
Bola.net - Tes pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang sudah berakhir pada Kamis (5/2/2026) lalu. Ada pun beberapa pelajaran yang dipetik dari gelaran ini untuk melihat siapa yang akan berjaya di MotoGP 2026.
Dalam tes pramusim kali ini, kegiatan para rider dan timnya di lintasan memang tidak menjadi topik utama. Sebab, gelaran ini dibayang-bayangi oleh begitu banyak rumor kepindahan para pembalap yang kontraknya akan habis akhir musim nanti.
Namun, mengingat 2026 menjadi tahun terakhir dipakainya mesin berkapasitas 1000cc dan musim terakhir Michelin menjadi suplier ban MotoGP, maka performa semua pembalap di atas motor juga cukup menarik untuk diamati.
Nah, apa saja sih hal-hal yang menonjol dari tes pramusim MotoGP 2026 di Sepang ini? Berikut ulasannya. Simak yuk, Bolaneters!
Ducati Masih Jadi Momok Menakutkan

Mengingat catatan waktu lap tunggal tak bisa menjadi acuan untuk menilai performa asli tiap motor dan tiap pembalap, maka ritme dalam simulasi balap bisa menjadi variabel yang lebih tepat untuk dipakai.
Para rider pun diketahui menjalani simulasi Sprint berdurasi 10-11 lap pada hari ketiga, dan Ducati masih menguasai tiga besar. Alex Marquez, selain mencatatkan waktu tercepat dalam lap tunggal, juga memiliki rata-rata catatan waktu yang terbaik dalam simulasinya.
Alex mencatatkan waktu 1'58,028 detik, diikuti Pecco Bagnaia dan Marc Marquez, yang masing-masing hanya tertinggal 0,139 dan 0,261 detik. Sebagai catatan, lap balapan terbaik di Sepang juga dipegang oleh Alex, dengan 1'58.873, yang ia bubuhkan pada 2025.
Marc Marquez Memilih Merendah

Dalam daftar catatan lap tunggal, alias time attack, Marc Marquez mengakhiri hari ketiga tes di posisi keempat. Sementara dalam daftar rata-rata catatan waktu simulasi Sprint, ia menduduki posisi ketiga. Namun, sang juara dunia bertahan memilih merendah soal hasil tesnya ini dan menanti tes selanjutnya di Buriram, Thailand.
"Simulasi Sprint yang bagus, dan seperti yang sudah kami prediksi, tidak terlalu cepat. Namun, kami mengakhiri tes ini dengan cara yang baik, dan saya berkendara dengan cara yang baik. Bisa kita bilang ini hari yang sungguh sibuk, tetapi kami melakukan semua yang sudah direncanakan," ujarnya via Crash.net.
"Setup yang bikin saya merasa lebih baik dalam tiga hari ini adalah yang saya pakai menjalani Sprint. Namun, saya masih harus memahami lebih jauh di (tes) Thailand, terutama dari sisi aerodinamika. DI sini hanya 'filter' pertama, dan di tes Thailand nanti kami hanya punya dua hari. Kami akan punya beberapa hal yang meragukan, tapi akan tampil baik."
Toprak Razgatlioglu Merasa Kesulitan

Tiga kali juara WorldSBK, Toprak Razgatlioglu, mengakhiri tes di posisi 19 dalam daftar kombinasi catatan waktu dengan margin hampir 2 detik dari pembalap tercepat Alex Marquez. Rider Pramac-Yamaha ini masih berusaha mencocokkan gaya balapnya dan karakter M1 V4, tetapi sejauh ini masih terbukti sulit.
"Tak mudah melihat saya di posisi yang begitu rendah di daftar catatan, terutama setelah masa-masa di Superbike. Saya mengikuti Alex dan melihatnya berkendara dengan sangat mulus, tapi saya tak bisa melakukannya. Saya mungkin akan kesulitan di lima balapan pertama," ujarnya kepada Motorsport Espana.
"Saya butuh bantuan saat berbelok. Saya berkendara seperti biasa, tetapi waktunya tidak tepat, dan itu jelas membuat motivasi saya turun. Dengan motor ini, Anda tidak bisa berbelok sambil membuka gas. Anda harus mengendarainya seperti Moto2. Itulah yang Jack (Miller), tapi mudah diucapkan dan tidak mudah dilakukan.”
Keraguan Soal Performa V4 Milik Yamaha

Mesin V4 milik Yamaha masih cukup diragukan jelang MotoGP 2026. Seperti yang diketahui, musim ini, Yamaha pertama kalinya menurunkan mesin V4 usai menggunakan mesin inline 4 sejak MotoGP digelar pertama kali pada 2002. Namun, pada hari pertama, Fabio Quartararo jatuh dan cedera tangan.
Pada hari kedua, Yamaha menarik semua YZR-M1 V4 dari lintasan atas alasan keselamatan usai investigasi pada motor Quartararo, yang diduga mengalami kendala teknis yang menyebabkan kecelakaannya. Akibat keputusan ini, Yamaha diduga akan mundur dari rangkaian Tes Sepang.
Pada hari ketiga alias hari terakhir, mereka ternyata memutuskan kembali mengaspal untuk melanjutkan pengembangan motor M1 V4. Meski begitu, mengingat ini musim perdana Yamaha menurunkan mesin V4, masih terdapat keraguan yang cukup besar mengenai performa dan ketahanannya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 13:15Alexis Mac Allister Tak Akan Tinggalkan Liverpool, Manchester City Gigit Jari?
-
Liga Italia 14 Agustus 2026 12:45Leandro Paredes Tolak AC Milan, Pilih Bertahan di Boca Juniors
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 11:45Tottenham Tertarik Cody Gakpo, Liverpool Hadapi Masalah Kedalaman Skuad
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 11:15Michael Carrick Ungkap Dampak Positif Piala Dunia bagi Kobbie Mainoo
LATEST UPDATE
-
Lain Lain 14 Agustus 2026 15:04Tiktoker Bali Pembajak BYON di Vidio Jadi Tersangka, Vidio Tegaskan Zero Tolerance
-
Liga Eropa Lain 14 Agustus 2026 14:54Prediksi Lens vs PSG 17 Agustus 2026
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 14:15Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
-
Liga Spanyol 14 Agustus 2026 13:45Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 13:44Prediksi Arsenal vs Man City 16 Agustus 2026
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 13:15Alexis Mac Allister Tak Akan Tinggalkan Liverpool, Manchester City Gigit Jari?
BERITA LAINNYA
-
otomotif 9 Agustus 2026 19:57Hasil MotoGP Silverstone 2026: Raul Fernandez Dominan, Marc Marquez Posisi Ke-7
-
otomotif 9 Agustus 2026 07:50Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
SOROT
-
Liputan6 14 Agustus 2026 15:20Jaga Hutan Tak Gratis, Prabowo Minta Negara Emisi Tinggi Bayar Indonesia
-
Liputan6 14 Agustus 2026 15:09Bangganya Prabowo, 7 Siswa Sekolah Rakyat Menang Olimpiade Nasional
-
Liputan6 14 Agustus 2026 15:05Prabowo Ingin Beli Perusahaan Terbaik Dunia dari Keuntungan BUMN
-
Liputan6 14 Agustus 2026 14:55Menkum Ungkap Perintah Prabowo soal RUU Perampasan Aset
-
Liputan6 14 Agustus 2026 14:45Prabowo Minta TNI dan Polri Usut Tuntas Setelah Tutup 1.000 Tambang Timah Ilegal
-
Liputan6 14 Agustus 2026 14:37KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing dan Pegawai Kemenhut
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323522/original/009925400_1786617942-IMG-20260813-WA0156.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323914/original/089450400_1786680755-pid6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5316292/original/041946800_1755231248-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324219/original/081650200_1786694338-1001235722.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323911/original/042976100_1786680755-pid3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553289/original/016345400_1775927447-10.jpg)
