Review: Penalti Gerrard Hindarkan Liverpool Dari Aib
Editor Bolanet | 19 Januari 2014 02:27
- gagal memanfaatkan keuntungan menjadi tuan rumah usai hanya mampu bermain imbang 2-2 kontra Aston Villa di Anfield, Minggu (19/1) dini hari.
Brendan Rodgers membuat kejutan dengan memasang formasi 4-4-2 dengan Steven Gerrard dan Jordan Henderson diplot sebagai holding midfielder.
Formasi tak biasa ini membuat permainan The Reds gamang di awal-awal laga. Hal ini dimanfaatkan kubu lawan dengan memberikan tekanan secara konstan kepada pertahanan Liverpool.
Ditekan terus menerus, gawang Simon Mignolet akhirnya jebol juga di menit 25 kala Andreas Weimann yang lepas dari pengawalan bek Liverpool berhasil meneruskan umpan Gabriel Agbonlahor. Tuan rumah tertinggal satu gol.
Publik Anfield semakin terdiam kala Christian Benteke berhasil menggandakan keunggulan The Villans di menit ke-36. Kegagalan Mignolet menghalau crossing Agbonlahor dengan sempurna membuat striker asal Belgia itu dengan mudah menanduk bola ke gawang yang sudah kosong.
Di masa injury time babak pertama, Liverpool akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan setelah tembakan Daniel Sturridge memanfaatkan umpan back heel Henderson menjebol gawang Brad Guzan. Skor 1-2 menutup interval pertama di laga ini.
Kembali dari kamar ganti, Rodgers yang menyadari lini tengahnya hampir tak berkutik di babak pertama, memasukkan Lucas Leiva untuk menggantikan Philippe Coutinho. Hasilnya, alur bola Si Merah menjadi lebih tertata rapi.
Terus membombardir gawang Villa, tuan rumah akhirnya mendapat hadiah penalti di menit 53 usai Luis Suarez dijatuhkan Guzan di kotak terlarang. Gerrard yang maju sebagai algojo menunaikan tugasnya dengan baik sekaligus membuat skor menjadi sama kuat 2-2.
Lucas Leiva yang masuk di awal babak kedua harus ditarik keluar karena cedera di menit 66 dan posisinya digantikan oleh Joe Allen.
Seakan bersemangat mengejar tiga poin di laga ini, Liverpool terus melakukan serangan ke jantung pertahanan Villa yang digalang Ron Vlaar. Namun hingga akhir laga skor 2-2 tetap tak berubah.
Dengan hasil ini, untuk sementara Liverpool tertahan di peringkat empat dengan koleksi 43 poin. Sementara itu Aston Villa tetap bertahan di peringkat 11 dengan koleksi 24 angka.
Susunan pemain
Mignolet; Johnson, Skrtel, Toure, Cissokho; Sterling, Gerrard, Henderson, Coutinho (Lucas 46 (Allen 66)); Sturridge, Suarez.
Aston Villa: Guzan; Bacuna, Vlaar, Clark, Bertrand (Luna 81); El Ahmadi (Sylla 62), Westwood, Delph; Agbonlahor (Holt 49), Benteke, Weimann.
Statistik Liverpool - Aston Villa
Penguasaan bola: 56% - 44%
Brendan Rodgers membuat kejutan dengan memasang formasi 4-4-2 dengan Steven Gerrard dan Jordan Henderson diplot sebagai holding midfielder.
Formasi tak biasa ini membuat permainan The Reds gamang di awal-awal laga. Hal ini dimanfaatkan kubu lawan dengan memberikan tekanan secara konstan kepada pertahanan Liverpool.
Ditekan terus menerus, gawang Simon Mignolet akhirnya jebol juga di menit 25 kala Andreas Weimann yang lepas dari pengawalan bek Liverpool berhasil meneruskan umpan Gabriel Agbonlahor. Tuan rumah tertinggal satu gol.
Publik Anfield semakin terdiam kala Christian Benteke berhasil menggandakan keunggulan The Villans di menit ke-36. Kegagalan Mignolet menghalau crossing Agbonlahor dengan sempurna membuat striker asal Belgia itu dengan mudah menanduk bola ke gawang yang sudah kosong.
Di masa injury time babak pertama, Liverpool akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan setelah tembakan Daniel Sturridge memanfaatkan umpan back heel Henderson menjebol gawang Brad Guzan. Skor 1-2 menutup interval pertama di laga ini.
Kembali dari kamar ganti, Rodgers yang menyadari lini tengahnya hampir tak berkutik di babak pertama, memasukkan Lucas Leiva untuk menggantikan Philippe Coutinho. Hasilnya, alur bola Si Merah menjadi lebih tertata rapi.
Terus membombardir gawang Villa, tuan rumah akhirnya mendapat hadiah penalti di menit 53 usai Luis Suarez dijatuhkan Guzan di kotak terlarang. Gerrard yang maju sebagai algojo menunaikan tugasnya dengan baik sekaligus membuat skor menjadi sama kuat 2-2.
Lucas Leiva yang masuk di awal babak kedua harus ditarik keluar karena cedera di menit 66 dan posisinya digantikan oleh Joe Allen.
Seakan bersemangat mengejar tiga poin di laga ini, Liverpool terus melakukan serangan ke jantung pertahanan Villa yang digalang Ron Vlaar. Namun hingga akhir laga skor 2-2 tetap tak berubah.
Dengan hasil ini, untuk sementara Liverpool tertahan di peringkat empat dengan koleksi 43 poin. Sementara itu Aston Villa tetap bertahan di peringkat 11 dengan koleksi 24 angka.
Susunan pemain
Mignolet; Johnson, Skrtel, Toure, Cissokho; Sterling, Gerrard, Henderson, Coutinho (Lucas 46 (Allen 66)); Sturridge, Suarez.
Aston Villa: Guzan; Bacuna, Vlaar, Clark, Bertrand (Luna 81); El Ahmadi (Sylla 62), Westwood, Delph; Agbonlahor (Holt 49), Benteke, Weimann.
Statistik Liverpool - Aston Villa
Penguasaan bola: 56% - 44%
Shot (on goal): 14(6) - 12 (3)
Corner: 2 - 3
Pelanggaran: 14 - 18
Offside: 3 - 1
Kartu kuning: 0 - 4
Kartu merah: 0 - 0. (bola/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









