Review: Sengit! Leicester Bantai United
Editor Bolanet | 21 September 2014 21:26
- Manchester United kembali menelan kekalahan di ajang Premier League. Bertandang ke markas Leicester City di King Power Stadium, Minggu (21/09), United dipaksa menyerah dengan skor 5-3.
Pesta gol Leicester kali ini dicetak oleh Leonardo Ulloa (dua gol), David Nugent, Esteban Cambiasso dan Jamie Vardy. Sedangkan gol United masing-masing dipersembahkan oleh Robin van Persie, Angel Di Maria dan Ander Herrera.
Kedua tim memulai laga dengan tempo yang cukup tinggi. Meski berstatus tim tamu, namun United tak tampak canggung mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu.
Lini depan United yang dikomandoi oleh Radamel Falcao dan Van Persie mampu membuat tim tuan rumah kerepotan. Hasilnya terbukti Setan Merah mampu unggul cepat saat laga memasuki menit ke 11.
Van Persie berhasil mencatatkan namanya di papan skor terlebih dahulu. Menerima crossing Falcao dari sisi kiri, RvP menyundul bola yang tak mampu dihalau penjaga gawang Leicester, Kasper Schmeichel.
Pasukan Louis van Gaal tak membutuhkan waktu lama untuk memperlebar keunggulan menjadi 2-0. Tiga menit berselang, Angel Di Maria berhasil mencetak gol indah setelah bola chipnya kembali membobol gawang Schmeichel.
Tersengat oleh gol kedua, Leicester mampu bangkit dan langsung membalas. Leonardo Ulloa sukses memperkecil kedudukan setelah sundulannya yang menyambut umpan Jamie Vardy menggetarkan gawang David De Gea.
Hingga wasit menghentikan babak pertama tak ada gol yang tercipta lagi. Babak pertama berakhir dengan kedudukan 2-1 untuk keunggulan Manchester United.
Keluar dari kamar ganti, alur serangan dari United masih belum mengendur. Falcao, Rooney dan Di Maria silih berganti mengancam gawang Leicester, namun masih belum berhasil mengubah papan skor.
Tak lama berselang, tepatnya di menit 57 United semakin menjauh. Giliran Ander Herrera yang menceploskan bola setelah membelokkan bola tembakan dari Di Maria.
Lima menit berselang justru tuan rumah mendapatkan hadiah penalti setelah Rafael menjatuhkan Vardy di kotak terlarang. David Nugent yang dipercaya menjadi algojo mampu menjalankan tugasnya dengan baik.
Usaha keras Leicester menyamakan kedudukan akhirnya menemui hasil. Esteban Cambiasso menjadi penyelamat timnya di menit ke 64 setelah sepakannya gagal di bendung De Gea. Seketika keadaan menjadi imbang 3-3.
Leicester pun akhirnya justru bisa berbalik unggul di menit ke 79. Vardy membuat seisi stadion bergemuruh setelah kembali menundukkan De Gea.
Derita Setan Merah kembali bertambah setelah Tyler Blackett menjatuhkan Vardy di kotak terlarang. Wasit Mark Clattenburg mengusir Blackett dan Leicester mendapatkan hadiah penalti. Ulloa yang menjadi algojo sukses membuat timnya menjauh.
Akhirnya United tak mampu mengatasi perlawanan Leicester di sisa waktu yang ada. Saat wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya laga skor 5-3 untuk keunggulan tuan rumah tetap bertahan.
Dengan tambahan tiga poin ini membuat Leicester menghuni peringkat keenam klasemen Premier League dengan koleksi delapan poin dari lima laga. Sedangkan United terjerembab di posisi ke 12 dengan lima poin dari jumlah laga yang sama.
Statistik Leicester City - Manchester United:
Pesta gol Leicester kali ini dicetak oleh Leonardo Ulloa (dua gol), David Nugent, Esteban Cambiasso dan Jamie Vardy. Sedangkan gol United masing-masing dipersembahkan oleh Robin van Persie, Angel Di Maria dan Ander Herrera.
Kedua tim memulai laga dengan tempo yang cukup tinggi. Meski berstatus tim tamu, namun United tak tampak canggung mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu.
Lini depan United yang dikomandoi oleh Radamel Falcao dan Van Persie mampu membuat tim tuan rumah kerepotan. Hasilnya terbukti Setan Merah mampu unggul cepat saat laga memasuki menit ke 11.
Van Persie berhasil mencatatkan namanya di papan skor terlebih dahulu. Menerima crossing Falcao dari sisi kiri, RvP menyundul bola yang tak mampu dihalau penjaga gawang Leicester, Kasper Schmeichel.
Pasukan Louis van Gaal tak membutuhkan waktu lama untuk memperlebar keunggulan menjadi 2-0. Tiga menit berselang, Angel Di Maria berhasil mencetak gol indah setelah bola chipnya kembali membobol gawang Schmeichel.
Tersengat oleh gol kedua, Leicester mampu bangkit dan langsung membalas. Leonardo Ulloa sukses memperkecil kedudukan setelah sundulannya yang menyambut umpan Jamie Vardy menggetarkan gawang David De Gea.
Hingga wasit menghentikan babak pertama tak ada gol yang tercipta lagi. Babak pertama berakhir dengan kedudukan 2-1 untuk keunggulan Manchester United.
Keluar dari kamar ganti, alur serangan dari United masih belum mengendur. Falcao, Rooney dan Di Maria silih berganti mengancam gawang Leicester, namun masih belum berhasil mengubah papan skor.
Tak lama berselang, tepatnya di menit 57 United semakin menjauh. Giliran Ander Herrera yang menceploskan bola setelah membelokkan bola tembakan dari Di Maria.
Lima menit berselang justru tuan rumah mendapatkan hadiah penalti setelah Rafael menjatuhkan Vardy di kotak terlarang. David Nugent yang dipercaya menjadi algojo mampu menjalankan tugasnya dengan baik.
Usaha keras Leicester menyamakan kedudukan akhirnya menemui hasil. Esteban Cambiasso menjadi penyelamat timnya di menit ke 64 setelah sepakannya gagal di bendung De Gea. Seketika keadaan menjadi imbang 3-3.
Leicester pun akhirnya justru bisa berbalik unggul di menit ke 79. Vardy membuat seisi stadion bergemuruh setelah kembali menundukkan De Gea.
Derita Setan Merah kembali bertambah setelah Tyler Blackett menjatuhkan Vardy di kotak terlarang. Wasit Mark Clattenburg mengusir Blackett dan Leicester mendapatkan hadiah penalti. Ulloa yang menjadi algojo sukses membuat timnya menjauh.
Akhirnya United tak mampu mengatasi perlawanan Leicester di sisa waktu yang ada. Saat wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya laga skor 5-3 untuk keunggulan tuan rumah tetap bertahan.
Dengan tambahan tiga poin ini membuat Leicester menghuni peringkat keenam klasemen Premier League dengan koleksi delapan poin dari lima laga. Sedangkan United terjerembab di posisi ke 12 dengan lima poin dari jumlah laga yang sama.
Statistik Leicester City - Manchester United:
Penguasaan bola: 41% - 59%
Shot (on goal): 14 (5) - 15 (5)
Corner: 2 - 4
Pelanggaran: 11 - 9
Offside: 4 - 3
Kartu kuning: 1 - 1
Kartu merah: 0 - 1
Susunan Pemain:
Leicester City (4-1-4-1): Schmeichel; De Laet, Morgan, Moore, Konchesky; Cambiasso (King 71'); Nugent (James 75'), Hammond, Drinkwater, Vardy (Shclupp 85'); Ulloa.
Manchester United (4-1-3-2): De Gea; Rafael, Evans (Smalling 30'), Blackett, Rojo; Blind; Herrera, Rooney, Di Maria (Mata 76'); Falcao (Januzaj 72'), Van Persie. (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
-
Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 11:30
-
Manchester United Mundur dari Perburuan Cysencio Summerville?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 10:30
-
Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
Liga Inggris 21 Juli 2026, 10:00
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









