Rodgers Diminta Lebih Berani Berimprovisasi Soal Taktik
Editor Bolanet | 9 April 2015 02:56
- Legenda , Phil Thompson, berharap Brendan Rodgers lebih berani untuk mengubah taktiknya di tengah jalannya laga jika menemui hasil yang tak sesuai harapan.
Sejak pertengahan Desembel lalu, Rodgers mengubah taktik 4-4-2 Diamond andalannya dengan formasi 3-4-2-1. Namun, setelah sempat meraih kesuksesan dengan taktik anyar tersebut, tim-tim lawan mulai bisa menemukan kelemahan sistem tersebut.
Liverpool bahkan ditumbangkan secara berturut-turut oleh Manchester United dan Arsenal di Premier League. Atas dasar itulah, Thompson meminta Rodgers untuk lebih berani berimprovisasi di tengah laga ketika taktiknya tak berjalan sesuai rencana.
Sistem pilihannya memang OK, namun beberapa tim sudah mengetahui cara meredamnya. Rodgers harus lebih berani untuk memakai formasi 4-4-1-1, atau formasi apapun yang menurutnya paling baik saat itu, agar membuat laga berjalan lebih mudah bagi mereka, ujarnya pada Sky Sports.
Kekhawatiran terbesar saya adalah, setelah 15-20 menit, jika taktiknya tak bekerja, taktik itu harus diganti. Seperti yang kita lihat di laga lawan MU dan Arsenal, jika Anda menunggu hingga jeda untuk mengganti sistem yang telah diekploitasi, maka Anda kemungkinan besar akan tertinggal sebelum turun minum, cetus Thompson. [initial]
(sky/dim)
Sejak pertengahan Desembel lalu, Rodgers mengubah taktik 4-4-2 Diamond andalannya dengan formasi 3-4-2-1. Namun, setelah sempat meraih kesuksesan dengan taktik anyar tersebut, tim-tim lawan mulai bisa menemukan kelemahan sistem tersebut.
Liverpool bahkan ditumbangkan secara berturut-turut oleh Manchester United dan Arsenal di Premier League. Atas dasar itulah, Thompson meminta Rodgers untuk lebih berani berimprovisasi di tengah laga ketika taktiknya tak berjalan sesuai rencana.
Sistem pilihannya memang OK, namun beberapa tim sudah mengetahui cara meredamnya. Rodgers harus lebih berani untuk memakai formasi 4-4-1-1, atau formasi apapun yang menurutnya paling baik saat itu, agar membuat laga berjalan lebih mudah bagi mereka, ujarnya pada Sky Sports.
Kekhawatiran terbesar saya adalah, setelah 15-20 menit, jika taktiknya tak bekerja, taktik itu harus diganti. Seperti yang kita lihat di laga lawan MU dan Arsenal, jika Anda menunggu hingga jeda untuk mengganti sistem yang telah diekploitasi, maka Anda kemungkinan besar akan tertinggal sebelum turun minum, cetus Thompson. [initial]
Baca Juga:
Liverpool Diklaim Bully Sterling
Toure Yakin Mignolet Pantas di Liverpool Selama Bertahun-Tahun
Usai Kalahkan Liverpool, Penggawa Arsenal Main Tembak-tembakan
Liverpool Dikritik, Bos Blackburn Justru Membela
Fowler: Sterling Gila Bila Tinggalkan Liverpool
Ogah Bela Liverpool, Balotelli Malah Hura-hura
Man City Siapkan Eks Liverpool Sebagai Pengganti Pellegrini
Tinggalkan Barca, Pedro Bakal Gantikan Sterling
Liverpool Masuk Dalam Perburuan Chicharito
Wilshere dan Henderson Jadi Incaran City
Liverpool Akan Datangkan Bek Leeds United
Moreno Anggap Kolo Toure Sudah Tak Layak Bermain di Premier League
Rodgers Bantah Lawan Telah Temukan Cara Kalahkan Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












