Review: Liverpool Finis di Bawah Sang Rival Sekota
Editor Bolanet | 13 Mei 2012 22:40
- takluk 0-1 dari tuan rumah Swansea City di pekan terakhir Premier League 2011/12, Minggu (13/5), dan harus finis di posisi delapan, satu strip di bawah , sang rival sekota.
Swansea (12) dan Liverpool (8) sama-sama berniat finis setinggi mungkin di klasemen akhir, dengan The Reds bisa dibilang memiliki motivasi ekstra, karena mereka ingin menyalip Everton yang berada di atasnya.
Swansea bermain lebih baik daripada tamunya di babak pertama dan seharusnya bisa memimpin lewat peluang emas Dyer menjelang jeda, tapi tidak ada gol yang tercipta hingga para pemain masuk ruang ganti.
Selain benturan Andy Carroll dan Ashley William yang membuahkan kartu kuning untuk keduanya, bisa dibilang nyaris tidak ada kejadian menarik sepanjang 45 menit pertama di Liberty Stadium.
Kalah penguasaan bola dan tumpulnya lini depan Liverpool hingga pertengahan babak kedua memaksa Kenny Dalglish melakukan perubahan strategi. Manajer The Reds itu memasukkan Bellamy dan Kuyt untuk menggantikan Downing dan Maxi.
Akan tetapi, bukannya mencetak gol, Liverpool justru kebobolan oleh Danny Graham di penghujung laga. Sial bagi Liverpool, karena itu kemudian menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam laga ini.
Statistik Swansea - Liverpool
Swansea (12) dan Liverpool (8) sama-sama berniat finis setinggi mungkin di klasemen akhir, dengan The Reds bisa dibilang memiliki motivasi ekstra, karena mereka ingin menyalip Everton yang berada di atasnya.
Swansea bermain lebih baik daripada tamunya di babak pertama dan seharusnya bisa memimpin lewat peluang emas Dyer menjelang jeda, tapi tidak ada gol yang tercipta hingga para pemain masuk ruang ganti.
Selain benturan Andy Carroll dan Ashley William yang membuahkan kartu kuning untuk keduanya, bisa dibilang nyaris tidak ada kejadian menarik sepanjang 45 menit pertama di Liberty Stadium.
Kalah penguasaan bola dan tumpulnya lini depan Liverpool hingga pertengahan babak kedua memaksa Kenny Dalglish melakukan perubahan strategi. Manajer The Reds itu memasukkan Bellamy dan Kuyt untuk menggantikan Downing dan Maxi.
Akan tetapi, bukannya mencetak gol, Liverpool justru kebobolan oleh Danny Graham di penghujung laga. Sial bagi Liverpool, karena itu kemudian menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam laga ini.
Statistik Swansea - Liverpool
Penguasaan bola: 63% - 37%
Shot (on goal): 13 (4) - 13 (5)
Corner: 6 - 5
Pelanggaran: 7 - 6
Offside: 1 - 0
Kartu kuning: 1 - 1
Kartu merah: 0 - 0
Penyelamatan: 5 - 3
Susunan pemain Swansea: Vorm; Rangel, William, Caulker, Taylor; Dyer, Allen, Britton, Sinclair; Sigurdsson; Graham.
Susunan pemain Liverpool: Doni; Johnson, Agger, Carragher, Kelly; Downing, Henderson, Shelvey, Maxi; Suarez, Carroll.
Pencetak gol:
86' (1-0) Graham
Kartu kuning: Carroll (46'), William (46').
Hasil ini membuat Liverpool finis di tangga kedelapan dengan selisih empat poin (56-52) dari peringkat tujuh Everton, yang menang 3-1 atas Newcastle. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lepas Onana dan Bayindir, MU Bakal Balikan dengan Kiper Ini?
Liga Inggris 8 Juni 2026, 12:59
LATEST UPDATE
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
















