri tanpa kesulitan menyontek bola tanpa bisa dihalau Reina. Kedudukan sementara 1-0 bagi tuan rumah.
Tertinggal satu gol, kubu tim tamu semakin berupaya membalasnya. Namun penguasaan bola yang cukup baik dari Liverpool masih belum juga berujung pada terciptanya kesempatan untuk mencetak gol.
Menjelang akhir babak kedua, Suarez yang terjatuh ketika melakukan tusukan ke dalam kotak penalti Sunderland justru harus menerima kartu kuning, setelah dianggap sengaja menjatuhkan diri.
Hingga akhir babak pertama, skor belum berubah, dengan Sunderland unggul satu gol atas Liverpool.
Liverpool memulai babak kedua dengan agresivitas tinggi demi mengejar ketertinggalan satu gol dari tuan rumah Sunderland.
Lima menit laga babak kedua berjalan, peluang bagi Liverpool kembali hadir. Sayang tendangan Glen Johnson memanfaatkan bola liar hasil kemelut di kotak penalti Sunderland masih membentur mistar gawang.
Jalannya pertandingan hampir tidak berubah seperti babak pertama, di mana Liverpool masih bermain dengan penguasaan bola, sementara Sunderland membalas melalui serangan balik lewat sayap penyerangan mereka.
Peluang bagi Liverpool kembali hadir di menit ke-60, ketika tusukan Raheem Sterling membuat panik pertahanan Sunderland. Steven Gerrard yang menerima umpan seketika melakukan tendangan mendatar, namun sayang tiang gawang kembali menjadi penyelamat Sunderland.
Mignolet kembali sukses mengamankan gawangnya, ketika sundulan Martin Skrtel di menit ke-64 berhasil ia tangkap dengan baik, meski sebenarnya sudah berada di luar posisinya.
Liverpool akhirnya berhasil mencetak gol penyama kedudukan, melalui Luis Suarez. Memanfaatkan kelengahan lini belakang Sunderland yang gagal menghalau umpan Sterling, Suarez dengan mudah menceploskan bola tanpa mampu dihadang Mignollet.
Setelah kedudukan disamakan, Sunderland tampaknya tidak berhasrat untuk memenangi pertandingan, jika dilihat dari upaya pelatih Martin O'Neill yang justru memperkuat pertahanan dengan mengganti bek Danny Rose dengan Fraizer Campbell.
Masuknya penyerang Louis Saha menggantikan Fletcher di penghujung laga cukup mampu menghasilkan sejumlah kesempatan bagi Sunderland. Namun dua peluang tuan rumah melalui tendangan jarak jauh masih melambung di atas gawang Pepe Reina.
Hingga berakhirnya babak kedua plus tambahan waktu tiga menit, skor imbang 1-1 tidak berubah. Kedua tim harus puas dengan poin satu di matchday ke empat.
Starting Line Up:
Sunderland (4-4-2): Mignolet, Rose (Campbell 72'), Gardner, O'Shea, Cuellar (Bramble 60'); Cattermole, Larsson, Colback, McClean, Fletcher (Saha 86'), Sessegnon.
Liverpool (4-3-3): Reina; Johnson, Agger, Skrtel, Kelly; Gerrard, Allen, Shelvey; Suarez, Borini (Downing 64'), Sterling. (bola/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 3 Februari 2026, 19:59
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Dewa United 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 19:29
-
Liam Rosenior Marah-Marah di Laga Chelsea vs Arsenal, Apa yang Terjadi?
Liga Inggris 6 Februari 2026, 19:29
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Borneo FC 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 19:23
-
Musim Barcelona Memuaskan: Konsisten, Kompetitif, dan Berani Bidik UCL!
Liga Spanyol 6 Februari 2026, 18:58
-
Jagokan Man United Finis di Zona UCL Adalah Pilihan Logis!
Liga Inggris 6 Februari 2026, 18:27
-
Real Madrid Melirik, Chelsea Pasang Harga Tinggi untuk Enzo Fernandez!
Liga Inggris 6 Februari 2026, 17:56
-
Hasil BRI Super League: Laga Sengit PSIM vs Persis Solo Berakhir Imbang
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 17:34
-
Melihat Tekanan Berbeda Arteta dan Guardiola di Perebutan Gelar Juara Liga Inggris
Liga Inggris 6 Februari 2026, 17:20
-
Cowok Mageran Wajib Tahu, Produk Baru FFAR Ini Bikin Grooming jadi Sat-Set
Lain Lain 6 Februari 2026, 17:09
-
4 Pelajaran dari Tes MotoGP Sepang 2026: Ancaman Ducati dan Keraguan Yamaha
Otomotif 6 Februari 2026, 16:55
-
Statistik Menarik Man Utd vs Tottenham: Misi Carrick Hapus Kutukan 100 Tahun
Liga Inggris 6 Februari 2026, 16:49
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42






