Review: United Hanya Imbang Kontra Cambridge
Editor Bolanet | 24 Januari 2015 04:47
- Pertandingan putaran keempat FA Cup mempertemukan dua kekuatan tak berimbang; Cambridge United melawan Manchester United. Pertandingan ini digelar di Abbey Stadium pada Sabtu (24/01).
Meski mendominasi pertandingan, Manchester United tidak mampu menjebol pertahanan berlapis yang dibentuk Cambridge. Tembakan demi tembakan United bisa dihentikan oleh tuan rumah yang memang hanya mengincar hasil imbang.
Laga dimulai dengan skenario yang sudah diperkirakan; Man United mendominasi penuh. Lini tengah United masih terlalu tangguh untuk bisa ditandingi para gelandang Cambridge.
Tuan rumah memilih untuk menumpuk para pemain mereka di daerah sendiri untuk mengantisipasi dominasi United. Sesekali mereka mencoba mengancam dengan melakukan serangan balik lewat umpan-umpan jauh yang tidak terlalu efektif.
Manchester United sebenarnya cukup sabar dalam menghadapi strategi defensif Cambridge. The Red Devils menata serangan dengan sabar dari kaki ke kaki mulai dari belakang. Namun United kerap dipaksa mengalirkan bola ke sayap ketika sudah memasuki sepertiga akhir lapangan.
Pertahanan berlapis Cambridge benar-benar sulit ditembus pada penggawa United yang terlihat kesulitan berkreasi. Kerap kali United dipaksa melepas umpan-umpan silang yang mudah diantisipasi Cambridge yang lebih unggul dalam hal fisik. Hingga babak pertama, skor kacamata tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, United menjadi sedikit lebih agresif. Tusukan-tusukan dari sayap United semakin agresif tetapi tetap saja umpan-umpan silang mereka mudah dipatahkan lawan.
United juga bisa melepas beberapa tembakan yang sayangnya berakhir kurang akurat atau bisa diantisipasi lawan. Melihat kebuntuan ini, Louis van Gaal pun melakukan beberapa pergantian.
Pada menit ke-67, Marouane Fellaini dan James Wilson ditarik keluar untuk digantikan oleh Ander Herrera dan Robin van Persie. Pergantian ini memang mampu menyegarkan penyerangan United meski penyelesaian akhir mereka tetap kurang sempurna.
Intensitas serangan kedua tim meroket naik pada akhir pertandingan. Cambridge sempat mengancam gawang David De Gea dengan memanfaatkan bola-bola atas. Namun ancaman tim dari League Two itu ini masih mudah dihalau para pemain United.
Sementara itu, United juga menciptakan kemelut di gawang Cambridge pada akhir pertandingan. Beberapa tembakan United masih bisa dihentikan Cambridge yang bertahan mati-matian. Hingga laga berakhir, kedua tim tetap tak mampu memecah kebuntuan.
Hasil imbang ini membuat pemenang putaran keempat harus ditentukan lewat pertandingan kedua di Old Trafford. Man United pantas kecewa dengan hasil ini karena mereka sebenarnya tampil sangat dominan dan mampu menciptakan lebih banyak peluang sepanjang pertandingan.
Statistik Cambridge - Manchester United
Meski mendominasi pertandingan, Manchester United tidak mampu menjebol pertahanan berlapis yang dibentuk Cambridge. Tembakan demi tembakan United bisa dihentikan oleh tuan rumah yang memang hanya mengincar hasil imbang.
Laga dimulai dengan skenario yang sudah diperkirakan; Man United mendominasi penuh. Lini tengah United masih terlalu tangguh untuk bisa ditandingi para gelandang Cambridge.
Tuan rumah memilih untuk menumpuk para pemain mereka di daerah sendiri untuk mengantisipasi dominasi United. Sesekali mereka mencoba mengancam dengan melakukan serangan balik lewat umpan-umpan jauh yang tidak terlalu efektif.
Manchester United sebenarnya cukup sabar dalam menghadapi strategi defensif Cambridge. The Red Devils menata serangan dengan sabar dari kaki ke kaki mulai dari belakang. Namun United kerap dipaksa mengalirkan bola ke sayap ketika sudah memasuki sepertiga akhir lapangan.
Pertahanan berlapis Cambridge benar-benar sulit ditembus pada penggawa United yang terlihat kesulitan berkreasi. Kerap kali United dipaksa melepas umpan-umpan silang yang mudah diantisipasi Cambridge yang lebih unggul dalam hal fisik. Hingga babak pertama, skor kacamata tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, United menjadi sedikit lebih agresif. Tusukan-tusukan dari sayap United semakin agresif tetapi tetap saja umpan-umpan silang mereka mudah dipatahkan lawan.
United juga bisa melepas beberapa tembakan yang sayangnya berakhir kurang akurat atau bisa diantisipasi lawan. Melihat kebuntuan ini, Louis van Gaal pun melakukan beberapa pergantian.
Pada menit ke-67, Marouane Fellaini dan James Wilson ditarik keluar untuk digantikan oleh Ander Herrera dan Robin van Persie. Pergantian ini memang mampu menyegarkan penyerangan United meski penyelesaian akhir mereka tetap kurang sempurna.
Intensitas serangan kedua tim meroket naik pada akhir pertandingan. Cambridge sempat mengancam gawang David De Gea dengan memanfaatkan bola-bola atas. Namun ancaman tim dari League Two itu ini masih mudah dihalau para pemain United.
Sementara itu, United juga menciptakan kemelut di gawang Cambridge pada akhir pertandingan. Beberapa tembakan United masih bisa dihentikan Cambridge yang bertahan mati-matian. Hingga laga berakhir, kedua tim tetap tak mampu memecah kebuntuan.
Hasil imbang ini membuat pemenang putaran keempat harus ditentukan lewat pertandingan kedua di Old Trafford. Man United pantas kecewa dengan hasil ini karena mereka sebenarnya tampil sangat dominan dan mampu menciptakan lebih banyak peluang sepanjang pertandingan.
Statistik Cambridge - Manchester United
Penguasaan bola: 25% - 75%
Shot (on goal): 5 (0) - 16 (6)
Corner: 4 - 7
Pelanggaran: 6 - 13
Kartu kuning: 1 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Cambridge: Dunn; Tait, Nelson, Coulson, Taylor; Kaikai (Dunk, 53'), Champion, Hughes (Chadwick, 76'), Donaldson; McGeehan, Elliot.
Susunan pemain Manchester United: De Gea; Valencia, Jones, Rojo, Blind (Shaw, 86'); Carrick; Fellaini (Herrera, 67'), Di Maria, Januzaj; Wilson (Van Persie, 67'), Falcao. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Soal Manu Kone ke Manchester United, Ini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 20 Juli 2026, 12:00
LATEST UPDATE
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













