Rickie Lambert Ungkap Penyebab Mengapa Dirinya Gagal Total di Liverpool
Ari Prayoga | 5 Mei 2021 03:15
Bola.net - Eks penyerang Liverpool, Rickie Lambert mengungkapkan alasan mengapa dirinya bisa gagal total ketika memperkuat The Reds pada musim 2014/15 silam.
Di musim sebelumnya, Lambert tampil sensasional bersama Southampton. Kepindahan ke Liverpool bagai mimpi bagi Lambert karena ia merupakan pendukung The Reds sejak masih anak-anak.
Sayang, karier Lambert bersama Liverpool tak berjalan mulus. Ia tercatat bermain dalam 36 pertandingan di semua kompetisi dan hanya mencetak tiga gol. Lambert pun hanya bertahan semusim di klub Merseyside tersebut.
Cerita Lambert
Lambert mengaku tak bisa berkata-kata ketika ia pertama kali dihubungi Liverpool. Namun, Lambert juga mengungkapkan kesalahan terbesar yang ia buat sesaat sebelum bergabung dengan skuad The Reds.
“Saya berada di Southampton dan agen saya menelepon saya dan berkata 'apakah Anda duduk?' Saya di tempat tidur, jadi saya duduk dan dia berkata 'Liverpool tertarik pada Anda'. Saya baru saja mengatakan 'sial' Tapi dia bilang itu serius. Saya seperti 'astaga!'" cerita Lambert kepada podcast Straight From the Off.
"Saya tidak bisa memberi tahu siapa pun. Teman saya masih belum memaafkan saya! Desas-desus menyebar, dan mereka bertanya apakah itu benar. Mereka jelas tidak bisa mempercayainya. Itu gila. Itu adalah mimpi," tambahnya.
“Pramusim pertama saya, itu adalah salah satu kesalahan terbesar yang pernah saya buat. [Brendan] Rodgers memberi saya, Stevie [Gerrard] dan para pemain di Inggris, saya pikir itu lima minggu libur, jadi kami akan kembali lebih lambat dari yang lain. Tapi saya pergi berlibur dengan istri dan anak-anak, dan kemudian saya kembali, karena saya ingin berada dalam kondisi terbaik bermain untuk Liverpool," ungkapnya.
Penyesalan Lambert
Terbukti, masa liburan musim panas menjadi kesalahan bagi Lambert. Hal tersebut benar-benar berpengaruh terhadap awal kariernya berseragam Liverpool.
“Jadi saya benar-benar memiliki dua minggu libur dan kemudian kembali dengan grup pertama di Liverpool. Dan itu adalah kesalahan besar. Cukup awal saya berpikir 'sialan'. Saya bisa merasakannya di kaki saya. Saya butuh istirahat. Itu adalah kesalahan yang bodoh," tutur Lambert.
“Saya juga berusia 32 tahun. Tahun sebelumnya di Southampton saya bisa mulai merasakan sedikit perbedaan, kecepatan saya yang melambat. Kemudian di Liverpool kaki saya terasa lelah, saya tidak memiliki energi dan sikap yang saya miliki," imbuhnya.
“Tapi saya masih berani untuk pergi, tidak sabar menunggu musim dimulai dan berpikir saya akan segera bangkit, mencetak gol, melakukan apa yang selalu saya lakukan dan menjadi sukses.” tandasnya.
Sumber: Straight From the Off
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
-
Man City Main di Lapangan Sintetis dan Beku, Pep Guardiola: Dilarang Cengeng!
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:49
-
Jadwal Lengkap Indonesia Masters 2026, 20-25 Januari 2026
Bulu Tangkis 20 Januari 2026, 08:45
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26











