Review: Liverpool Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri
Editor Bolanet | 19 Oktober 2014 21:35
- berhasil mengemas kemenangan saat menantang dengan skor 3-2 di Loftus Road Stadium, Minggu (19/10).
Dua pemain QPR Richard Dunne dan Steven Caulker mencetak gol bunuh diri. Sedangkan gol kemenangan The Reds lainnya dicetak oleh Philippe Coutinho. Sementara itu dua gol dari Eduardo Vargas tak mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan.
Kedua tim memulai pertandingan ini dengan tempo yang cukup sedang. Sebagai tuan rumah QPR berinisiatif memulai serangan terlebih dahulu.
Dalam sepuluh menit pertama, anak asuh Harry Redknapp itu berhasil menguasai jalannya pertandingan. Hasilnya, Charlie Austin sempat mengancam gawang Simon Mignolet dua kali, tapi masih belum menemui sasaran.
Setelah itu Liverpool perlahan berhasil keluar dari tekanan dan mencoba membangun serangan. Kedua tim sering terlibat jual beli serangan secara bergantian.
Mario Balotelli, Adam Lallana dan Glen Johnson, Steven Gerrard mencoba menggetarkan gawang tim tuan rumah yang dikawal Alex McCarthy. Namun usaha mereka selalu berujung kegagalan.
QPR pun tak mau kalah. Mereka juga sempat membalas lewat percobaan Leroy Fer dan Bobby Zamora, akan tetapi tak ada yang bisa mengubah papan skor. Sampai wasit menghentikan babak pertama, kedua tim harus puas dengan hasil imbang tanpa gol.
Keluar dari kamar ganti, QPR langsung menggebrak. Sepakan Sandro sempat mengancam Mignolet namun masih bisa ditangkis.
Liverpool tak hanya diam. Mereka berusaha membalas lewat percobaan yang dilakukan Jordan Henderson, Glen Johnson, Emre Can, Adam Lallana dan Balotelli. Sedangkan QPR kembali mencoba menyerang melalui Austin dan Matthew Phillips. Namun gol tak kunjung tercipta.
Petaka pun tercipta bagi kubu tuan rumah di menit ke 67. Bermaksud menghalau umpan silang Johnson, Richard Dunne justru memasukkan bola ke gawang sendiri.
Setelah unggul pasukan Brendan Rodgers masih terlihat kesulitan mengembangkan permainan. Lini depan The Reds yang dipimpin Balotelli sering kesulitan membongkar pertahanan tim tuan rumah.
Sebaliknya, QPR justru berhasil menyamakan kedudukan di menit 86 lewat sepakan Eduardo Vargas. Mendapat umpan header dari Austin, Vargas langsung mencocor bola ke gawang.
Setelah kedudukan imbang, Liverpool masih belum menyerah. Sepakan Coutinho di menit 90 berhasil menggetarkan gawang McCharty. The Reds seketika berbalik unggul 2-1.
QPR pun langsung bisa membalas. Berawal dari situasi sepak pojok, sepakan Fer berhasil ditanduk Vargas dan masuk ke gawang. Vargas kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Liverpool pun akhirnya berhasil menambah gol lagi. Berawal dari situasi serangan balik yang cepat, umpan silang Raheem Sterling berhasil dipotong Steven Caulker, namun arah bola justru masuk ke gawang sendiri.
Setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan tak ada lagi tambahan gol yang tercipta. Liverpool berhasil mengamankan kemenangan 3-2.
Tambahan tiga poin ini membuat The Reds berada di posisi lima klasemen Premier League dengan 13 poin. Sedangkan QPR tetap berkubang di dasar klasemen dengan koleksi empat poin.
Statistik QPR - Liverpool:
Dua pemain QPR Richard Dunne dan Steven Caulker mencetak gol bunuh diri. Sedangkan gol kemenangan The Reds lainnya dicetak oleh Philippe Coutinho. Sementara itu dua gol dari Eduardo Vargas tak mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan.
Kedua tim memulai pertandingan ini dengan tempo yang cukup sedang. Sebagai tuan rumah QPR berinisiatif memulai serangan terlebih dahulu.
Dalam sepuluh menit pertama, anak asuh Harry Redknapp itu berhasil menguasai jalannya pertandingan. Hasilnya, Charlie Austin sempat mengancam gawang Simon Mignolet dua kali, tapi masih belum menemui sasaran.
Setelah itu Liverpool perlahan berhasil keluar dari tekanan dan mencoba membangun serangan. Kedua tim sering terlibat jual beli serangan secara bergantian.
Mario Balotelli, Adam Lallana dan Glen Johnson, Steven Gerrard mencoba menggetarkan gawang tim tuan rumah yang dikawal Alex McCarthy. Namun usaha mereka selalu berujung kegagalan.
QPR pun tak mau kalah. Mereka juga sempat membalas lewat percobaan Leroy Fer dan Bobby Zamora, akan tetapi tak ada yang bisa mengubah papan skor. Sampai wasit menghentikan babak pertama, kedua tim harus puas dengan hasil imbang tanpa gol.
Keluar dari kamar ganti, QPR langsung menggebrak. Sepakan Sandro sempat mengancam Mignolet namun masih bisa ditangkis.
Liverpool tak hanya diam. Mereka berusaha membalas lewat percobaan yang dilakukan Jordan Henderson, Glen Johnson, Emre Can, Adam Lallana dan Balotelli. Sedangkan QPR kembali mencoba menyerang melalui Austin dan Matthew Phillips. Namun gol tak kunjung tercipta.
Petaka pun tercipta bagi kubu tuan rumah di menit ke 67. Bermaksud menghalau umpan silang Johnson, Richard Dunne justru memasukkan bola ke gawang sendiri.
Setelah unggul pasukan Brendan Rodgers masih terlihat kesulitan mengembangkan permainan. Lini depan The Reds yang dipimpin Balotelli sering kesulitan membongkar pertahanan tim tuan rumah.
Sebaliknya, QPR justru berhasil menyamakan kedudukan di menit 86 lewat sepakan Eduardo Vargas. Mendapat umpan header dari Austin, Vargas langsung mencocor bola ke gawang.
Setelah kedudukan imbang, Liverpool masih belum menyerah. Sepakan Coutinho di menit 90 berhasil menggetarkan gawang McCharty. The Reds seketika berbalik unggul 2-1.
QPR pun langsung bisa membalas. Berawal dari situasi sepak pojok, sepakan Fer berhasil ditanduk Vargas dan masuk ke gawang. Vargas kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Liverpool pun akhirnya berhasil menambah gol lagi. Berawal dari situasi serangan balik yang cepat, umpan silang Raheem Sterling berhasil dipotong Steven Caulker, namun arah bola justru masuk ke gawang sendiri.
Setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan tak ada lagi tambahan gol yang tercipta. Liverpool berhasil mengamankan kemenangan 3-2.
Tambahan tiga poin ini membuat The Reds berada di posisi lima klasemen Premier League dengan 13 poin. Sedangkan QPR tetap berkubang di dasar klasemen dengan koleksi empat poin.
Statistik QPR - Liverpool:
Penguasaan bola: 44% - 56%
Shot (on goal): 15 (6) - 15 (5)
Corner: 7 - 2
Pelanggaran: 10 - 15
Kartu kuning: 2 - 3
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain:
QPR (3-5-2): McCarthy; Onuoha (Phillips 46'), Dunne, Caulker; Isla, Sandro (Traore 60'), Fer, Henry, Suk-Young; Austin, Zamora (Vargas 79').
Liverpool (4-2-3-1): Mignolet; Johnson, Skrtel, Lovren, Jose Enrique; Gerrard, Can (Allen 66'); Sterling, Henderson, Lallana (Coutinho 66'); Balotelli. (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 08:30
-
Tes Medis Kelar, Chelsea Perkenalkan Morgan Rogers Hari Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 05:34
-
Soal Manu Kone ke Manchester United, Ini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 20 Juli 2026, 12:00
LATEST UPDATE
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












