Revolusi Taktik di Balik Kemenangan Man City Atas Newcastle: Saat Double Pivot dan False Eight Jadi Kunci
Editor Bolanet | 23 Februari 2026 10:06
Bola.net - Manchester City menjaga asa juara Liga Inggris setelah menaklukkan Newcastle United 2-1 di Stadion Etihad, Minggu (22/2/2026) dini hari kemarin WIB. Laga berjalan ketat sejak awal dengan intensitas tinggi. Tim asuhan Josep Guardiola harus bekerja keras sebelum memastikan tiga poin.
Secara statistik, pertandingan terlihat seimbang. Kedua tim sama-sama mencatat tujuh tembakan tepat sasaran dan lima sepak pojok. Namun City lebih klinis dengan xG 1,36, sedangkan Newcastle hanya 0,58.
Kemenangan ini tak lepas dari eksperimen berani Guardiola. Ia mengubah struktur tim sejak menit pertama. Peran winger murni dihilangkan dan diganti dengan penumpukan pemain ofensif di tengah.
Pertarungan taktik pun tak terhindarkan. Guardiola dan Eddie Howe saling membaca permainan sepanjang laga. Ada empat poin penting yang menonjol dari kemenangan krusial ini.
Evolusi Ekstrem Formasi Manchester City

Guardiola kembali menunjukkan keberaniannya merombak sistem di fase genting musim ini. Ia meninggalkan pola konvensional dengan winger tradisional. Keputusan itu langsung mengubah wajah permainan Man City.
Lebar serangan kini bertumpu pada bek sayap. Di tengah, Rodri dan Bernardo Silva beroperasi sebagai double pivot. Struktur serangan mereka fleksibel dan terus bergerak.
Antoine Semenyo dan Nico O’Reilly dipasang sebagai dua gelandang nomor delapan. Mereka berdiri di belakang Omar Marmoush dan Erling Haaland. Dalam situasi tertentu, formasi berubah menjadi dua penyerang bayangan atau satu striker yang turun membantu sirkulasi bola.
Skema ini membuat Newcastle kesulitan menebak arah serangan. Pergerakan antarlini City terasa cair. Inovasi seperti ini memang kerap muncul saat Guardiola memasuki fase penentuan gelar.
Nico OReilly: Permata Baru Akademi

Nico O’Reilly menjadi bintang kemenangan malam itu. Gelandang muda tersebut mencetak dua gol penting. Ia tampil percaya diri di tengah tekanan persaingan.
Gol pertama lahir pada menit ke-14 lewat sepakan terarah memanfaatkan umpan Marmoush. Newcastle sempat menyamakan skor melalui Lewis Hall. Namun O’Reilly kembali membawa City unggul pada menit ke-27 lewat sundulan menyambut umpan silang Haaland.
Musim ini menjadi perjalanan adaptasi baginya. Ia sempat dimainkan sebagai bek kiri darurat saat Rayan Ait-Nouri cedera. Setelah Ait-Nouri kembali, O’Reilly bertransformasi menjadi gelandang tengah yang vital.
Posturnya tinggi dan kuat. Teknik individunya juga rapi. Ia nyaman bermain di ruang sempit dan piawai mencari celah di lini lawan.
Erling Haaland Mulai Kembali Mengancam

Erling Haaland memang tak mencetak gol dalam laga ini. Namun perannya jauh lebih luas dari sekadar penyelesai akhir. Ia terlibat aktif dalam berbagai fase permainan.
Haaland tak lagi hanya menunggu di kotak penalti. Ia berani menusuk sendiri dan membuka ruang bagi rekan setimnya. Pergerakannya membuat lini belakang Newcastle tak bisa fokus pada satu titik.
Perubahan ini mulai terlihat sejak laga melawan Liverpool beberapa waktu lalu. Ia tampak lebih tajam dan penuh determinasi. Fokusnya kini bukan hanya mencetak gol, tetapi juga memengaruhi ritme permainan.
Di babak kedua, kontribusinya terasa saat bertahan. Ia memenangi duel udara dan membantu menghalau bola mati. Detail kecil itu ikut menjaga keunggulan City.
Pergeseran Hierarki di Jantung Pertahanan

Lini belakang City juga mengalami dinamika menarik. Nama Abdukodir Khusanov kembali mencuat. Ia perlahan menantang posisi bek senior.
Sebelumnya, Khusanov sempat membangun duet solid dengan Marc Guehi. Cedera membuatnya absen saat melawan Liverpool dan digantikan Ruben Dias. Sejak itu, Dias kembali rutin menjadi starter.
Namun performa Khusanov musim ini terlalu konsisten untuk diabaikan. Saat menghadapi Newcastle, kecepatan Dias dalam mengantisipasi serangan balik mulai terekspos. Guardiola kemudian menariknya keluar saat jeda karena sudah mengantongi kartu kuning.
Khusanov masuk dan tampil tenang di babak kedua. Ia cepat dalam transisi dan rapi saat mengalirkan bola. Gaya mainnya terasa lebih selaras dengan pendekatan direct yang kini diusung City.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


