Review: The Citizen Angkat Trofi di Wembley
Editor Bolanet | 14 Mei 2011 23:01
City dalam upaya meraih gelar pertama sejak 35 tahun lalu dengan menampilkan duet Mario Balotelli dan Carlos Tevez. Beberapa kali kerja sama keduanya memberikan ancaman berbahaya di depan gawang Stoke. Bahkan peluang pertama di pertandingan ini lahir dari kaki Tevez. Namun tendangan jarak jauhnya masih bisa diantisipasi oleh Thomas Sorensen.
Setelah lama bola berkutat di lini tengah, peluang City lahir kembali. Kali ini melalui tendangan keras Balotelli di menit ke-24 yang datang dari sisi kanan pertahanan Stoke. Namun lagi-lagi Sorensen mementahkan peluang The Citizen.
Balotelli seakan menjadi momok menakutkan bagi pertahanan Stoke City. Terbukti, sepuluh menit berselang mantan striker Inter Milan tersebut hampir saja membawa timnya unggul. Hanya kesigapan Sorensen yang maju dari posnya mampu menghalangi Balo mencetak gol.
Namun, bola liar kemudian jatuh di hadapan David Silva yang sayangnya tidak dapat memanfaatkan momen tersebut untuk mencetak gol. Tendangannya masih melayang diatas mistar gawang. Tidak ada gol yang terjadi sekalipun City memperoleh beberapa peluang. Skor masih imbang hingga turun minum.
Di babak kedua City meningkatkan serangan mereka. Namun justru Stoke yang terlebih dahulu mendapatkan peluang melalui sundulan Robert Huth yang masih melebar di sisi gawang Joe Hart.
City lantas mengklaim penalti ketika Robert Huth menyentuh bola di kotak terlarang. Namun wasit Atkinson memilih untuk meneruskan pertandingan. Di pertengahan babak kedua, City mulai menuai hasil dari tekanan yang mereka berikan. Balotelli dan Tevez secara bergantian memberikan ujian kepada barisan pertahanan Stoke. Hanya saja kurang tajamnya penyelesaian keduanya membuat skor masih imbang tanpa gol masih bertahan.
Stoke sempat mendapatkan peluang dari bola mati, sebelum City akhirnya mencetak gol melalui kaki Yaya Toure di menit k-74. Sebuah serangan frontal yang dibangun oleh pemain City, membuat pemain bertahan Stoke kewalahan. Bola liar hasil tendangan Balotelli mengalir di hadapan Yaya Toure. Tanpa ampun, mantan pemain barcelona tersebut melepaskan tendangan keras yang tak mampu diantisipasi Sorensen. City kini memimpin dan berada di ambang Juara.
Pendukung Manchester City merayakan gol Yaya Toure dengan menampilkan gaya "De Poznan" yang sekarang menjadi tradisi baru The Citizen. Manajer Stoke, Tony Pulis membuat beberapa pergantian pemain guna mengejar ketertinggalan. Roberto Mancini melakukan hal yang serupa guna mempertahankan keunggulan. Pertandingan semakin menarik di menit akhir.
Stoke City seakan tak lelah mengejar gol hingga detik-detik akhir. Namun penguasaan bola yang diperagakan oleh pemain City di menit akhir pertandingan, memudahkan usaha mereka mengamankan gelar Piala FA musim 2010-2011. Sekaligus menghapus dahaga gelar mereka selama lebih dari 4 dekade. (bola/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Elkan Baggott, Pejuang di Lini Belakang Timnas Indonesia
Tim Nasional 10 Juni 2026, 09:06
-
Timnas Indonesia Naik 4 Peringkat FIFA Usai Taklukkan Oman dan Mozambik
Tim Nasional 10 Juni 2026, 08:55
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19












