Review: Singkirkan Liverpool, Chelsea ke Final
Editor Bolanet | 28 Januari 2015 05:21
Kedua tim bermain terbuka sepanjang pertandingan. Banyak sekali peluang yang tercipta dan laga ini pun diwarnai berbagai kontroversi. Namun Chelsea akhirnya bisa menang dan lolos ke final berkat gol tunggal Branislav Ivanovic.
Tempo langsung tinggi begitu peluit kickoff ditiup wasit Michael Oliver. Pertandingan berjalan seru dengan kedua tim bermain terbuka dan saling beradu serangan.
Liverpool mencatatkan peluang pertama lewat serangan balik kilat dengan memanfaatkan kecepatan Raheem Sterling. Tapi umpan silang Sterling bisa diblok dengan baik oleh Kurt Zouma.
Chelsea sempat mengajukan protes untuk mendapatkan penalti ketika bola tendangan Diego Costa menghajar tangan Lucas Leiva. Namun wasit mengacuhkan klaim itu karena menganggap situasi itu sebagai ball-to-hand.
Costa sempat terlibat perseteruan dengan Emre Can dan kemudian Costa menginjak kaki Can. Namun wasit Oliver tidak melihat adegan itu dan memilih untuk tidak melakukan apa pun.
Chelsea kembali membuat klaim penalti setelah Costa dijatuhkan oleh Martin Skrtel di kotak penalti. Skrtel tidak mendapatkan bola dan normalnya pelanggaran seperti itu diganjar dengan hukuman penalti. Namun kembali, wasit Oliver tidak melihat adanya pelanggaran dan permainan jalan terus.
Liverpool sempat memaksa Thibaut Courtois melakukan penyelamatan gemilang beberapa kali menjelang 30 menit pertandingan. Namun meski kedua tim sama-sama bisa menciptakan banyak peluang, babak pertama tetap berakhir tanpa gol.
Babak kedua tidak berjalan dengan baik untuk Chelsea. Cesc Fabregas nampak merintih kesakitan karena cedera dan harus digantikan dengan pada menit ke-50. Pertandingan pun berjalan semakin keras.
Eden Hazard nyaris saja mencetak gol indah ketika laga berjalan satu jam. Hazard melewati empat pemain Liverpool sebelum melepas tembakan yang sayangnya masih melenceng.
Pertandingan masih berjalan end to end dan kedua tim sangat bersemangat untuk mencetak gol pembuka dalam laga ini. Namun hingga laga waktu normal berakhir, skor tanpa gol masih bertahan. Laga pun dilanjutkan dengan babak tambahan.
Memasuki babak pertama tambahan, Chelsea bisa unggul lewat gol dari Branislav Ivanovic. Chelsea mendapatkan tendangan bebas di sisi kanan. Willian mengirim bola ke kotak penalti Liverpool yang kemudian disambut dengan heading mematikan dari Ivanovic.
Liverpool mau tak mau harus tampil menyerang setelah kebobolan. Mereka pun menjadi semakin rajin mengancam gawang Chelsea. Tensi pertandingan meningkat dan pemain dari kedua tim banyak yang mendapatkan kartu kuning.
Meski terus beradu serangan, baik Chelsea dan Liverpool tetap tidak bisa mencetak gol tambahan. Chelsea pun menang dengan skor 1-0 (agregat 2-1). Mereka berhak lolos ke final Capital One Cup. Mereka akan menunggu pemenang semifinal lainnya antara melawan Sheffield United.
Statistik Chelsea - Liverpool*
Penguasaan bola: 54% - 46%
Shot (on goal): 19 (5) - 16 (4)
Corner: 6 - 6
Pelanggaran: 13 - 20
Kartu kuning: 4 - 5
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Chelsea: Courtois; Ivanovic, Zouma, Terry, Filipe Luis (Azpilicueta, 78'); Matic, Fabregas (Ramires, 50'); Willian (Drogba, 119'), Oscar, Hazard; Diego Costa.
Susunan pemain Liverpool: Mignolet; Can, Skrtel, Sakho (Johnson, 57'); Markovic (Balotelli, 70'), Henderson, Gerrard, Lucas, Moreno (Lambert. 105'); Coutinho; Sterling.
*Sebelumnya ditulis Arsenal, kami mohon maaf atas kesalahan ini. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




