Riwayat 5 Pelatih Chelsea dengan Rata-Rata Perolehan Poin Paling Rendah
Richard Andreas | 5 April 2023 14:30
Bola.net - Musim 2022-2023 belum juga habis, Chelsea sudah dua kali ganti pelatih. Mereka memecat Thomas Tuchel untuk menunjuk Graham Potter sebagai pengganti. Beberapa bulan berlalu, giliran Potter yang dipecat.
Saat ini Chelsea sedang jadi sorotan. Bukan karena prestasinya, tapi badai keterpurukan yang masih terus menghantam tim berjuluk The Blues itu.
Di pentas Premier League 2022/2023 misalnya, Si Biru melorot ke posisi ke-11 dengan tabungan 39 poin. Kondisi itu terpaut sangat jauh dari Arsenal, selaku pemuncak klasemen, dengan torehan 72 poin.
Puncak dari semua prahara terjadi beberapa waktu lalu. Bos besar, Todd Boehly, yang sudah habis kesabaran langsung mendepak Graham Potter dari kursi pelatih.
Masalah, memilih pelatih yang tepat tidaklah mudah. Chelsea juga pernah mengalami beberapa kemunduran saat ditukangi sederet pelatih.
Berikut riwayat lima juru taktik Chelsea yang memiliki poin per pertandingan terendah di Premier League, dengan minimal 20 pertandingan.
1,67 poin ? Frank Lampard
Di bawah Frank Lampard, Chelsea sama sekali tak mengalami kemajuan berarti. Kariernya sebagai pelatih tak seindah ketika dia jadi pemain Si Biru dari London.
Selama satu musim kepemimpinannya, sejak ditunjuk sebagai bos pada 1 Juli 2019, pencapaian sang legenda masih jauh dari kata memuaskan. Rinciannya, ia hanya mengoleksi 44 menang, 15 seri, dan 25 kekalahan. Pada 25 Januari 2021, Lampard di-PHK.
1,65 poin ? Ruud Gullit
Pada pertengahan 1990-an, Premier League mengalami perubahan revolusioner. Pemain berperan sebagai pelatih sekaligus. Itu pulalah yang dilakoni Gullit.
Eks AC Milan itu sama sekali tak memiliki pengalaman sebagai pelatih. Tapi, Chelsea mendapuknya menjadi pemain dan pelatih pada 1996.
Kerja rangkap, Gullit jelas gagap. Walhasil, legenda Belanda itu dipecat dan meninggalkan Stamford Bridge dengan rata-rata 1,65 poin per laga.
1,28 poin ? Ian Porterfield
Chelsea pernah terpuruk. Namun, mereka ingin bereaksi positif ketika tatanan anyar Premier League sudah meluncur. Artinya, mereka punya kans tampil menawan.
Mereka sempat menggunakan jasa Ian Porterfield. Sang pelatih meninggalkan Chelsea setelah menempatkan Tim London Barat terkapar di posisi ke-11, dengan rata-rata hanya 1,28 poin per pertandingan.
1,27 poin ? Glenn Hoddle
Glenn Hoddle, secara statistik, adalah pelatih Chelsea terburuk dalam sejarah Premier League. Ia mengoleksi rata-rata 1,27 poin per pertandingan selama tiga tahun masa jabatannya di Stamford Bridge.
Tak banyak juga catatan impresif ketika Chelsea berada di tangan Hoddle. Padahal, level Hoddle saat itu tergolong tinggi, apalagi sejarah kariernya pernah menangani Timnas Inggris.
1,27 poin ? Graham Potter
Graham Potter meninggalkan Chelsea dengan kinerja poin per pertandingan terburuk. Catatan itu berasal dari manajer mana pun yang telah mengawasi lebih dari 20 pertandingan Premier League untuk Chelsea.
Chelsea memecat Potter menyusul kekalahan 0-2 dari Aston Villa di kandang sendiri. Potter mengalami nasib yang sama dengn Glenn Hoddle yang juga rata-rata mencetak 1,27 poin per pertandingan.
Sumber: Khelnow
Disadur dari: Bola.com (Choki Sihotang/Nurfahmi Budi) 5 April 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


